Daddy, Mommy, Jeongmal Saranghae! 4

KSLKyuhyun masih menelentang di kasurnya, menarik selimutnya hingga menutupi rambut. Di sebelahnya, Hyun Bin masih tidur dengan selimut tersingkap yang dijarah oleh ayahnya sendiri. Aku menarik paksa selimut dan menepuk punggung Kyuhyun sekeras yang kubisa. Hyun bin ikut terbangun, dan keduanya bereaksi sama, menggosok-gosok mata sambil saling tarik menarik selimut. Benar-benar ayah anak yang mirip.

“Mau kemana?” Kyuhyun menyahut tepat dengan suara Hyun Bin yang juga bertanya pertanyaan yang sama, “Kemana, Umma?”

“Hyun Bin-ah, cepat mandi, sayang, Umma keluar dulu,” aku melirik Kyuhyun yang masih malas-malasan membuka matanya.

“Mau kemana?” ia mengulangi pertanyaannya.

“Ke neraka,” jawabku malas sambil menyambar tasku di atas meja.

“Kenapa bawa tas? Mau bawa oleh-oleh juga dari neraka? ” ia tertawa sambil menendang kakiku dari belakang. Aku meliriknya, dan bocah raksasa itu malah mengedip-ngedipkan matanya sok imut.

“Cepat mandi sana, aku mau belanja ke supermarket sebelah,” aku menyahutinya balik. Dia masih nyengir.

“Aku ikut, ayo Hyun Bin, kita membantu Umma belanja!” entahlah, kenapa kata-kata ‘membantu’ barusan malah membuatku merinding. Pernahkah mereka berdua benar-benar membantu? Dan sebelum aku sempat menjawab, mereka berdua sudah berlari ke toilet, seprtinya hanya membasuh wajah dan sikat gigi. Terbukti, Cuma sepuluh menit, dan keduanya sudah keluar sambil menyambar handuk.

*

Kyuhyun adalah teman yang buruk untuk diajak berbelanja. Selain tidak bisa dimintai pertimbangan, dia juga tidak fokus, selalu merengut, cepat bosan, dan rajin mengomel. Dan Hyun Bin, bukan saja teman yang buruk, malahan teman yang tidak perlu diajak berbelanja. Dia kerap menangis, atau berkali-kali minta diantar ke kamar mandi. Dan mereka berdua sekarang di sebelahku, di depan pintu supermarket. Memakai jaket sewarna, syal serupa, dan topi yang menutupi telinganya, lag-lagi seragam. Hyun Bin di gendongan Kyuhyun, dan keduanya nyengir dengan pola yang sama.

“Ayo Hyun Bin, kita bantu Umma!”

Dan entahlah, aku merinding lagi mendengar kata ‘bantu’.

Benar saja, semenit setelah kami tiba di supermarket, mereka berdua segera pergi ke bagian mainan anak. Ribut memilih mana yang lebih baik, pistol mainan, atau kaset game terbaru. Sudah kuduga akan jadi begini acara berbelanjaku. Kyuhyun ngotot kaset game lebih baik.

“Game akan membuat otakmu lebih pintar, Hyun Bin-ah,” komentarnya sepenuh hati. Hyun Bin, dengan alis terangkat sebelah kelihatan sekali tidak setuju dengan pendapat ayahnya.

“Aku mau pistol mainan!” ia berkeras.

“Tapi kau sudah beli banyak sekali di rumah,” Kyuhyun berkomentar.

“Appa juga punya banyak kaset game di rumah!” Hyun Bin lagi-lagi tak bisa dibujuk. Aku menonton dengan geli. Benar-benar pertandingan yang seru. Taruhan, sbeentar lagi mereka berdua akan memasukkan dua-duanya ke keranjang belanjaan. Seperti yang sudah kuprediksi, keduanya menaruh dua benda pilihannnya ke keranjang belanjaan yang tengah kudorong. Aku mengambil keduanya dan mengembalikannya ke rak.

“Tidak ada anggaran untuk beli mainan, oke?”

