Sekuel HOG



Casts : Cho Kyuhyun, Park Hyun Mi a.k.a Kara a.k.a Cho Minho, Shim Changmin, Cho Ahra, Lee Hyukjae, Lee Donghae
Supp. Casts: SuJu, TVXQ and SHINee members
Genre : Romance, Family, Friendship, Comedy
Lenght : Oneshot Series

Disclaimer: Kyuhyun, Donghae dan Hyukjae milik saya. Lainnya boleh nego, haha.

 

The Clock, The Birthday, The Disaster (FV)

Kara’s POV

Malam ini Kyuhyun menyebalkan itu mendadak mengirim SMS, “Ayo bertemu. Besok jam dua siang. Budayakan On Time, oke anak pendek? Aku tidur dulu, aku lelah dan merindukanmu sampai aku mengantuk. Jangan dibalas, karena aku pasti sudah tidur saat pesanmu sampai”

Ya tuhan, apakah anak itu masih pantas hidup?

Bagaimana mungkin dia mengirim pesan menyebalkan seperti itu hah?

Belum selesai aku mengumpat, namanya masuk lagi ke layar ponselku.

“Selamat Ulang Tahun. Maaf kalau aku mengucapkannya terlalu cepat. Seharusnya nanti jam dua belas malam. Tapi aku mengantuk. Aku takut tidak bangun”

Ini adalah ucapan ulang tahun paling menyebalkan seumur hidupku.

*

Tanganku memutar-mutar tombol ponsel memeriksa pesan masuk. Melihat-lihat ucapan selamat ulang tahun yang masuk sejak tadi malam. Aku bersemangat sekali siang ini, karena sebentar lagi aku bertemu Kyuhyun, dan  tiga jam lagi, tiga budak tampanku akan mulai bekerja. Ah, membayangkannya saja aku sudah sangat bahagia.

Aku sudah menunggu limabelas menit saat bocah panjang itu datang.

Wajahnya tertutup masker hitam, dengan syal besar mengalungi lehernya dan kacamata buruk rupa menghiasi matanya. Walau aku tidak bisa melihat mulutnya, aku tahu anak itu sedang tersenyum saat melihatku. Sudah pasti, dia rindu padaku.

Dugaanku rupanya salah besar.

“Aku lapar” katanya segera setelah pantatnya menempel di kursi. Dan tanpa koma, tanpa jeda, sumpitnya beradu dengan piring, tangannya menyumpiti jjangmyeon kesukaannnya kedalam mulut. Aku bahkan belum bilang apapun dan dia juga belum menyapaku. Aku tahu, anak itu pasti kelaparan, akupun menyodorkan jatah jjangmyeonku untuknya, menyurungkan segelas air putih disebelahnya.

Dan setelah memakan semua yang ada di meja dengan ganas, matanya mendongak mentapku, smentara tangannya mengelap mulutnya sendiri dengar tissue. Mendadak wajahnya yang baru saja kelihatan bahagia karena kenyang, berubah agak seram. Apa ada yang salah?

“Kenapa kau pakai baju seperti itu?”

Sudah kuduga anak itu akan memprotes pakaianku.

“Ne.. aku hanya menyesuaikan pakaian berdua. bukankah kalau begini kita seperti pasangan yang romantis? Kau pencuri dan aku pelayat. Sangat serasi.” kataku setengah menahan tawa. Aku dan dia hari ini sama-sama memakai kaos hitam. Bedanya, aku memakai warna hitam juga di celanaku, tasku, dan bahkan sepatuku. Sememntara bocah cerewet itu hanya memakai kaos hitam, selebihnya memakai warna seadanya.

Kyuhyun melotot tak suka dan menjauhkan kursinya dari meja.

“Astaga.. Kenapa kau pakai pakaian pelayat? Kau pikir pacarmu sudah mati hah?” ia protes lagi. aku sungguh menunggu wajah merengut itu dua minggu ini. anak itu terus-teruan keluar negeri selama dua minggu. Membuatku tak bisa melihat wajahnya kecuali di televisi. Jangan bilang bagaimana persaaanku, aku sangat, sangat, sangat merindukannya.

“Aku sedang melayat ayam yang baru saja kau makan tadi” kilahku asal.

Dia melotot lagi. Kali ini kelihatan satu strip lebih murka.

“Kau tidak punya kostum lain?” ia menyahut lagi.

“Kau mau aku membelikanmu pakaian? Kalau kau mau begitu, seharusnya bilang saja, tidak perlu berlagak memakai pakaian pelayat. membuat selera makanku hilang”

Ya tuhan, dia bilang apa?

SELERA MAKAN HILANG?

“Selera makan hilang? Lalu siapa orang jelek yang baru saja menghabiskan makananku?” kataku tak kalah menyebalkan. Kyuhyun menurunkan syalnya, tapi masih mempertahankan kacamata besarnya. Kalau saja ada pengunjung restoran yang iseng mengamatinya, dia pasti tertangkap basah. Tapi aku tahu kalau anak ini malas peduli. Dia sellau begitu saat sedang murka. Bertindak seenaknya.

“Aish, kau bilang aku orang jelek? Kalau aku jelek, lalu kau apa?” ia mulai berteriak lagi.

Aku jadi kehilangan kesabaranku. Anak ini kenapa sih? Apa dia sedang menstruasi? Kenapa datang-datnag langsung marah-marah?

“Aku? tetu saja aku gadis cantik” jawabku cepat.

Dia mulai tertawa.

“Apakah ada orang yang pernah bilang kau cantik?”

