This Boy and My Nightmare 6

Main Cast: Lee Dong Hae, Lee Taemin, Lee Eun Hee, Kim Yoogeun, Lee Hyukjae, Cho Kyuhyun

Support Cast: All Suju and SHINee members

Genre: Romance, Comedy

Rating : All Ages

Length: Chaptered, Link (part 1-5):

Started with a Kiss

Eun Hee POV

Setengah bulan yang lalu aku bertemu dengannya. Tapi aku mengenalnya belasan tahun yang lalu. Lee Donghae yang mengencingiku. Lee Donghae yang membuatku dendam sepenuh hati. Lee Donghae yang sekarang didepanku, tidur disebelahku dan dengan santainya bicara ‘Bagaimana kalau aku mulai menyukaimu?’

Aku melihatnya tak berkedip. Bocah itu menatap langit-langit kamar. Pipinya memerah, dan aku tahu matanya takkan berani melirikku.

“Eun Hee-ah… Berhentilah memelototiku…”cicitnya. Aku makin tak tahan untuk tidak tertawa. Akupun tertawa terbahak-bahak sambil menendangi kakinya. Tanganku meraih pipinya dan mencubitnya berkali-kali. Oh Tuhan, anak ini manis sekali…

“Aish…” ia menarik selimutnya menutupi wajahnya. Aku berhenti tertawa dan menarik-narik selimutnya. Ia bungkam. Membeku tak bergerak. Tidak mau melihatku mungkin. Kekanakan, dan begitulah Lee DongKrak-ku yang tampan ini.  Kenapa dia mudah sekali menangis dan sekarang malu-malu begini?

Aku menyerah. Tak menarik selimutnya lagi.

“Aku juga khawatir kalau aku mulai menyukaimu..” kataku akhirnya. Aku nyaris terlonjak saat mendadak namja disebelahku itu bangkit duduk dan membuang selimutnya. Aish.. Berlebihan..

“Kau bilang apa?” tanyanya semangat. Taruhan, pasti sekarang mukaku mengelupas  saking malunya. Dan Namja tak peka itu, malah menaruh wajahnya didepan wajahku.  Omo… aku bisa pingsan Donghae…

“Bukan apa-apa… cepat tidur..” lanjutku sambil gantian menarik selimutku hingga puncak kepala.

“Bagaimana kalau kita pacaran dulu?” tawarnya. Aku tak bisa melihat wajahnya, karena mataku sempurna tertutup selimut. Tapi yang jelas, kalimatnya membuat telingaku gatal.

“Apa aku terlihat seperti orang yang mau jadi pacarmu?” kataku dari dalam selimut. Ia masih grasak-grusuk dengan selimutnya. Mungkin sudah berbaring. Atau masih duduk seperti tadi.

“Eun Hee-ah..” panggilnya. Aku diam tak menjawab. Biarkan dia bicara sendiri, aku akan jadi peggemar yang baik. Ada baiknya mengabaikan semua ucapannya hari ini. Dia sedang tidak normal.

Grasak-grusuk disebelahku semakin meresahkan telinga. Aku jadi penasaran sebenarnya dia sedang melakukan apa dengan selimutnya sehingga bisa se-menyebalkan ini suaranya.

GREPP….

“Donghae.. APA YANG KAU LAKUKAN HAH?” teriakku saat  merasakan tangannya mengikat perutku. Kudengar anak menjengkelkan itu tertawa jahil. Aku tak bisa melihat wajahnya karena mukanya berada dibelakang rambutku.

“Jangan bergerak.. Kalau kau bergerak aku akan menciummu..”

AISH…

LEE DONGKRAK..

KAU MAU MATI HAH…

Aku menendang kakinya. Mengibaskan tangannya yang memeluk perutku, namun Sial, Dong-dong itu terlalu fokus memusatkan tenaganya. Aku tak bisa bergerak. Dia menahan tanganku dengan tangannya yang masih merangkul perutku. Dan anak itu asyik meniup-niup kepalaku.

“Apa yang sebenarnya ada dikepalamu hah?” kataku ketus.

“Entahlah… Kurasa aku ingin punya anak lagi…”

*

Donghae POV

Tangannya berhenti bergerak  begitu mendengar ujung kalimatku. Wajahku masih dibelakang rambutnya. Dan tangannya masih kucekal dengan tanganku. Pendeknya, kami masih berpelukan, atau lebih tepatnya lagi, aku masih memaksa memeluknya.

“Eun Hee-ah..” aku memanggilnya pelan.

“Apa lagi? Aish… berhentilah bicara mendesah-desah seperti itu…” protesnya. Aku merasakan detak jantungnya yang berdebar cepat.

Aku tertawa.