Keduanya bersungut. Melirikku dendam. Aku pun melenggang menuju rak sayuran. Mereka mengekor di belakangku. Kelihatan sedang bersekongkol mengomel. Aku menoleh seperlunya, hanya memastikan keduanya tidak mengomel terlalu keras.

Rak sayuran lumayan ramai. Dan segera, kami bertiga menjadi pusat perhatian. Ralat, hanya mereka berdua. Aku malah terlihat seperti seseorang yang kebetulan lewat saja. Sial.

“Agasshi, boleh kami minta foto?” dua ibu-ibu seumuran ibuku menjawil lengan kiriku. Aku sudah terlatih menghadapi situasi menyebalkan seperti ini. aku menyunggingkan senyum setengah yang pastinya kelihatan menyeramkan, dan ibu-ibu itu menyerahkan ponselnya dengan tidak peduli. Suamiku yang menyebalkan memasang senyum malaikatnya, ditambah dengan anaknya yang menggemaskan ikut nyengir sedikit. Dengan background sayur-sayuran, dan dua ibu-ibu yang kelihatan kelewat bahagia. Aku memotret buru-buru, dan segera menyeret Kyuhyun yang menggendong Hyun Bin.

Selanjutnya, kami bertiga memasukkan apa yang ingin kami makan. Daging dalam porsi berlbihan, sayuran dengan porsi sangat sedikit, snack beraneka bentuk, permen, coklat, kopi, susu, dan jelly. Aku sudah terbiasa dnegan mereka berdua yang gaya hidupnya sangat tidak sehat. Aku hanya perlu menambhakan sayuran sebanyak daging yang mereka ambil. Walaupun mereka benci sayuran, mereka tidak akan berani membuangnya di depanku. Aku berjalan setengah meter disamping Kyuhyun dan samar-samar mendengar percakapan mereka yang aneh.

“Kenapa Umma tidak ambil coklat?”

“Ummamu sedang diet.”

“Diet itu apa?”

“Tidak makan agar tidak gendut.”

“Apa nanti tidak mati?”

“Tidak.”

“Apa tidak lapar?”

“Pasti. Hyun Bin jangan nakal, nanti bisa-bisa dimakan Umma.”

Aku memukul kepala Kyuhyun dengan sawi. Biasanya, para orangtua akan bilang agar tidak dimakan monster laba-laba atau sejenisnya untuk menakuti anak mereka. Dan bocah besar disebelahku dengan santainya berkata, “Jangan nakal agar tidak dimakan Ummamu.”

“Apa Umma juga makan manusia?”

Percakapan ini sangat bodoh dan aku benar-benar ingin memakan Kyuhyun sekarang.

“Tidak sayang, Ummamu hanya makan anak kecil,” jawab Kyuhyun enteng.

Kali ini aku memukul wajahnya dengan sawi. Hyun Bin melihat dengan tatapan aneh.

“Hyun Bin sayang, Umma tidak makan manusia,” kataku menjelaskan. Hyun Bin menatapku dengan tatapan minta kepastian.

“Apa Umma makan anak kecil?”

Aku melotot ke arah Kyuhyun yang malah tertawa terbahak-bahak.

“Tidak sayang, Umma tidak makan manusia, juga tidak makan anak kecil. Manusia tidak boleh makan sesama manusia sayang,”

Untunglah anak itu sedang tidak rewel sehingga dia tidak sibuk meneruskan urusan makan-memakan manusia itu. Kali ini aku sedang sibuk menngingat benda apa yang harus kubeli untuk stok sebulan ke depan, saat kudengar lagi-lagi Kyuhyun mengatakan kalimat tidak manusiawi.

“Appa makan manusia juga?”

“Tidak sayang, Appa vegetarian.”

“Vegetarian itu apa?”

“Hanya makan daging”

Aku berdehem berharap Kyuhyun meralat kata-katanya yang jelas menyesatkan itu. Namun sepertinya ayah satu anak itu memilih pura-pura tidak mendengar.

“Appa tidak makan rumput?”

