Trik Membaca Artikel Ilmiah di Jurnal Internasional

Saya sering tersesat saat membaca artikel di jurnal, lalu memutuskan putar balik, alias mencari aktifitas lain yang lebih membahagiakan. Hingga akhirnya saya ketemu buku karangan Philip Shon yang dibagikan gratis di jurusan saya. Bukunya tipis, tapi greget. Rupanya membaca artikel ilmiah itu ada stepnya, Shon memakai kode khusus untuk membaca artikel artikel di jurnal ilmiah (ilmu sosial);

Image may contain: text

1. WTD (What They Do)
Author menjelaskan apa yang dia teliti, menjelaskan main research question dalam penelitiannya. Kode ini biasa ditemukan di Introduction dan Literature Review.
2. SPL (Summary of Previous Literature)
Kode ini bisa ditemukan di bagian Introduction, Literature Review, atau Abstract. Ciri cirinya, ada citation yang isinya menceritakan bagaimana penelitian penelitian lain yang dilakukan sebelumnya. Kita bisa memakai SPL sebagai trik untuk mencari tahu sejarah penelitian di topik yang kita ambil.
3. CPL (Critique of Previous Literature) dan GAP (Gap)
Sesuai dengan namanya, CPL berisi kritik dari sang penulis kepada penelitian penelitian sebelumnya, ciri-cirinya ada conjunction seperti “however, but” dll yang kemudian menjelaskan GAP alias “hole”, topik penelitian yang belum tersentuh. GAP inilah yang nantinya dijadikan justification oleh sang penulis untuk menulis topik tersebut dalam RAT.
4. RAT (Rationale)
Setelah menemukan GAP, biasanya kita akan menemukan RAT alias justification dari penulis “mengapa kamu harus baca artikel ini, mengapa artikel ini penting”.
5. ROF (Results of Finding)
Kode ini biasanya ditemukan bagian #Results atau #Discussion. Author akan menjelaskan hasil penelitiannya. ROF ini bisa kita gunakan sebagai SPL dalam tulisan kita.
6. RCL (Results Consistent with Literature) dan RTC (Results To the Contrary)
Dalam discussion biasanya author akan membandingkan hasil penelitiannya dengan penelitian sebelumnya, menjelaskan apakah hasilnya senada atau tidak. Dua kode ini untuk mengelompokkan mana yang senada, dan mana yang tidak senada.
7. WTDD (What They Did)
Kode ini bia ditemukan di Conclusion. Isinya menjelaskan apa yang mereka telah lakuka dalam penelitiannya dan berhubungan dengan WTD. Apakah si author telah melakukan apa yang dia klaim dalam WTD akan terlihat dalam WTDD, termasuk pertanyaan apakah si author telah menjawab main research question dalam penelitiannya.
8. RFW (Recommendation of Future Works)
Si author biasanya akan menjelaskan limitation dari penelitian yang dia lakukan, kemudian akan memberikan rekomendasi untuk penelitian berikutnya.

Dengan menulis kode kode ini di margin kanan artikel, kita bisa fokus saat baca sekaligus save time saat mencari rujukan. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s