Recovery (2nd sequel of ‘Misssing’)

Main Cast : Super Junior

Length: Drabble

Genre : Family

*Summary: liat yang edisi sebelumnya ‘Finding Kim Heechul, dijamin gak paham kalo gak gitu.. hehe, met baca en semoga suka…

 

 

“Annyeong, Heechul-ah..”
“Ah, Annyeong..”
“Hm, Apa kabar?”
“Mmm..Baik, ya.. aku baik..Bagaimana denganmu? Kau terlihat agak gemuk..”
“Ne..Ne… Aku banyak makan akhir-akhir ini…”
“Mm, Kenapa kesini?”
“Hehe, mmm…. Mengunjungimu”
“Oh ya? Hmm…Gomawo..”
“Nde.. Kau sudah makan?”
“Eh? Ayo makan bersama..”
“Baiklah,.. Kyuhyun-ah? Kyu? Kau melamun?”
Kenapa aku seperti sedang melihat telenovela?
Aku mengangkat wajahku sambil menahan tawaku yang menggila dalam perut. Bukankah adegan ini terlalu aneh?
Mereka berbidara dengan terlalu banyak menggumam, mm, hmm.. eh, ah…
Lihatlah wajah Heechul Hyung yang setengah tersenyum setengah memerah. Dan Hankyung Hyung yang terus menerus memelototiku karena tidak punya keberanian melihat Heechul Hyung. Demi apa, dua makhluk didepanku ini benar-benar menggelikan.. dan lagi, percakapan macam apa itu?
“Apa?” wajahku menegak mencoba terlihat normal.
“Kau mau ikut makan?”
Aku diam. Beberapa detik.
“Apa tidak mengganggu?”
Dan, PLAK!
Tangan Heechul Hyung menggampar kepalaku. Mukanya yang bersinar dengan rambut minimalis itu berubah menyeramkan. Seperti nenek sihir.
“Yaaa… Kau pikir kami sedang apa hah?” bentaknya dengan suara Godzilla.
“Mana ku tahu kalian sedang apa,” jawabku usil.
“Aish, benar-benar anak setan, ayo cepat..”
Ditariklah tanganku. Aku diam saja, tertawa dalam hati, lalu melihat Hankyung Hyung yang tersenyum-senyum sendiri sambil memandangi langit. Sebelas duabelas dengan Heechul Hyung yang tersenyum-senyum sendiri sambil memelototi tanganku.
Hei, hei,… aku benar-benar seperti sedang menonton sinetron…
*
Kami duduk bertiga. Aku mengeluarkan ponsel, memasang headset dan pura-pura sedang menelfon seseorang. Aku ingin tahu apa yang akan mereka bicarakan saat aku tidak mendengar.Dan aku sangat kaget saat mereka berdua malah terlihat teralu bahagia hanya dengan menyantap makanannya. Tidak bicara apapun.
Aku melepas headsetku.
“Yaa… Hyung.. sampai kapan kalian pura-pura diam seperti ini, hah? Aish… sepertinya sia-sia saja aku mengorbankan waktuku hari ini,”
Hening. Mereka tidak menjawab.
“Kami tidak pernah bertemu. Jadi, kurasa Hankyung tidak punya topik pembicaraan denganku, benar begitu, bukan?” Heechul Hyung menyenggol lengan hankyung Hyung yang Cuma melongo.
“Ne… kau benar…” Hankyung Hyung menjawab seadanya.
Aku menyeringai. Rasa kesalku sudah sampai di puncak kepala. Dua orang ini benar-benar membuatku sakit jiwa. Berapa hari Heechul Hyung drop karena Hankyung Hyung hengkang dari Group? Berapa kali dia menanyakan penyebabnya keluar dan marah-marah karena tidak pernah tahu yang sebenarnya terjadi? Dan sekarang, dia bilang tidak ada yang ingin dia bicarakan? Oh Tuhan, bunuh saja dia..
“Langsung saja, kenapa kau keluar dari group tanpa mengatakan apapun pada kami? Kau tahu, Hyung, kami selalu sakit hati, kau seperti pengkhianat,”
Hankyung Hyung tersedak. Heechul Hyung menyodorkan minuman.