“Sapi yang makan rumput, sayang”

“Umma juga makan rumput.”

“Itu sayuran, sayang. Bukan rumput. Apa Ummamu terlihat seperti sapi?”

“Kenapa Umma makan makanannya sapi?”

“Ummamu sedang diet.”

“Kenapa Umma diet?”

“Agar tidak gendut.”

“Gendut itu apa?”

“Gendut itu besar. Kau lihat pipi Ummamu? Besar, kan? Itu namanya pipi gendut.”

“Kenapa tidak boleh gendut?”

“Kalau terlalu gendut, bisa-bisa meledak.”

Aku berpikiran untuk menyahut karena percakapan ayah anak ini mulai tidak sehat. Namun sepertinya aku harus focus pada deterjen yang tinggal satu dan juga sama-sama sedang dilirik seorang ibu yang berdiri beberapa meter disebelahku.

“Meledak? Apa tidak mati?”

Aku masih bisa mendengar suara Hyun Bin saat tanganku menggapai deterjen terakhir di rak.

“Kau lihat ibu itu? Dia pakai masker karena pipinya meledak. Ummamu juga begitu kalau terlalu banyak makan coklat. Pipinya bisa meledak. Kau mau wajah Umma berlubang?”

Aku melempar deterjen satu kilo di tanganku. Sukses, deterjen itu menghantam belakang kepala Kyuhyun. Anak itu meringis, memasang wajah tanpa dosa, menoleh ke arahku tanpa bilang apa-apa. Beberapa ibu-ibu, juga bapak-bapak, juga remaja, juga anak-anak yang sejak tadi memang mengawasi Kyuhyun dan Hyun Bin segera melirikku.

“Apa yang sedang kau lakukan?” Tanya Kyuhyun dengan raut wajah sedikit tersinggung yang kelihatan sekali hanya dibuat-buat. Anak itu memang hobi mmebuatku dipelototi massa.

“Yaa.. apa hal-hal seperti itu patut kau katakana pada anak-anak, hah?” tanyaku sambil memelankan suara, menyeretnya kea rah yang lebih sepi.

“Hal-hal seperti apa?” tanyanya lagi.

“Pipi meledak karena gendut, wajah berlubang, ap-“

“Yaa.. apa hal-hal seperti tiu patut kau katakana pada anak-anak, hah?”

Sial, aku dijebak. Aku mengigit tangannya dan dia tertawa keras. Kyuhyun mendorong troli belanjaan dan kami bertiga akhirnya tiba di depan kasir. Aku masih sangat emosi dan memutuskan untuk tidak bicara dengan mereka berdua.

“Kau marah?” tanyanya sambil menoel tanganku. Aku tidak menjawab. Sibuk mengangsurkan belanjaan ke atas meja kasir.

“Kau yakin tidak ingin bicara?”

Ia lalu menghilang dengan Hyun Bin di gendongannya. Saat kembali, belanjaan telah dihitung habis, dan mendadak dua makhluk tak terduga itu mengangsurkan kaset game dan pistol mainan yang tadinya mereka taksir. Kyuhyun melirikku sambil meringis. Ia tahu aku takkan mengomel, karena aku sudah malas bicara. Ia meminta izin pada nona kasir untuk kembali mengambil sesuatu dan kembali lagi dengan satu pak coklat dan tiga pak eskrim. Aku melotot, tapi tak berkomentar. Setelah menggesek ATMnya, kami bertiga pergi ke mobil. Kyuhyun dengan tiga pak eskrim yang kelihatan sangat ringan di tangannya, dan aku dengan plastic besar berisi bermacam-macam benda berat. Hyun Bin hanya memegangi coklat. Sungguh pemandangan yang tragis. Seperti biasa, Kyuhyun kelihatan tak berminat menolong.

Kami memasuki mobil, dan Kyuhyun memutar kunci mobilnya. Kami melaju menuju rumah dan sempat terhenti di traffic light yang sendang memasang warna merah, tanda harus berhenti.

“Hyun Bin-ah, berikan cokelatnya pada Umma.”