Aku membelalakkan mataku.

“Hya! Tentu saja aku sering mendengar pujian seperti itu!” bentakku sambil melemparkan sumpitku kedepannya. Dia malah semakin bersemangat meneuskan tawanya yang terputus. Kali ini wjahanya mendekat beberapa senti didepan wajahku.

“Aigoo… Kasihan sekali, mereka pasti bilang begitu karena takut padamu…”

“Kau mau mati hah?” aku mulai tak tahan dengan mulut nerakanya. Tanganku naik menjambak rambutnya sementara tangan kananku menarik syalnya. Aku sudah siap memutuskan tulang lehernya.

“Apapun untukmu sayang”

Akupun menendang kakinya dari bawah meja dan menarik syalnya sekuat yang kubisa. Kyuhyun tertawa dan kakinya mengunci kakiku.

“Baiklah, baiklah, mari kita mulai bersikap romantis. Aku lelah sekali, dan kau malah bertingkah seperti wanita kurang kasih sayang…” katanya sambil berusaha menggenggam tanganku. Tetap saja., sekalipun niatnya baik, ingin mengajakku baikan, namun kata-katanya sungguh tidak enak di telinga. Wanita kurang kasih sayang?

Dia pikir karena siapa aku begini hah?

Aku menatap wajahnya dan bersumpah akan mengguyur kepalanya kalau dia mengatakan kata-kata menyebalkan lagi. ia tak bereaksi. Malah dengan asyiknya mencomoti eskrim yang baru dipesannya, juga kue yang baru kupesan. Aku diam. Menunggunya bicara.

“Aku tahu aku tampan” katanya nyaris tak terdengar. Tanganku segera menyambar mangkok eskrimnya dan meletakkannya lima senti dari rambutnya. Ia kelihatan menghela nafas dan sedikit takut.

“Maaf aku salah bicara,” katanya sambil mendorong mangkuk eskrimnya menjauh dari kepala. Aku melotot arahnya, “Maaf aku salah bicara, maksudku aku tahu aku sangat tampan, tapi bisakah kau tidak menatapku seperti itu?”

HYa! Aku ingin mencekiknya!

Aku membuang pandanganku. Ia tertawa hingga tersedak eskrimnya. Aku balas melihatnya bahagia.

“Lain kali, kalau makan jangan hanya bicara.. Menyanyi saja sekalian..” kataku datar. Tangan kananku menyodorkan air minum kearahnya.

Ia menoleh sambil menyunggingkan senyum lebar kearahku. Entahlah, hari ini dia aneh sekali. setelah marah-marah, mendadak narsis, dan sekarang tersenyum-senyum seperti itu. Apa dia gila lagi?

“Ayo kita jalan-jalan. Aku tidak ada jadwal sampai pukul enam nanti sore…” katanya sambil menggelendeng tanganku keluar restoran.

Anak itu menoleh kearahku dan senyumnya yang menyebalkan tersungging lagi.

“Kenapa mukamu masih begitu? Kau masih marah?”

Aku menyodok lengannya. Dia tidak mengaduh dan fokus memelototi wajahku.

“Kau belum bayar bon-nya Cho Kyuhyun..”

Ia segera merogoh dompetnya dan berlari menuju meja kasir. Setelah memebayar, ia berlari lagi kearahku. Walaupun kelihatan penyakitan, ruapanya dia juga bisa lari cepat.. mungkin itu enaknya jadi orang tinggi. Langkahnya panjang-panjang.

“Kupikir kau sudah bayar bon-nya..” katanya sambil menggenggam tanganku keluar restoran.

“Untuk apa aku punya pacar orang kaya kalau aku harus bayar bon sendiri?”

Kyuhyun menggetok kepalaku.

“Aigoo… pacarku matre sekali… kenapa kau jadi mirip Hyukjae?” katanya sambil menyenggol lengaku.

“Setidaknya, aku memberimu kesempatan menjadi pacar yang berguna” kataku cepat.

Dia berhenti berjalan dan menarik wajahku.

“Baiklah.. aku akan jadi pacar yang berguna sejak hari ini.. Kau mau apa?” tanyanya sambil memamerkan dompetnya. Aku melihat sederet kartu kredit didalamnnya.

“Ayo belanja” kataku sambil menarik tangannya. Dia melotot.

“Hya! Setidaknya berlagaklah malu-malu dulu!.. apa kau ini wanita?” ia berteriak lagi.

“Aish… Kenapa kau tiba-tiba baik hati? Apa kau baru saja membuat kesalahan?”

“Hmm.. Kajja..”

*

Yang dia maksud dengan belanja adalah belanja di sebuah toko kecil di pojok belokan yang nyaris tidak berpengunjung. Alasannya klise, demi keamanan. Dan apa yang bisa didapat dari toko sekecil itu? pada akhirnya anak bodoh itu malah memasukkan sabun deterjen, pasta gigi dan berbagai alat mandi yang bisa dia temukan di keranjang belanjaan. Ternyata dia belanja untuk dirinya sendiri. Sungguh anak itu membuat kepalaku berlubang karena emosi.

Setelah sampai di kasir, ia membagi belanjaannya menjadi dua. Satu tas plastik untukku, satu plastik untuknya. Isinya pun sama, dua bungkus sabun cuci, satu boks pasta gigi, tiga botol sabun cair, dua botol shampoo, dan satu set sikat gigi warna-warni.

Aku melipat wajahku dengan mulut mengerucut. Ia tahu aku marah, dan dia mengemudikan mobilnya sedamai yang ia bisa.