“Kalau ada masalah, tidak seharusnya kau melarikan diri seperti itu dan tidak mendiskusikannya dengan kami, kalau kau lelah, aku akan membantumu pura-pura sakit sehingga kau tidak perlu tampil, kalau kau ingin protes, kami semua bisa membantumu bicara dengan manajer, apa kau pikir kau terlalu hebat dengan mengalahkan SM, hah? Kau tahu apa yang kami alami sehari setelah kau keluar? Kau tahu bagaimana mannajer memarahi kami setelah itu? kau tahu bagaimana Leeteuk Hyung menangisimu? Kau tahu bagaimana orang didepanmu ini tidak mau makan selama tiga bulan? Kau tahu bagaimana kami kebingungan menghadapi fansmu? Kau tahu? Kau mau tahu? Kau tidak tahu, kan?, seharus-“
Heechul Hyung memegang lenganku, melirikku dengan matanya yang besar dan murka.
“Diam, Kyu.. kau tidak seharusnya bicara seperti itu..”
Hankyung Hyung melirikku, melirik Heechul Hyung, berkali-kali membuang pandangannya dan mengganti posisi duduknya.
“Aku tahu aku salah, aku minta maaf.”
Aku menyeringai. Sebenranya tidak seorang member pun pernah mengungkit masalah ini di depannya. Semua orang terlalu bahagia dia datang kembali dan memilih memendam saja keinginann mendengarkan alasannya melakukan pembatalan kontrak dengan SM.
Aku hanya ingin membantu mereka mencari topik pembicaraan. Namun sepertinya aku bicara terlalu banyak. Terlalu jauh. Aku kelepasan. Membicarakan sumpalan perasaan muakku pada pria China di depanku ini. Aku dan semua member sudah menahannnya terlalu lama. Tapi lelaki ini benar-benar tidak peka dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa. Mungkin saatnya dia angkat bicara.
“Masalah ini terlalu rumit untuk hanya diselesaikan dengan minta maaf.”
“Kyuhyun… diamlah.. Berhenti bicara,”
Suara Heechul Hyung terdengar seperti ultimatum. Biar saja, aku tidak peduli. Kalaupun dia harus memukulku karena aku tidak sopan, aku terima saja. Aku muak harus sok manis terlalu lama. Hankyung Hyung harus tahu kami ingin penjelasan.
“Kenapa kau diam saja, Hyung? Apa kau pikir kalau kami diam itu artinya kami telah lupa? Jangan harap, Hyung. Kami menghadapi banyak masalah karenamu, kau harus –“
“DIAM KATAKU,”Heechul Hyung menyela.
“Kau tahu bagaimana Leeteuk Hyung menangis berhari-hari karenamu? Bagaimana kami harus mati-matian mengubah semua koreografi karenamu? Seharusnya kau tahu bagaimana konsekuensi memasuki dunia entertainment sebelum kau memutuskan masuk SM, seharusnya-“
Plak.
Heechul Hyung menamparku.
Hatiku sakit dan aku ingin menangis, tapi aku lega. Lelaki itu menatap tangan kanannya yang baru saja mampir di pipiku. Ia menarik tubuhku yang mengejang. Baru kali ini tangan itu menampar wajahku. Ia memelukku, menepuk punggungku, mengelus kepalaku. Dia menangis.
Hankyung Hyung membatu di depanku. Matanya merah dan dia menangis. Tapi dia tidak bergerak se inchi pun.
Hening.
Dia menghampiriku, menghampiri Heechul Hyung, menghampiri kami berdua.
“Pergilah. Aku tidak ingin melihatmu, kau baru saja membuatku menampar adikku. Pergilah, aku benar-benar muak melihatmu,”
*
Kami bertiga terlihat seperti orang bodoh. Duduk melingkar dan tidak bicara apapun. Pandangan kami melarikan diri ke pucuk-pucuk pohon dan gerbang barak militer tempat Heechul Hyung menjalani wajib militernya.
Aku marah pada Heechul Hyung yang menamparku. Heechul Hyung marah pada Hankyung Hyung yang membuatnya terpaksa menamparku. Dan hankyung Hyung merasa bersalah pada kami berdua.
Heechul Hyung memutuskan menelfon Siwon dan Sungmin Hyung untuk mengantarku pulang, dia bilang dia ingin bicara berdua dengan Hankyung HYung dan memastikanku selamat sampai Dorm dengan tidak menyetir sendiri.
“Apa pipimu masih sakit?” ini pertnayaannya yang kedelapan. Pertanyaan yang sama selama setengah jam. Aku tidak menjawab. Melengos pura-pura tidak mendengar.