Aku masih malas bicara dan tidak mempedulikan Hyun Bin yang susah payah mengupas coklat untukku.

“Hyun Bin-ah, katakana pada Ummamu ‘Saranghamnida’.”

Hyun Bin yang telah menyelesaikan mengupas coklatnya tersenyum lebar sambil berteriak, “Saranghamnida.” Lalu ia memelukku sambil menjejalkan coklatnya ke mulutku. Anak itu sungguh terlalu manis untuk diabaikan. Emosiku rontok, berganti dengan tawa lebar sambil berkali-kali menciumi pipinya.

“Mianhae Hyun-Mi-ya.. pasti kau kesal sekali hari ini,” Kyuhyun menyela. Matanya lurus manatap ke depan. “Kau tahu, membuatmu emosi benar-benar menyenangkan. Tapi sebenarnya, aku tidak bohong bilang aku ingin membantumu walaupun akhirnya jadi seperti ini.”

Aku menjawab dengan mengomel panjang tentang dia yang masih seperti anak TK, percakapannya yang tidak sehat dengan Hyun Bin dan juga kebiasaan makannya yang rewel. Ia hanya tersenyum, nyengir sedikit, dan seperti biasa: kelihatan sekali kalau tidak mendengarkan. Pada akhirnya aku lelah sendiri mengomel dan memilih diam melamun.

Beberapa orang ditakdirkan untuk membuat orang lain menderita. Beberapa yang lain ditakdirkan untuk membuat orang lain bahagia. Dan Kyuhyun, juga Hyun Bin, sepertinya ditakdirkan untuk membuatku merasakan keduanya.

*

93 thoughts on “Daddy, Mommy, Jeongmal Saranghae! 4

  1. Woaaa… Selalu suka sama keluarga ini!! Bapak – anak, sama” bisa buat hyunmi kena serangan jantung mendadak😀

  2. ye! yg ke 4 muncul! keluarga Ini SUPER SEKALI bahahahahahaha! ngakak to the max \m/ kenapa hyunbin begitu mirip dengan kyu? kenapaaaa?? *abaikan
    lanjut dah! ff yg lainnya juga yaa😀 *nagih

  3. ini karakter Kyuhyun dalam ff yg jadi favorit sy sepanjang zaman!! Tidak ada duanya! Di tangan Fida, Kyuhyun bisa jadi tipe suami ideal saya! Kyaaa. .mau pny laki begini. . .mauuu. Banget! Eh, bukan Kyu, tp karakter disini lho.
    Oh, keluarga ini harmonis sekali.

    Tunggu, gk ada TBC. Ap ini udh tamat? bnarkah? Ah, tidakk. Jgn smpe tmat yah. Plis.

  4. akhirnya.!! tuhan berkatilah author yang jarang bnget ngepost FF ini karena akhirnya ……..

    Dia ngepost FF juga!!!
    sekian lama sekian hari dan beberapa bulan aku menunggu FFmu ini, akhirnya di post juga..
    kangen beratt euuyy sama keluarga yang penuh bencana tetapi membawa kebahagiaan bagi para readers yang membacanya..
    Ajibbbb dahhh buat Author sama keluarga ini, kkhhhh~

  5. Seperti biasa alwayes awesome(?)..
    Mengagumkan menemukan Kyuhyun dn Hyun Bin yang merupakan copyan kode genetik yg benar” identik..

    Ngebayangin itu 2 orog(orang) rebutan slimut d’pagi buta uhh sunguh sarapan yang meneyenangkn..

    Tapi kk pendk bgt.. hwaaa jd tmbh penasaran dgn kehidupan keluarga absur..

    Yah tpi mksih bwt non fida yang telah menyempatkan update d’tengah tugasx yang kelihatnnya berat menimpa(?)..

    D’tunggu DMJS slnjtx.. Fighting smoga bsa update lbh cpt..