“Maaf, tadi aku mendapat pesan dari Leeteuk Hyung untuk tidak mengunjungi tempat-tempat umum” katanya lirih. Aku menoleh menatapnya, mencoba menerka pa dia sedang berbohong atau sedang serius.

“Ada apa?” tanyaku mulai khawatir.

“Aku baru saja mendapat tawaran reality show. Jadi dia bilang agar aku tidak membuat skandal dengan membiarkan kita berdua terpergok paparazzi” jawabnya tidak nyambung. Aku mendekatkan telingaku kearahnya dan dia tidak menoleh sama sekali kearahku.

“Reality Show? Apa hubungannya?” tanyaku lagi.

Dia tersenyum sambil menghentikan mobilnya disebelah trotoar.

“Jangan marah. Ini sama sekali diluar keinginanku. Aku akan ikut ‘We got Married’ mulai minggu depan”

Mendadak hening. Samar-samar aku melihatnya mengelus kepalaku.

“Aku janji tidak akan jatuh cinta”

Sekali lagi hening.

“Maaf kalau aku menghancurkan ulang tahunmu, aku hanya tidak tahu kapan lagi aku akan menyampaikannya kalau tidak sekarang. Kau tidak marah, kan?”

*

WGM?

Mood-ku segera berantakan mendengar tiga huruf neraka itu. kenapa Kyuhyun? Bukannya masih ada delapan anggota Super Junior yang lain? Kenapa harus Kyuhyun? Dan bukankah Kyuhyun itu Maknae? Tidakkah delapan saudara-saudaranya lebih menarik untuk dinikah massal-kan daripada Kyuhyun?

Aku tidak berkata apa-apa lagi setelah itu. kami turun didepan apartemenku. Ia memegang tanganku sebelum aku membuka pintu apartemen. Wajahnya sendu. Dan aku bisa melihat rona bersalah dari sana. Aku tersenyum sedikit, mengacak rambutnya sebentar dan memasang wajah senormal mungkin.

Dia tahu aku jelas sedang marah, tapi dia juga tahu dia tidak bisa melakukan apa-apa. Maka kami berpisah dalam diam. Ia hilang dibalik pintu lift. Dan aku mengubur wajahku kedalam bantal.

*

Aku lupa bahwa hari ini tiga pelayan tampanku akan mulai mengabdikan diri. Karena berita WGM menyebalkan itu, aku jadi linglung dan hampir saja melewatkan kesempatan emas memanfaatkan tiga manusia populer itu. Aku memutuskan mengundang mereka bertiga ke apartemen, dan dalam nada suara yang paling malas, Heechul Oppa terpaksa setuju. Dia bilang dia takut aku melompat dari jendela karena kabar Kyuhyun ikut WGM.

Hanya setengah jam. Dan ketiganya telah memasang wajah innocent didepan pintu apartemen.

“Hai..” Hyukjae Oppa menyapa dengan tangan melambai ala Miss Korea. Disebelahnya, pemilik muka datar, Yesung Oppa menoel pipiku, dan segera memukul pundakku saat menyadari bola mataku yang merah dan bengkak. Heechul Oppa emnatapku agak lama.

“Yaa… Kau sudah jelek tanpa harus membengkakkan matamu seperti ini… aigoo… Kau terlihat seperti nenek panda”

Panda sudah cukup mengerikan. Dan nenek panda?

“Apa ada makanan?” Hyukjae Oppa tiba-tiba saja muncul dari belakang.

“Ada air putih”

“Apa air putih itu kau anggap makanan?” ia menjitak kepalaku.

Aku merengut dan duduk di kursi meja makan sambil mengawasi tiga namja yang mulai mengjelajahi isi kulkasku.

“Kara-shii… Kenapa sama sekali tidak ada bahan makanan? Kau tidak pernah makan?”

Heechul Oppa berteriak mengomentari kosongnya kulkasku. Dan pertanyaannya kali ini membuatku jengkel lagi. tidak pernah makan? oh, jadi dia pikir aku ini immortal seperti dongsaenya si setan menyebalkan itu?

“Bukan tidak pernah makan, tapi tidak pernah masak” ralatku tidak terima.

“Bagus. Kau sudah membantu mengurangi kasus keracunan makanan..” Yesung Oppa menepuk bahuku. Ia sedang mengajakku bercanda, namun saat ini aku sedang tidak dalam posisi ingin bercanda, aku sedang ingin mencekik manusia!

“Kau baik-baik saja kan?” Pada akhirnya Heechul Oppa menghampiriku. Duduk dengan memegang cola yang ia ambil dari kulkas. Ia menepuk punggungku.

“Aku baik-baik saja Oppa” jawabu cepat.

“Kalau kau mau menangis, menangislah… Mumpung Kyuhyun tidak lihat..”

“Benar… kalau mau menangis tidak usah ditahan,.. tenggorokanmu bisa sakit..”

“Yaa… Kara-shii aku tidak akan bilang pada Kyuhyun kalau kau menangis, jangan ditahan seperti itu.. Kau bisa semakin sakit hati..”

“Ne.. dengarkan Oppa-mu.. Kami semua tahu kalau kau tegar, tapi untuk kasus ini, kau diijinkan menangis…”

Justru kata-kata menyebalkan yang bersahut-sahutan ditelingaku itu membuat mataku semakin panas. Mungkin sudah sempurna merah sekarang. Omo… mereka bertiga memang sama sekali tidak membantu!

“Yaaa…. Kenapa kau menangis?” Yesung Oppa melotot.