“Aku tidak suka kau bicara tidak sopan. Kau harus tahu kapan kau harus diam dan kapan kau bicara.. aku baru bertemu dengan Han hari ini, aku tidak ingin membicarak hal-hal berat seperti itu di hari pertemuan pertama kami..”
Hankyung Hyung diam saja. Menyeruput es di mejanya setengah bengong. Aku masih mempertahakan posisi melengos-ku. Aku masih marah!
“Aku tidak suka kau bicara tidak sopan dengan orang yang lebih tua darimu. Apa kau pikir kau keren karena Hyungmu diam saja saat kau bersikap kurang ajar seperti itu?”
Aku mulai tertohok. Boleh dibilang, yang dikatakannya semua benar.
“Heechul-ah.. jangan bicara lagi..” Hankyung Hyung menarik pundakku mendekat. Aku menepis tangannya kasar.
“Kau pikir kami akan mendiamkan saja masalah ini? Kami hanya mencari waktu yang tepat.. Kami tidak ingin Han kembali lagi ke China karena kita tidak bisa memperlakukannya dengan baik disini.. kami ingin memastikan dia nyaman sebelum kami membicarakan masalah seberat ini..”
Aku diam. Aku jelas salah besar. Mulutku memang kadang tidak masuk akal.
“Mianhae” sahutku pelan.
“Aku tidak dengar kau bilang apa,” Heechul Hyung menyahut tidak bersahabat.
“Ne.. aku salah, Mianhaeyo Hyung..” aku menyela malas.
Aku tidak sadar apa yang berlebihan dengan ucapanku barusan, karena mendadak dua pria aneh itu memelukku, mengelus kepalaku.
“Kau memang keras kepala,” Heechul Hyung memukul lenganku. Aku tersenyum sambil memalingkan wajahku.
“Ne, Jangan menangis lagi, kenapa kau mudah menangis sekali sejak kemarin?” Hankyung Hyung menyahut. Aku tersenyum lagi. Entahlah, aku merasa ada yang salah dengan sekelilingku.
“Kau masih rindu Leeteuk Hyung?” Hankyung Hyung menolehkan wajahnya menghadapku. Ia melihatku dengan senyum mengembang.
“Aku merindukannya. Tapi aku baik-baik saja. Aku emosi karena memang aku sedang tidak enak badan”
Aku berbohong dengan baik . Lihat saja bagaimana dua Hyungku itu bergantian menaruh tangannya di dahiku dan memeriksa wajah dan badanku dengan muka cemas.
“Aigoo… Kenapa kalian berlebihan, hah?” aku mulai gelid an berteriak. Mereka berdua menjitak kepalaku.
“Sungmin dan Siwon datang. Sana cepat pulang!” Heechul Hyung menghardikku.
Aku menyeringai sambil tertawa. Membalik badanku menuju mobil Siwon dan Sungmin Hyung yang melambaikan tangannya di depan kafe.
“Ne… SELAMAT PACARAN YAAA…” kataku sambil berlari.
Dak!
Sepertinya punggungku tergampar sepatu boot.
*
“Bagaimana?” Sungmin Hyung bertanya antusias.
“Sudah beres.” Kataku singkat sambil memasang sabuk pengaman. Aku duduk di depan, memasang maskerku. Siwon Hyung menyetir dan Sungmin Hyung tiduran di jok tengah.
“”Mereka bicara apa saja?” Siwon Hyung ikut mendesak.
“Mereka bilang mereka sangat menyayangiku..” jawabku usil.
Siwon Hyung memukul kepalaku.
“Yaaa… Kyuhyunnieee… kami bertanya serius.. apa saja yang mereka bicarakan?”
Aku mengernyit. Sedikit jengkel karena kepalaku yang Cuma satu baru saja disambar tangan kuda.
“Yaa.. aku sudah bilang kan?”
Sungmin Hyung bangkit dari selonjorannya. Ikut menghantamkan bungkus snack ke kepalaku.
“Kami serius!”
Aku tertawa. Menyeringai lagi. Ingin sekali mengerjai dua orang kurang kerjaan di sebelahku.
“Kalian ingin tahu?”
Mereka mengangguk bersamaan seperti dua anak kecil yang ingin naik gajah di kebun binatang.
“Mereka baru saja bilang kalau mereka berdua saling mencintai dan akan menikah bulan depan”
Pletak! Pletak!
Aku dijitak!
*