  6. Keren>,<
    baru nemu diksi yang unik begini tapi aku suka^^
    Fresh
    Mendadak jatuh cinta sama keluarga ini😀
    Lanjut terus ya eonn nulisnya karyanya selalu aku tunggu
    Fighting^^b

  7. Waaahhh… Akhr’a klwr jg nich ff,
    Ngmg” sjak kpan vegetarian jdi “pmkan dging” ?
    aigoo… Tuch bpak aneh” ajh ngjarin anak’a yg gak-gak, hehehe
    Lnjt thor, dn dmhon jgn lama2, okey😉

  8. makin aneh aja keluarga ini,,heboh terus
    acara belanja hyun mi hancur gara2 bawa duo evil ini..

    yaaaaa!kyu ngajarin ga bener nih k anaknya,ngasal bangett tiap jawab pertanyaan dari hyunbin

  9. Aaa… Suka bangeet
    Ini keluarga yg mengasyikan. Si kyuhyun emang ngajarin yg enggak enggaj nih.. Ahaha
    Seru banget obrolanny sama hyunbin tadi. Sabar ya hyunmi, tp klo nggak gitu, kayak bukan kyuhyun dong..
    Suka suka suka… Sempet sempetin buat karya selanjutnya ya kak.. Semangat!

  10. huahh berapa bulan menghilang ni keluarga akhirnya muncul juga…

    ok sip bapak ma anak emg sll evil dan tengilnya sama.. tp lbh parah bapaknya sii -..-
    hyunbin polos atau cari ribut tuh nanya2 hal yg sepele dan kyu itu babo atau emang stupid ngejawabnya asal2an dan ga bermutu. …
    N smoga di tahun baru ini hyunbin punya dedek yg mirip ma hyunmi tapinya, jgn mirip ma kyu lagi bisa2 botak tuh kepala hyunmi..

  11. bnar2 kluarga gila….
    low q jd hyunmi psti q dah stres karna ngurusin duo evil yg kelewat gilanya itu…
    huhhhhhhhh q tunggu klanjutan kisah cerita keluarga ababil ne ea thor….

  12. Astaga nih keluarga penuh sensasi… kkkk

    Fiida pengalaman pribadi yah ini?! Hahaha..
    Mau dong punya anak kayak Hyun bin. Tp suami kyk Kyupil…mikir 2x deh! Klo aku jd HyunMi, aku panggang tuh laki! *dikejar sparkyu*

  13. sinting, ini mereka memang beneran keluarga sinting hahahaha. asik asik lucu banget, lanjutkan yaaa. semangat semangat!!!

  14. ga kebayang gimana kesalnya Hyunmi sama Kyuhyun yang kelakuannya sama kaya anak kecill.. tapi gmana pun juga se evil-evilnya Kyuhyun tetap aja charmingnya bisa ngeluluhin hati semua orang :p

  15. Kata” terakhir manis dua kutub berbeda,membuat satu orang bahagia,bahagia dan menderita
    kyuhyun jadi appa kurangajar,mengajarkan kesesatan,betah amat hyunmi punya duo seperti mereka kkk
    kangennn,,ga sia” lancong” kemari hehe

  16. Akhirnya *sigh
    akhirnya muncul juga sequel DMJS, bener2 kangen berat sama Keluarga ini.
    Tiap minggu ngintip blog ini nunggu update Kak Fida.

    Seperti biasa Kyuhyun benar2 bukan contoh ayah yg baik. Ckckck Mengajarkan kesesatan keabsuran pada anaknya sendiri, kalau saya jadi kara saya pasti sudah masuk rumah sakit jiwa

    Oh iya Kak fida saya mau nanya kapan buku The Lost Empire dirilis ya?