“Kau gugup ya? Omona…. Bukannya ini  pelukan di kasur kita yang kedua? Kenapa kau masih gugup? Kau harus terbiasa sayang…”

Tangannya menghentakkan tanganku. Tanpa kuduga, ia membalik kepalanya cepat. Aku tak punya cukup waktu untuk menghindar. Dan bodoh sekali..

Ccupp…

Dia mencium bibirku..

HUAHAHAHAHAHAHAHAHHA…..

HUAHAHAHAHAHAHAHAHAHHA…..

Bahagianya…..

“Hya! Lee Donghae! Kenapa bibirmu bisa ada disini??!”

Eun Hee menutupi bibirnya yang menganga dan membelalak sambil berkali-kali berteriak histeris. Tangannya menjambak, memukuli rambut dan kepalaku. Dia bilang apa? Kenapa bibirku bisa ada disini? Aku tertawa higga rasanya kehilangan setengah kepalaku. Ini bena-benar hiburan menarik.

“Kau tak lihat wajahku ada didepanmu! Lalu, kau pikir bibirku harus berada dimana? Di ruang tamu? Aish… salah siapa kau berbalik tiba-tiba..” balasku sambil melepas tangannya yang sekarang mulai berminat mencakar wajahku. “Hya! Jangan bersikap seolah aku baru saja melakukan sesuatu padamu! Kau yang menciumku, kenapa kau yang heboh? Harusnya aku yang marah kan? Omo.. omo… kau baru saja menyentuh bibir artis internasional..” lanjutku.

Ia menutup matanya dan berteriak sambil menggigit kemejanya.

“Aigoo… Lee Eun Hee… Cepat minta maaf… atau aku akan minta ganti rugi atas bibir mahalku ini..”kataku sambil menaruh dua tanganku kedepan dada. Anak itu memukul kepalaku dengan bantal. Matanya membelalak lebar.

“Kau kira aku tidak tahu Lee Donghae? Kau suka kan? Cih, untuk apa aku harus membayar?”

Aku ikut melotot. Sengaja memajukan wajahku dan anak itu memundurkan wajahnya takut-takut.

“Kau mau aku senang? Kalau begitu lakukan dengan benar..” aku meraih wajahnya. Hanya sempat menempelkan bibir, dan anak itu segera menendangku hingga jatuh ke lantai. Ya ampun, tenaganya seperti Gorilla. Dia ini manusia atau mamalia hah? Kenapa suka sekali menendang, menjambak, membuatku menderita?

Dia buru-buru berdiri dan mengulurkan tangannya menggapai tanganku.

“Aigoo… Lihat kelakuanmu Lee Donghae… sudah kubilang jangan macam-macam… Kau mau aku menendangmu keluar jendela?” ia masih berteriak sambil melirikku sadis. Aku bangkit berdiri sambil memegangi punggungku dan kembali meringkuk diatas kasur. Menyeret selimutku hingga dada.

“Hya… apa mencium istri itu macam-macam? Ya Tuhan, jangan-jangan kau bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan sepasang suami-istri..” kataku sambil mendesis.

Anak itu memukul kepalaku lagi. ia menarik selimutnya sampai dagu. Hanya hidung dan mata raksasanya yang terlihat.

“Eun Hee-ah.. kau benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan suami-istri?” aku bertanya penasaran. Melihat reaksi berlebihannya saat aku menciumnya, kelihatannya anak itu tidak banyak tahu masalah seperti ini.

“Aigoo.. Apa kau pikir kau pantas bertanya seperti itu pada istrimu, hah? Tidak sopan” sambungnya.

“Lalu menurut pendapatmu, sebaiknya kapan kita melakukannya?” tanyaku semakin bersemangat.

Eun Hee melotot galak.

“Kau tidak ingat kita ini hanya terpaksa menikah?” semprotnya.

Aku meringis. Setengah sebal dengan jawabannya. Aku kan suaminya, apa salah kalau aku ingin jadi suami betulan? Menjengkelkan. Menyentuh wajahnya pun aku kena gampar. Bagaimana dengan lainnya?

“Kau tidak ingat kita sudah benar-benar menikah?” balasku sengit. “Aigoo… Eun Hee-ah.. apa aku salah kalau mau macam-macam denganmu?”

Dia sedikit kaget dan canggung mendengar ujung kalimatku. Namun tidak lama, hanya beberapa detik, karena setelah itu, ia langsung memalingkan wajahnya membelakangiku.

“Aku mau tidur. Besok kita bicara lagi.. Mimpi yang indah Donghae-ya..” katanya datar. Aku mencibir jengkel. Ya Tuhan, harus berapa kali aku diabaikan dalam semalam?

