Random Stupid Things I’ve Done So Far

Jika manusia dibagi menjadi beberapa kategori, mungkin saya akan masuk dalam beberapa kategori yang berlawanan sekaligus. Saya suka debat, namun alur pikiran nggak logis dan nggak berarah. Saya pemarah namun jadi sangat sabar saat saya merasa sendiri dan kesepian. Saya cukup banyak membaca dan tahu beberapa hal dengan mendalam, namun sangat bodoh dalam hal hal yang common sense, alias hal hal yang seharusnya semura orang tahu. Inilah yang terjadi beberapa hari di Edinburgh:CIMG5124

CIMG5123

  1. Sistem oh sistem!

Sebagai orang yang gaptek, ini adalah cobaan hidup yang cukup berat. Dua hari pertama di Edinburgh, saya tidak bisa mengakses Wi-Fi kampus ataupun akomodasi karena ketinggalan info E-Induction di email, akibatnya saya terdeteksi sebagai “Guest”, dan begitulah, saya kini belajar dengan hati-hati untuk selalu rajin buka email. Saya berurusan dengan system, bukan manusia, yang tentunya susah diajak kompromi.

  1. Pronunciation!

Something is wrong with the way I pronounce some words and people keep saying “excuse me, what do you mean by that?” Sudah bukan perkara aneh lagi kalo “pronunciation” saya agak bermasalah, sepertinya saya akan bekerja sangat keras utuk urusan satu ini. Point tambahan: listening skill. So I mistakenly heard, beneran salah denger pas lagi belanja sama teman teman: dia nyari cutting board (talenan), lalu saya -dengan semangat menolong teman setanah air- bawain cotton bud (nggak usah ditanya gimana malunya).

  1. I need to learn the basics (the map, I mean)

Saya kurang menaruh perhatian pada pelajaran Geografi dan teman-temannya. Hasilnya: saya kurang mengenal negara negara berikut benua-benuanya. The worst part happened yesterday, saat saya bilang ke teman saya yang asli Mexico: Sebagai orang Eropa pasti kamu nggak ada masalah dengan bahasa Inggris, dan ternyata Mexico adalah bagian dari Amerika Utara, dan saat saya bilang pada teman saya yang Taiwan, bahwa Taiwan adalah ibukota Hong Kong.

  1. Belajar masak

Sungguh saya sangat menderita karena nggak punya skill memasak. Sekalinya bikin dadar jagung, rasanya entah kenapa seperti makan Masako dikasih tepung. Dan sekalinya bikin nasi goreng, rasanya seperti nasi bakar (maksud saya nasi gosong). Beberapa benda dapur pun jadi korban: sendok plastik bengkok, panci mengelupas, tupperware berubah bentuk dan beragam wadah yang tidak berfungsi semestinya karena salah perlakuan.

Bismillah, I will definitely survive!

One thought on “Random Stupid Things I’ve Done So Far

  1. aaaa.. Ka fida gmn kabarnya? Aku makin ngefans deh sama kaka. Ternyata kaka kuliah S3 nya di univ of edinburgh y ka?
    Waah hebat bgt kaa.. ^^
    Sehat selalu ya ka dan semoga cepat bisa cooking2 ka.. He, hwaiting, ka fida ! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s