Hyukjae oPpa segera menjitak kepalanya diiringin omelan Heechul Oppa yang juga jengkel dengan Yesung Oppa. Bukannya tadi dia juga menyuruhku menangis? Kenapa saat menangis dia malah Tanya kenapa aku menangis?

Aigoo… Otaknya memang tidak sinkron..

Mereka menyeretku ke sofa. Duduk merubungiku. Mulai berpetuah satu persatu.

“Itu sudah konsekuensi. Profesinya artis, jadi dia harus professional. Toh, itu nanti untukmu juga, kan?” aku sedikit tercengang mendengar rangkaian kata mutiaara yang baru saja keluar dari mulut Hyukjae Oppa. Entahlah, belakangan ini dia selalu menggunakan bahasa Ilmiah.

“Hyukjae benar.. Ini sekaligus membuktikan sesetia apa Kyuhyun padamu..” Yesung Oppa menambahi. Aku melirik mereka berdua sedikit curiga. Kenapa hari ini mereka bicara seperti orang pintar?

“Dengar, kau tidak bisa berbuat apapun tentang WGM itu, tapi aku puny aide yang lebih bagus…” Heechul Oppa menoel lenganku. Aku menatapnya semangat.

“Kyuhyun harus diajari bagaimana rasanya menderita..”

Aku mengernyitkan alisku. Memang kedengaran tidak manusiawi, tapi aku setuju dengan Heechul Oppa. Anak menyebalkan itu harus diajari bagaimana rasanya sakit hati!

“Aku punya rencana, syaratnya, kau harus tega, bagaimana?”

*

Kyuhyun’s POV

Aku agak kaget saat kulihat Kara datang dengan wajah biasa saja ke Dorm. Sudah dua hari dia tidak membalas sms-ku dan mendadak muncul didepanku.Ia membawa tas yang agak besar. Membuatku sibuk menerka dna berpikiran buruk tentang isinya. Apa dia membawa cangkul untuk mencangkul kepalaku?

Omo..

Aku tidak bisa membayangkan. Pasti gadis itu marah besar saat tahu aku ikut WGM. Tapi, kenapa mukanya datar-datar saja sekarang? Bahkan kelihatan semangat. Aku agak curiga. Dan aku segera tahu apa yang harus kulakukan sekarang. Gerombolan Hyung-hyungku yang sedang berlatih koreografi asal-asalan di ruang tengah Dorm segera buyar melihatnya membuka tas dan mengeluarkan satu kotak roti lapis ukuran besar. Aku ikut mendekat. Menyumpal di sebelah Siwon Hyung. Aku takut Kara melempar botol selai dari tasnya keatas kepalaku. Dengan jongkok disebelah Siwon Hyung yang lumayan tinggi dan besar, paling tidak botolnya akan menerjang kepalanya lebih dulu sebelum jatuh diatas kepalaku. Mengurangi resiko kematian.

Kara tersenyum melihatku. Setelah kedelapan Hyungku selesai mengambil roti lapis, giliranku yang melongo melihat tak ada roti tersisa untukku. Hanya ada botol selai yang isinya tinggal setengah. Apa dia mau balas dendam dengan membiarkanku makan botol selai? Atau memang jatah rotinya kurang?

Oh, aku benar-benar takut…Kenapa mata gadis itu jadi mengerikan sekarang?

“Mana rotiku?” tanyaku setengah mundur kebelakang. Kara tersenyum lagi, kali ini lebih mengerikan.

“Aku bawa spesial untukmu..” ia mengelurkan satu roti lapis dari tasnya. Dan aku segera tahu gadis itu sedang ingin balas dendam.

ISINYA HIJAU!

“Heechul oppa bilang kau sering sakit sekarang. Apa benar? Berapa kali kubilang kau kurang makan sayuran Kyuhyun-ah..”

“Aku tidak mau makan rumput.. buang rumputnya!” aku panik dan bersiap lari, namun tangannya menyerobot tanganku. ia menata ulang roti lapisnya. Aku bisa melihat ada tiga tumpuk daun sawi dan benda-benda hijau lainnya diantara dua tampuk rotinya.

“Yaa… Bocah… Berhentilah menyebut sayuran dengan rumput!”

Dia menjitak kepalaku. Memaksaku duduk diatas lantai disebelahnya. Kedelapan hyungku menatap kami sambil berbisik-bisik. Mereka selalu begitu, penuh semangat melihat kami bertengkar. Kata mereka, kami pasangan paling menghibur di dunia.

Kara menjejalkan satu porsi besar ke mulutku. Penuh. Ia menekan masuk, tapi aku tidak mau mengunyah. Ia menekan lagi. Mulutku menggembung, tapi aku masih menolak mengunyah. Sumpah demi apapun, aku benci HIJAU-HIJAUUUU…..

Kara memang gadis berkepala besi, sangat keras kepala dan tidak mau mengalah. Ia masih saja bersusah payah menjejalkan roti yang sudah berhasil masuk kedalam mulutku dengan posisi sangat menyiksa. Dan aku benar-benar tak sanggup mengunyah benda hijau-hijau dengan rasa aneh itu.

Akhirnya, Aku tersedak.

Ia menepuk-nepuk punggungku dan aku kesetanan mencari botol minuman dari tasnya. Aku menenggak minuman secepat yang kubisa dan menepuk-nepuk dadaku, berharap makannanya segera terkirim ke perut.

Aku baru sadar sesuatu yang buruk telah masuk mulutku. Rasanya tidak enak dan mulutku jadi aneh. Aku menengok botol minuman dan menjerit histeris saat tahu isinya lagi-lagi BERWARNA HIJAUUUUU………………..