Ff tanpa yeoja itu ternyata syik, hehe…

29 thoughts on “Recovery (2nd sequel of ‘Misssing’)

  1. hahahaha~ ketawa ngakak .
    yakin deh yang ngelempar boot itu heechul ,ahh semoga yang ada di ff ini jadi kenyataan *amin ..
    kaya pas di HOG kyu ikut WGM beneran jadinya >,<

  2. -NGANGKAK- gyahahahahaha~ kyu usil bgt hahaha dari pertama baca uda senyum2 ga jelas pas akhirnya ketawa ngangkak bacanya😄 keeereen deh ceritanya~ asli. aku sukaaaa😀 tooopp~ kerasa suju bgt!

  3. huahahahahahahahaha sumpah ngakak
    ya ampun bang evil mulutmu ckckkckck
    bawel banget kkkkk
    tingkah hanchul bikin gemes ich
    malu2 kcing gtu kakakakka
    endingnya somplak banget
    hiburan tengah malam nie ff
    lanjut ya chingu,suka deh ma genre kayak gni
    berasa real hihihi^^
    jadi kangen kibum oppa😦

  4. Omo kyuuuu wkwkwk kmu bnr” dh bkn gemes..
    Hihh sjk kpn kmu tmbh hipoabnormal(?)..

    Ngakak bgt bcax hwuahahahah apa lgi sambutan penutp dr kyu wkwkwk. Non fida ni bnr”, hihh q jg gemes ma kmu.

    tpi .. tpi jthx jd sedih mikr koko ge”. Seandix nyata dia kembali T_T.. Koko come back to me (d’gampar bibr kyu *0*), ralat. come back to us (SuJu n ELF)

  5. Whooppsss!! Ini yang aku sukaaaa.. FF tanpa yeoja!! Huahaha, tapi kalo ada yeoja nya dan ceritanya gak ngebosenin aku juga demen XDD contohnya kayak He’s our girl :3 hehe

    Ini keren banget serius.. si Kyu frontal nih! *silet-silet Kyu* XDD
    Ahhhh, mau yg kayak gini lagi.. yg brothership, yg family tanpa yeoja :3

  6. Ff tanpa yeoja trnyta asik LOL

    Aigooo kyu, mlutmu kya gk da rem ckkc
    Heechul tumben bjak #plak
    Hanggeng diriku jga pnsran knpa drimu kluar???

    Bca ni ff tmbh kngen gw ma han,chul,bum,kang :((

  7. Kyu, gimana klo km aku masukin karung, ceburin kelaut biar jd santapan ikan2 kembung?
    Aigooo itu mulut gk bisa dikasih filter apa, biar gk asal ngmong…
    Klo aq jd hyung’y, pasti lgsung bnuh diri di hr ke 2 tinggal sm tu setan==”

    Eeeehh…tp tu evil ternyata cengeng jg ya? Ish, Manja pula melebihi Hae.

    Tapi herannya knp saya teteeep aja cinta sma tu setan usil, asseeem-_-”

    Aniway, gomawo udah bkn crita sbgus ini chingu, neomu johae^p^

  8. LMAO
    nyahahaha..
    bener dah kata kyu, scene awal yang percakapan hanchul itu erasa sinetron.

    akh, mereka manis sekaliiii.
    love it.
    n aku baru nyadar, serial ini gak ada yeojanya. #gubrak

  9. lucu,… ^_^
    ngakak sendiri, kyu benar2 ngeselin..
    ada aza ide’y buat ngejailin member yang lain..
    cerita’y tetap selalu bagus,… sipp

    ini masih ada lanjutan’y nggak?
    aku suka cerita tentang p’sahabatan..
    di tunggu ff lain’y … ^_^

  10. Gimana ga berubah haluan dari Siwon ke Kyu kalo makin hari makin srek ama Kyu ? ckck yg sabar ya bang kuda (?)
    Seneng Siwon nongol disini ^^
    Baca ini bikin ngakak😀
    ee sedikit tambahan, tante Heechul.. kawinnya ntar ama perempuan aja ya #plak

  11. bwahahaha
    iya, tanpa yeoja. dan jadinya : aku mikir heechul oppa itu yeoja
    hahaha
    heechul sama hankyung bener bener kayak orang pacaran..

    kyuhyun frontal banget. serius. tapi aku suka.
    di sini tu mereka bener bener kayak keluarga. semua masalah diselesaiin bareng..
    suka banget sama keusilan kyuhyun
    aku tunggu fanfic lainnya…
    semangat!!

  12. Dari cerita2 sebelumnya ini POV nya kyu kan yah??
    Hahaha kocak.. Serasa baca pikirannya kyuvil zzzzz
    Pacarku baik bgt mau jemputt si magnae kurang ajar itu.. Udah gt dikatain kuda lg –______–

  13. HUAAAAAA KANGEN HANKYUNGGG OPPAAA!!
    TOLONG DEHH SIAPA AJA SERETT TUH OPPA CINA JANGKUNG KEMBALI KE DORM SUJU!!
    Ngeliat dia nyanyi sendiri tanpa suju bikin nyesekkk!!!!

  14. aaduch..it mulut si kyuvil g bsa d rem ya?wkwkwk xocax bnget, tp xasian juga xena tampar chulpa..sdih tp lucu bnget..aplg pas bgian wonkyumin..d tnggu lnjutanya cingu

  15. waaa😀 seneng bacanyaa ,
    tapi tadi hampir nangis waktu bagian kyuhyun ditampar😥

    aku setuju kalo FF tanpa yeoja itu asyik! tapi cuma bikinan fidahusnie yang kereeen😀
    author favoritkuu😀

  16. seperti biasa full of laugh, aaahhh berharap gege akan kembali dan cerita ini jadi kenyataan. aku suka banget FF ini, temanya family,😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s