  17. akhir’y cerita ini d lanjut juga,…
    ayah sama anak sama saja benar2 keluarga yang unik,….
    aku ketawa2 sendiri baca percakapan ayah dan anak, lucu’y,….. *^_^*

  18. Dangerous Family,,,keberadaan keluarga ini mengancam fasilitas umum dan khalayak ramai,,, MAIN PUKUL DAN LEMPAR DTEMPAT UMUM,,,,bener2 keluarga setan banget,,,makin sadis bener keluarga ini

  19. fidaaaaaaaaaaa ya allah, akhirnya kau publish juga naaaaaaaak *cium fida bertubi-tubi. udah deh, ane speechless, ane terlalu ngepens sama kamu sampe nggak sanggup berkata-kata (Sanggupnya ngetik komen ini doang) okesip. fidaaaaaaaaaa ane tunggu karya kamu yang lain, terserah karya yang mana aja, karya husada juga boleh #eeh. tuh kan, ane dah sampe tahap gila nih ngepensnya sama kamuh. ude ye..ane pamit! bye bye! *cium unyu.

  20. Kya… Daebak bgt eonni…
    Bener2 appa dan ank yg bikin ngakak! Percakapan antara appa dan ank nya itu loh kekeke..
    Dr mulai pistol2an, kaset game, gemuk, rumput, umma makan manusia, umma makan ank kecil. Hahaha… Bs dibayangin betapa jengkelnya hyun mi
    #cekek aja appanya hyun mi
    keren bgt eonni ff nya
    gumawo

  21. DEMI APA… EONNI AKU BAHAGIA LIYAT NIE FF BERLANJUT…
    akhirnyya setelah penantian panjang.. huaaa keluarga super kocak banget dah.. aku amoe ketawa2 pas bagian makan-memakan manusia.. sumpah KYUHYUN jahilnya…… hyun bin nya juga lucu dan polos banget.. serius kayaknya stress punya suami ma anak kayak begitu… tapi kayaknya juga seru.. hohoohoh

  22. kyakyakyak~ akhirnya ff ini keluar juga >.<
    hyunbin gitu banget ya kalo udah gabung ama kyu. sekali-kali pisahin aja mereka berdua biar agak kaleman dikit tu anak
    gabisa bayangin kyu dilempar detergen. untung aja plastiknya ga sobek terus kececeran detergennya di rambut kyu .__.
    abis pake ngata-ngatain juga, hyunbin juga tanya-tanya mulu. kalo jadi hyunmi mungkin udah saya sumpel gitu mulutnya #plakk
    jangan pernah berakhir ya ff ini, onn *dibakar*

  23. Akhirnya kyuhyun en hyun bin muncul juga,kangen banget ma ni Ff.ditgguin lama bener..lanjut ya fida,ga sabar nunggu klanjutan klakuan duo evil…

  24. Wuahh..
    Akhirnya ngepost juga author yg manis,baik, dan tdk sombong ini *HahahXD
    udah Lumutan nih nunggu.y..
    Next jgn Lama2 yah author yg manis,baik dan tdk sombong.. *XD

  25. Sumpah deh Fid, ide kamu buat bikin readers ngakak emg ga ada matinya. Banyolan Kyu ma Hunbin konyol plus koplak banget. Fresh banget deh komedinya.

    Kalo baca cerita ini asli lucu banget. Tp ga kebayang kalo ngalamin sendiri punya laki plus anak kayak setan senior dan setan junior di atas.

    Benarkah TLE mau diterbitkan novelnya??? Kyaaa…aku mau itu novel fid. Beneran aku mau bgt. Kapan?? Kabar2i ya kalau udah beredar dipasaran. Atau PO ma Fida aja.

  26. Wah ak makin kagum sama tulisan kk, ak suka smua sama tulisan kk. Apalagi yg genre fantasy, kangen berat sama aiden cs😀
    Oiya ka, gmn project novelnya? Pastinya sukses kan? Hehe
    tetap smangat buat nulis y kak . .

  27. Hah mau bilang kasihan tapi kayknya bahagia tapi disini hyun mi bener-bener teraniaya oleh suami dan anaknya sendiri,sabar ya nanti kalau bulan puasa kamu bisa tenang,kan setan-setan pada dibelenggu/?/plak jderr

  28. halloo
    Lg nyari2 fanfic tiba2 nemu ini aku baca langsung 4 part, keren kerasa bgt pndritaan’a haha
    Keep writing yaa
    D tgu kelanjutan’a

  29. Sweet banget ini, eon. *eh salah*
    Kyuhyun kalo dipake buat ff romance emang bawaannya ga bisa pake kata kata manis. Justru semakin sadis semakin sweet. *plak*
    gara gara Hyun Bin, aku jadi pengen punya bayi. *eh*
    btw eon, banyak typos yaah, tapi gapapa, tetep bagus.