“YAAA… YAAA…. YAA…. AKU PASTI MATI! UHUKKK.. UHUKK… KENAPA KAU BERIKAN AKU JUS RUMPUT!”

Dan meledaklah tawa Hyung-hyungku. Mereka menepuk bahu Kara bangga karena berhasil meracuni mulutku dengan sayuran. Melemparkan tatapan paling menyebalkan didunia kearahku. Kara tersenyum lagi.

“Itu Jus Brokoli” katanya santai.

Aku benar-benar ingin memasukkan anak itu kedalam Blender. Bisa-bisanya dia memaksaku minum Hijau-Hijauuuuu……………

“YAAA… YAAA…. AKU PASTI MATI… AKU MAU MUNTAHHHHH…. KENAPA KAU MASUKKAN SEMAK-SEMAK KEDALAM JUSKU HAH….”

Aku ingin sekali mencangkul wajahnya yang tertawa bahagia didepanku kalau saja dia bukan Kara.

“Astaga.. apa kau pikir Brokoli itu semak belukar, hah?” ia membentak balik.

“AISSHHHHH…. AKU MAU MUNTAHHH… KENAPA RASANYA SEPERTI NERAKA…..” aku berkeliling mencari gelas plastic sambil berlari menuju dispenser. Mengambil air sebanyak-banyaknya. Donghae dan Hyukjae Hyung tertawa bahagia melihatku. Aku memelototi mereka. Tanganku memegangi gelas plastik, meminum buru-buru air didalamnya. Kerah kaosku jadi basah.

“Terimakasih Kyuhyun-ah.. Kau membuat mood-ku membaik hari ini… aku senang kau menderita..” katanya senang. Aku meliriknya, masih sambil minum. Dia bilang apa? Dia senang?

“Heechul Oppa bilang ini satu-satunya cara membuat kejiwaanku membaik.. dengan melihatmu menderita..”

Pasti ini ada hubungannya dengan WGM kan? Tapi bagaimanapun juga, kakek lampir bernama Heechul Ahjjumma itu memang benar-benar harus diberi pelajaran. Bisa-bisanya dia memberi ide menghubungkan kasus WGMku dengan Jus semak-semak! Awas saja dia! Aish… emosiku meledak di kepala!

“Bagaimana rasanya Jus brokoli tadi?”

“Aigoo… aku tahu kau sakit hati, tapi apa tidak ada cara lain selain menjejaliku suplemen  kambing seperti ini..” aku merajuk kearahnya. Kami berdiri berhadap-hadapan sekarang. Sementara Hyung-hyungku telah kembali ke lokasi awal mereka, di ruang tengah. Tapi aku tahu pasti telinga mereka masih sigap menguping percakapanku dnegan Kara.

“Dengan begini, kau akan menderita sekaligus jadi makin sehat..” katanya enteng.

Aku ingin menjitak kepalanya, namun Aku malah reflex merangkulnya. Dia merangkulku balik.

“Maafkan aku, kau pasti marah. Memikirkanmu, aku jadi tidak bisa tidur..” kataku pelan. Deheman Hyukjae dan Leeteuk Hyung terdengar dari arah sofa ruang televisi. Siwon Hyung tersenyum-senyum melirik dari depan laptopnya. Reyeowook melongok dari dapur, lalu menghilang lagi dibalik tembok.

“Kau menyebalkan..” katanya singkat. aku tahu kenapa dia tidak bicara lebih banyak, dia pasti sekarang menangis.

“Sebegitu sakitkah melihatku bersama wanita lain?” tanyaku usil. Kara menepuk punggungku dengan tangan kanannya.

“Tidak. Aku hanya takut mereka suka padamu..”

Aku tertawa. Kata-katanya lucu sekali.

“Kau takut mereka suka padaku? Aigoo… aku janji tidak akan bertambah tampan..”

Dia melepas pelukanku. Melotot sambil mendongak karena tinggi badannya yang terlampau jauh dibawahku.

“Yaa… Aish… Kau memebuat moodku jelek lagi Cho Kyuhyun..”

Aku menarik tangannya. Memeganginya sambil menatapnya.

“Aku tidak akan jatuh cinta semudah itu.. Itu hanya syuting”

Ia mengibaskan tanganku.

“Aku tahu kau tidak akan jatuh cinta semudah itu, tapi bagaimana kalau wanita itu menyukaimu?”

Aku tertawa sambil meraih kepalanya. memeluknya sekali lagi.

“Aku juga tidak tahu harus bagaimana, Aku tidak tahu bagaimana caranya agar tidak kelihatan tampan”

Dia menendang lututku. Kami masih berdiri berangkulan didepan pintu ruang tengah.

“Yaa… kau mau mati, hah? Tidak bisakah kau cari kata-kata yang lebih enak didengar selain pujian untuk dirimu sendiri?..”

Ah.. Kara-ku sudah normal….

Lihat, dia sudah marah-marah…

“Sayang, aku Cuma bercanda..” kataku seraya mengelus puncak kepalanya. Kara masih menyumpal dbalik tanganku. Memelukku rapat.

“Kyu,..”

“Apa lagi? Kau masih marah?”

“Ayo masuk ke kamarmu, aku membawa sesuatu untukmu..”

“Eh? Apa? Kamar? Mau apa?” tanyaku jahil.

Dia melotot. Berjinjit menjambak rambutku. Menyeret rambutku menuju kamar. Pacarku seperti sipir penjara, sementara aku napi-nya. Ah, menyebalkan.