Aku meniggikan bantal dan memiringkan wajahku kearahnya, saat itu, aku baru merasakan ada yang salah dengan punggungku karena jatuh dari ranjang tadi. Eun Hee menoleh melihatku saat mendengar derit kayu penyangga ranjang dan derit punggungku yang agak aneh. Ia melihat perubahan wajahku dan ikut meninggikan bantalnya mengawasiku.

“Ada apa? Kau sakit?” tanyanya cepat.

“Punggungku sakit” keluhku singkat. Aku bisa melihat perubahan wajahnya yang mendadak pias.

“Ne? berbaringlah, aku akan mengompresmu… Kau benar-benar sakit? Kau sedang tidak berbohong kan?” rentetnya cepat.

Aku tersenyum setengah meringis. Dan bodohnya, gadis itu percaya kalau memang ada yang salah dengan punggungku. Ia berlari keluar kamar dan kembali dengan baskom dan kain kompres. Aku menatapnya acuh. Lihat, kira-kira dia mau apa?

“Balikkan badanmu” perintahnya. Aku membalik badanku dan dia membuka sebagian kausku.

“Yang mana yang sakit? Ini?” ia meletakkan kain kompresnya ke punggungku. Hangat. aku tersenyum kecil dan mulai menikmati kebodohannya. Sekali-kali gadis itu memang harus belajar bersikap lembut pada suaminya kan?

“Bukan, agak ke kiri” kurasakan tangannya berpindah dari punggungku. Kain kompresnya terasa hangat.

“Yang ini?”ia bertanya sambil menekan punggungku. Itu tidak sakit sama sekali.

“Iya, sedikit lagi… Nah benar yang itu.. Pijat pelan-pelan… Iya… benar sepeti itu.. pertahankan posisimu Eun Hee ah..” sebenarnya tidak ada bagian yang benar-benar sakit. Aku sudah sakit punngggung jauh sebelum hari ini. aku jatuh saat Dance bertama Hyukjae berkali-kali, dan itu mungkin menjadi penyebab utamanya. Mana mungkin punggungku sakit hanya gara-gara jatruh dari ranjang yang tingginya tidak sampai semester?

Namun bagian Eun Hee khawatir, adalah moment langka. Sudah seharusnya, sebagai suami yang baik dan manis, aku harus memanfaatkan kepolosannya sebaik mungkin. Semangat Lee Donghae!

“Aish, lihat gayamu, berlebihan. Tidak merah, benar bagian ini yang sakit?” ia menekan lagi bagian yang dipegannya tadi. Aku tersenyum sambil menyahut,

“Aku yang sakit kenapa kau yang cerewet?” kudengar ia tertawa sedikit dan mengomel lagi.

“Kau tidak sedang main-main kan?” ia mengulang pertnayaan ini beberapa kali. Baginya, aku ini selalu tidak serius. Dan kali ini, dia takut tertipu. Lee Eun Hee, maafkan suamimu yang manis ini, kau memamng sedang tertipu.

“Tidak. punggungku sakit. Bisakah kau melakukannya hingga aku tidur?” aku menemukan ide brilliant.

“Mwo?” pasti mulutnya mengerucut dan menganga. Dan matanya juga pasti emmbelalalk lebar sekali.

“Kumohon. Besok aku harus latihan dance. Kalau punggungku sakit aku akan dapat masalah..” entah sejak kapan, aku suka bermanja-manja pada istriku yang sadis itu. salah siapa di agalak? Aku kan jadi kurang kasih sayang.

“Ne… Baiklah, tapi kau jangan banyak bicara.. Kapan kau tidur kalau terus merengek seperti itu?” ia mengomel lagi. mengomentari suara berisikku. Aku berdoa dalam hati semoga Umma tidur dengan baik dan tidak mendengar rajukan anaknya yang benar-benar seperti bayi setengah tahun.

“Aku tidak merengek” kataku membela diri.

“Apa?” ia menyahut sambil mengganti kain kompresnya yang sudah agak dingin.

“Aku hanya sedang mengeluh” kataku balik.

“Sama saja. Dasar manja” ia menekan pungggungku lebih kuat. Mungkin berharap aku meringis kesakitan, namun sebenarnya aku lebih merasa geli.

“Ne.. Aku memang manja.. Tapi aku tetap tampan kan?” aku mulai menggodanya lagi. kapankah istriku ini bilang aku tampan? Kenapa aku tidak pernah dipuji tampan? Bukankah seantero dunia mengakui ketampananku? Namun mengapa Lee En Hee ini masih saja belum bilang aku tampan? Kurasa aku harus memaksanya mengakui kebenaran itu.

“Omo.. Omo… memangnya ada hubungannya?” ia menjawab. Anak itu memang pintar bicara.