  30. Endingnya itu lho, sweet banget..
    Duh jadi pengen nikah juga.. #lho
    Cara Kyu ma Hyun Bin biar dapat yang mereka mau bener 2 daebak..
    Memanfaatkan diemnya Kara..
    Akhirnya bisa dapat pistol mainan, game, coklat dan ice cream..
    Good job..
    kkkkkkkk..

  31. Kyaaaa…
    Keren bngt onn..
    Disini watak kyu pas bngt…
    Punya kluarga kayak gini seru juga..
    Bikin lagi dong onn…:D

  32. Haha kembali ngakak lagi deeh, kyuhyun kurang kerjan banget, aduh istrinya kyuu kereeb banget, beneran ngefans deuh

  33. baru pertama kali ini aku nemu ff yang gkil abis,,,,
    pkknya beribu ribu jempl buat authrnya…
    keren banget n ff, dmna banyak ff yang mengusung rmance,sad,dll tapi authrnya dsn mampu menyuguhkan ff dg genre yang berbeda banget…
    i like it!

    sebelumnya, salam kenal buat authrnya. anyeong, izin baca buat ff authr yang lain juga ne?😀

  34. awawaw
    baru check ini blog, ternyata udah ada postingan ayah ama anak yang ajaib itu.

    Next part buruan dibuat dan dipublish dong eon, dan dipanjangin cerita nya. Asli ini cerita bagus bgt !

  35. Aigoo… Pasti kesel banget itu si Hyunmi.
    Tapi keren deh, itu Kyuhyun kayaknya gak ada romantis-romantisnya sama Hyunmi, haha😀
    Tapi keren thor🙂

  36. sumpah ff ini keren banget, kapan mau dilanjutin nih……. kekekekeke….. g pernah berhenti ketawa bacanya.. daebak authornim

  37. Annyeong eonni ^^
    saya reader baru di blog eonni
    salam kenal…

    Eon, ceritanya bener” keren!
    T.O.P.B.G.T deh…!

  38. Whoops! Sepanjang chapter 1 sampai 4 author sukses bikin aku ngakak nggak karuan… Apalagi aku bacain FF ini sekaligus dari awal sampai chapter ini. Ngistirahatin perut dulu…
    Hehe, ini bener2 happy family ya. Hyun Bin like father like son banget lah, kasian juga Hyun Mi yg harus rela ngurusin dua bocah yg sama2 berisiknya itu. Daebak deh, author🙂

  39. whoaaaaa….happy familyy inii bkin ngirii ajhaaa….seru x yaa low pnya kluarga yg kyk mrekaa…
    ya ampuunn ank sma appa tingkahnya fotokopi beudd….
    aq sukaaa…..^^
    eonnn kok jrg update ff bru?? lgi sibukk yaa???

  40. annyeong aku readers baru
    salam kenal
    sumpah tu si anak kyu lucu bgt yaa,pngn deh punya anak kyk gtu walaupun kasar
    yg plg lucunya pas kyu sm anknya bicara2 di supermarket,bkn ngakak pertanyaannya dn si kyu ngejawabnya jg ngelantur bgt..
    next nya jgn lama2 ya thor

  41. Bener2 ga kebayang kalau punya suami sama anak kayak mereka -_-
    Bisa2 satu tahun nikah kulit udah pada kendor semua -.-

    Anyway, good job thor (y) ff’nya ngehibur banget, bikin gusi saya kering karna dari tadi nyengir mulu wkwkwk

  42. Aaaaaaa kyuhyun brrrrr malah ngajarin anak yg tidak”,. -_-”
    Dasar kasihan hyun mi eoh,. :O
    hoho tpi tetp bikin ngakak thor,.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s