*

Kara’s POV

Baiklah, ini memang berat, menerima kenyataan bahwa anak menyebakan ini akan ikut WGM, itu sangat-sangat menyebalkan dan membuatku sesak nafas. Tapi seperti kata Heechul Oppa, aku tidak punya pilihan. Aku hanya harus membuatnya sellau mengingatku melalui penderitaan yang tidak berujung, biar kami berdua sama-sama sakit mata!

“Apa ini?” matanya segera bersemangat menatap kotak besar di  tanganku.

Aku tersenyum sedikit. Ia melirikku aneh.

“Bukalah” jawabku sopan.

Segera, tangannya yang besar itu mengobrak-abrik kertas kadonya. Dan matanya melotot panik saat mengenali isinya. Jam dinding ukuran besar dengan fotoku yang manis sedang dicium oleh ketiga Hyungnya.

“Yaa.. Yaaa… APA INI PARK HYUN MIIIII….”

Inilah reaksi yang kutunggu.

Dia marah besar.

Tapi aku tidak takut.

“Kenapa?”

Dia meremas rambutnya. Menatap wajahku lalu menatap jam dinding dari balik kotak kadoku. Wajahnya frustasi dan mulutnya bahkan tidak mampu mengnterupsi seperti biasanya.

“Kenapa kau bisa berfoto begini dengan mereka, hah?” dia berteriak emosi. Menunjuk-nunjuk jam dinding di tangannya.

Aku tersenyum lagi.

“Selama kau ikut syuting acara jelek itu, pastikan jam dinding ini menempel di di tembok kamarmu”

Ia tidak bersuara.

“Kenapa? Kau marah? Kau sakit mata?” tantangku jengkel.

Dia tidak menjawab. Hanya menghela nafas sambil memegangi kedua lenganku.

Aku ikut menghela nafas. Entah kenapa aku juga jadi ikut emosi, mataku panas ingin menangis.

“Kyuhyun-ah.. aku tidak ingin marah padamu, tapi aku benar-benar sakit hati dan tidak tahu harus melakukan apa selain ikut membuatmu sakit hati juga…”

Dia merangkul bahuku. Mengelus kepalaku.

“Itu Cuma pura-pura sayang..”

Aku mulai sesenggukan.

“Aku juga Cuma pura-pura Kyu,..”

Kyuhyun tertawa. Pelan sekali. Mungkin takut aku muntab kalau dia cengengesan di saat aku sedang tersedu-sedan seperti ini.

“Kau pasti sangat menderita,” aish, apa perlu dia bicara tidak penting di saat mood-ku buruk sekali seperti ini?

“Apakah ini akan membuatmu lebih baik?” Tanyanya lagi.

“Kau juga harus menderita… bukan Cuma aku..”

Ia menepuk punggungku.

Membalik badanku kehadapannya.

“Rasa sayurnya menempel di mulutku… ayo cium aku..”

Aku belum sempat bereaksi saat tangan jumbonya itu menarik wajahku dengan senyuman menyungging selebar dua mulut manusia.

“Yaaa… MONSTER SAYUUURRRRR!! MULUTMU BAU BROKOLIIIIIIII!!!!”

*

FIN

Aneh-kah?

Semakin tidak jelaskah?

Maaf.

FF ini memang didedikasikan untuk membuat hidup semakin tidak terarah. Hahaha….

Semoga gak kecewa.

Gimana?

Sebenernya saya lagi galau banget mikir suami mau ikutan WGM. Saya bikin ini sebelum gosip Kyu mau WGM< dan beneran jantungan pas tau ternyata anak ini mau diikutin WGM (walaupun belom pasti sih). Saya bukan Kyutoria ataupun SeoKyu shipper (dan untungnya dua cewek ini sudah menikah), saya NGGAK PERNAH setuju bocah satu ini dipairingkan dengan cewek manapun kecuali sama PARK SHIN HYE….. hwakakakakakakakkkk… Oke saya nglantur, tapi beneran kalo emang Kyu WGM dan pairingnya PSH, saya bakalan pendukung nomor satu… hehehehe…. Hidup Kyu-Kara-Setia-Selalu-Selamanya… hehehe

40 thoughts on “Sekuel HOG

  1. Nyahahahahahahahah…
    First kah??

    Ini aku tungguuuu…
    Tp soal WGM itu…mengingatkan pada kegalauan lagi..
    Gak bisa relain kyu ikutan acara begituan…yah..wlpn kmrn katanya buikan WGM..tp acara TV Cina..
    Demi apapun..aku selalu ngakak baca ff mu fida..HOG..TBMN..MR Headstone..semuanya menghibuur..
    Bagian favorit..ya bagian makan saayur…ok rumput itu udah sering disebut sama kyu..tp kalo semak-semak..plis note : SEMAK-SEMAK??
    Nyahahah..
    Diksinya emang sll bisa bikin ngakak..
    Awalnya mau protes *sape lu* knp sampe mau di akhir gk ada sesuatu yg menjurus ke jam dinding..tp ternyata..itu ya..
    Kkk..
    Jd foto itu bukan gr2 kyu kalah taruhan..tp gr2 WGM..bagus…heechul oppa emang jenius..briliant..!!!

  2. .heechul oppa n kara sama* penyihirnya,emang dasar raja n ratu tega …
    .huuuahahaha ….

    .senang nya hari ini fida ngepost hog ….
    .tapi beritanya kan kyuhyun benern bakal ikut
    wgm ….
    huuaaaa …. aku juga ikut patah hati #nyeeeseekkk

  3. beneran fida, hedeuh…gtw musti komeng apa, yg jelas pusingku karna nggak kelar2 bikin latar belakang KTI n proposal yang deadlinenya BESOK!!!–omona! stres lg aku– sedikit berkurang setelah membaca FF mu yang sama gajenya dengan KTIku -_-
    keep fighting fidaa….kumenunggu TBMN n MR HEADSTONE

  4. huaa lg iseng buka.alhamdulilah sudah ada. Menghibur bgt.. Inget,part terakhir update pas kyu bilang ikut wgm.trus g update lg. Dan selama itu.muncul berita kyu mungkin ikut wgm.huaa ingat ff ini.. Doamu terkabul. Jadi kebetulan bgt sama situasi skarang.
    Suka bgt gaya pacaran mereka. Ngakak baca sayur dikatain rumput. Brokoli jd semak2. Dan lg2 aku jd pusat perhatian dikantor gara2 ketawa sendiri sambil liat hape.haha. Ff lainnya ditunggu ya. Ini aku yg difb rizki amalia.

  5. FF ini memang didedikasikan untuk membuat hidup semakin tidak terarah LOL

    aih aih,, nape tiap bca ffmu gw snyum2 geje?? napa?? *lebay*
    kyuuuu,, kau mnyebalkan, gw yg bkn kara ja sbel ma u gmn kara? ckckkckcck
    kyu jd monster brokoli kakakakakakkaka
    karaaa, ayo buat kyu menderita hahahahaah

    ayo ayo buat sekuel HOG gi🙂
    n *te2p* TLE🙂

  6. setuju sama kara..
    kyu juga harus ikut menderita dong.
    ah, tetep aja couple ini tidak terduga.
    romantis tapi tetep bertengkar. *eh?
    kayak biasanya, kyu tetep aja narsis..
    hihihi
    kasian sama kara.. idenya heechul oppa patut dicoba tuh
    onnie.. aku tunggu lanjutannya yaa
    sama TLEnya juga lo..
    semangat!!

  7. Ya Allah… ga berenti ngakak setiap baca ff di blog ini!!! Daebak deh!!! Penulisannya jg enakk bgt, menghibur!!!

    brokoli itu bukan SEMAK-SEMAK, CHO KYUHYUN!!!?? Aigooo…

    Heumm… WGM yaa??!! Aisssh… jd keinget Donghae yg bakal ikut WGM jg!!! Udah pasti pula… Nasibb dah, bias knp semuanya ikut acara itu!!?!!

  8. ah wgm emang bikin galau untung suamiku – yesung – gak ikutan hehe . ternyata itu jam gara2 wgm toh ? bukan kalah taruhan. paling aseek waktu suruh nyobain sayur yang nempel di bibir haha. ayo oen yang TBMN lanjut dong

  9. WAHAHAHAHAHAHA
    Tengah malam aku ngakak2 ga jelas gara ni FF!
    Aigoo.. Kyu mulutnya…! Ga tau dch mau bilang apa..
    RUMPUT..!!
    SEMAK-SEMAK..!!
    SUPLEMEN KAMBING..!!
    Hahahahaha..
    Setuju sama oppadeul kalau mrk itu emang pasangan paling menghibur..
    Hahahaha..
    Ah, fida.. Tanggung jawab.. Ku ga bisa berenti ketawa..
    Hahaha

  10. ff mu selalu bikin galau… efek galaunya sungguh luar biasa walaupn pas baca ngakak-ngakak. ff yang eeteuk itu aja galau setengah mati, apalagi KYUHYUN namjaku tercinta, oooooooo sungguh aku TIDAK RELA

  11. huwooooo,,,kara daebak bikin orang menderita..hahahahha
    tapi menurutku sih, masih kurang nelangsa si Kyu nya….wohohohoho..
    apapunlah, tetep hwaiting buat next ff,,,,🙂

  12. Part ini bikin aku jadi galau ‘lagi’
    haahh~
    oke, itu cuman rekayasa Rayi, REKAYASA #nenangin diri sendiri
    kka Fida, kenapa lama bener baru nongol ni ff ? aku nunggunya sampe karatan (?)
    di tunggu next partnya ^^

  13. Entah kenapa aku ngerasa kalo kyu bohongin kara kalo dia ikut wgm -_______-”

    Kan ceritanya kalo si kyuhyun menang taruhan dia minta dibantu bikinin surprise buat kara kan ya…siapa tau ini surprisenya. Gitu kan? Iya kan? ._.

  14. *Reaksi setelah bca* duduk bersimpuh ta6n menelun6kup d’depn da” men6hadp kiblat mulut komat kamit bca do’a.. Ya allah tunjukan jln k’warasan dn kesembuhan b6i hamba… Huff tiada kta dh bwt non fida…. nie cerita semakn mematikn.. Y6 jtn6uan mdadk ayan, y6 asma mendadak strok, y6 sesk nafs mendadak jantun6an, Dn 1 l6i y6 6ila tambah puuuaarah.. Hahahahaha.. Nie ibarat ye yak low ketawa ade dosisnye sya psti sdh wasalm dri kemarn krna overdosis..

    In mna Kyubo ma kara semakin brutal abnormalx.. Sya jd seran6an jiwa ahhh selamatkan lah 2 umat tsb..

    Omo sya suka ba6ian y6…“Rasa sayurnya menempel di mulutku… ayo cium aku..”.. 6ila nie makhluk sejoli ka6ak pakes sensor yak.. Sya kn masih d’bwh umr(perlu dipertanyakn)..

    Yahh sya hrp produksi obt sarap(S HOG) se6era meluncr l6i.. Hhah nan66un6 low sarap cum separo..
    Ow ya non fida TLE kpn leps lands nih, sya mow sewa kyubo to 6′ won” bwt bca fikirn dosn sya(dlm tan6ka UAS).. Hahahhaah sudh” sya sarap tdk bsa nulis berlama” nanti sarapn sya men6andakn dri.. Fi6htin6 slalu bwt non fida.. Annyeon6..^^

  15. justru yang kaya gini bisa menghilangkan stress ka…
    Emang isi otak mereka pada jahil semua…
    Kesempatan mereka nyiksa kyuhyun, yang biasanya kyuhyun yang nyiksa…
    Curahan hati ya ka? Kyu ikut wgm…

  16. Gila ini kocak banget.
    Emang bikin galau ya kabar mereka ikut WGM
    kyu aja blm pasti ikut nah si ikan?
    Ayo galau berjamaah.

  17. HAHAHAHAHAAA!!
    Gilaaa.. Kyu makin PD kara makin sadis!!
    Ampun deh gak ada yg bisa nngalahin kesadisan pasangan ini wkwkwkwkwk
    Ikutan galau jg nih krn hae ikutan blind date dan masih penasaran siapa yg ikutt wgm gantiin teuksora couple (⌣́_⌣̀)

  18. great!! kata2nya memang bnr2 pas
    g trllu romantis,bhkn kdng2 kata2ny kara terkesan sadis,tp kata2 tsb cukup menggambrkn dg jls,gmn sayang kara sm kyu atw sebaliknya,cm satu mslhny harga diri,dua2ny sm2 punya gengsi yg tingginya selangit

  19. wuahaha..fida2..emang bnr2 dh km gokil bgt..br x ni ada istilah sayuran it rumput2n,semak belukar n suplemen kambing..aigoo..dr awal amp ahr ktawa ngakak mulu

  20. Annyeong, saya reader baru😀
    Ya Tuhan, knp ada author kurang waras yg menulis ff bentuk begini *PLAK, ini abaikan, terlalu kurang ajar*
    Hmm, kenalan dulu dah sm authornya. Annyeong mimi imnida, 89line…
    Td malem baru di kasih link ini sm salah satu readermu. hahaha. dan aku baru bca ff ini.. langsung sequel, belum bca ff aslinya(?).
    oke, ffmu benar sangat menghibur, dari td anggota tubuhku sakit semua nahan ketawa, dan pd akhirnya tdk bisa tertahan. ngakak sepuasnya. hanya satu yg terlintas dalam pikiranku..
    pasangan ini psgn setan yg menjijikkan *PLAK, knp ?
    hahahaha, jgn marah author ya. yg bermasalah bkn anda, tp saya sbg org yg tdk bisa terima kekasih manggil sayang *diinjek, ini dlm kehudpan nyata(abaikan)
    But, aku suka ffnya. keren, punya khas tersendiri, gak nyesel di kasih linknya. nnti lanjut baca ff” yg lainnya.
    bangapseumnida ^^

  21. Suka ma ff ini. Lucu, konyol, gila, tp segerrrrr…

    Selama ini otakku terus mencari2 sebenarnya cewek dg tipe seperti apa y pas kalo berkeliaran di sekitar Kyu, hmm…syukurnya aku tdk menemukannya. Menurutku cewek manis, anggun, dewasa, elegant, imut, kekanakan, tomboi, ataupun sembrono g ada y masuk ma karakter Kyu. Tp setelah baca neh ff, kyknya aku sudah mulai menemukan titik terang utk masalah ini. Cewek dg tipe kepribadian y kompleks spt kara bs cukup masuk dg karakter Kyu. Kyu begitu unik shg sulit mencari karakter cewek y pas dengannya ^_^

  22. HOGnya masih lanjut kan chingu. Aku jatuh cinta ma ff komedimu ini hehe. Aku bacanya estafet ampe 3 malam berturut2 mulai dr part 1 ampe ke sekuel2nya. Skrg dah tamat dan berasa sedih acara membaca HOGku berakhir. Aku menunggu kelanjutannya dg H2C chingu ^_^

  23. Kenapa sekuelnya oneshot? padahal pengen bgt kalo dichap2, pasti tambah dan makin seru! u,u ditunggu sekuel yg ke-3nya😀

  24. Gyahahahaha…. Jd itu sejarahnya jam dinding di kamar kyu hihihi…
    Bagus!!! Jgn mau menderita sekalian, klo sdh bersama dan menjalin hubungan hrs sm2 menderita bgtu pula hrs sm2 bahagia. Xixixi selamat menikmati tuan Cho…

  25. Kkkkkkkkk..
    begitu bencinya Kyu sama sayuran ya..
    ya semak-semaklah, ya rumputlah..
    ckckckck..
    g ad istilah yang lebih ok dikit ya???
    Tapi beenr kata kara makanya muka kyu berlubang..
    habisnya dia benci banget sih sama sayuran..
    tapi gak berlubang2 amat kok..
    jejaknya gak terlalu keliatan jelas tuh..
    intinya, mau gimanapun bentuk kyu..
    cintaku selalu untuk kyu..
    #plakkkkk..

  26. hihihi… pasangan eneh nih :v semakin aneh sja :v
    bkn nya pasangan dy d wgm tuh org thai yah? ahhh lupa gua dan ga mao ingat² lg >_<
    keep writ and hwaiting thot^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s