“Tentu saja, orang tampan melakukan apapun akan tetap terlihat tampan.. kau bisa melihatku sebagai contoh..” aku semakin semangat beradu mulut dengannya.

“Oh.. Oh.. apakah aku pernah bilang kau ini tampan?..”tanyanya dengan nada mengejek.

“Kau tidak perlu bilang karena aku sudah tahu aku tampan. Terimakasih” jawabku tak mau kalah. Ia memijat punggungku lebih keras lagi.

“Astaga… Otakmu benar-benar bermasalah, Lee Donghae” katanya jengekal. Bagus, itu buktinya kalau dia tidak bisa menghindari fakta bahwa suaminya memang tampan.

“Memangnya apa sebutan yang pantas untuk lelaki berwajah manis yang enak dipandang selain ‘tampan’?” dan sekarang aku mulai narsis. Ya Tuhan, aku jadi malu sendiri dengan mulutku.

“Aku mau muntah. Bagaimana kalau aku muntahi punggungmu?” ia mendesisi jijik. Aku suka nada suara mengejeknya. Sadis dan manis.

“Awas saja kalau kau berani muntah..” aku mengancam sambil menahan senyumku yang terus melebar sejak tadi.

“Apakah kau selalu seperti ini?” ia bertanya sambil melirik wajahku dibalik bantal. Aku meliriknya sedikit dan dia kembali fokus memijat punggungku.

“Seperti apa?” tanyaku lagi.

“Selalu merasa tampan dan memuja-muja dirimu sendiri?” katanya dengan nada mengejeknya lagi. aku tertawa dan semakin semangat menggodanya.

“Biasanya orang yang melihatku yang bilang begitu. Waeyo? Kau sudah melihat ketampananku? Kadang jadi tampan memang agak merepotkan…” kataku datar.

“Aku benar-benar ingin muntah..”mungkin wajahnya sudah jengkel sekali sekarang.

“Hahaha… Aku hanya bercanda…  aku hanya ingin kau tidak sungkan mengatakan pendapatmu, seperti aku, aku tidak akan munafik bilang bahwa kau tidak cantik..” aku memancingnya. Apa aku harus munafik kalau istriku tidak cantik? Istriku cantik. Manis. Nomor satu sedunia.

“Mwo?” ia kaget.

“Ne.. Kau cantik Lee Eun Hee.. Aku suka matamu yang seperti kodok, pipimu yang bengkak, semuanya.. semuanya.. kau cantik” aku mulai merunut kelebihannya. Kau cantik Lee Eun Hee, matamu, hidungmu, bibirmu, rambutmu, bahumu, kakimu, aish, aku harus berhenti memikirkanmu atau aku akan kesulitan tidur malam ini.

“Aku tahu” ia menyahut singkat. Aku yakin senyum setannya menyungging.

“Hya! Kau menyebalkan sekali…” aku merajuk. Dia memang menyebalkan, aku sudah bilang dia cantik dan dia masih saja tidak mau mengakui aku tampan. Apakah benar di matanya ini aku tidak tampan?

“Aku tahu maksud utamamu bilang begitu, kau ingin aku bilang kau tampan kan? Cih,” bagus, dia memang jenius. Pikiranku tertebak sudah.

“Aigoo.. gadis keras kepala… Jadi menurutmu aku ini jelek? Omona… aku jadi ingin tahu seperti apa namja yang tampan menurutmu..” sejujurnya aku memang sangat penasaran opininya tentanglelaki yang tampan. Aku merasa, bahkan aku ini sangat diatas rata-rata bukan?

“Kau tahu Jung Yunho? Dia tampan”

Jung Yunho? Baiklah, dia memang tampan.

“Cih, aku tahu kenapa  kau bilang dia tampan” aku menemukan alasan kenapa dia bilang begitu.

“Apa?” tanyanya.

“Karena dia tinggi kan? Dan karena aku tidak setinggi dia kan?” aku tahu dnegan pasti dia sangatmempermasalahkan tinggi badanku. Padahal tinggi badannya pun perlu dipermasalahkan. Namun dia memang yeoja, dan jadi yeoja pendek pun bukan suatu kekurangan. Sedangkan aku yang namja, harus sedikit tahu diri kalau lelaki pendek itu tidak terlihat bagus dimata yeoja.

“Dia memang tinggi, dan dia memang tampan” pujinya tulus. Aku merasakan aura kagum dibalik suaranya yang sedikit mengigau itu. Menyebalkan.

“Kau mau aku membunuhnya, hah? Kenapa memuji namja lain didepan suamimu?” aku menyela kesal. Dia tertawa dan menjawil lenganku.

“Kau cemburu?” pancingnya semangat.

“Tidak. hanya ingin sedikit mencekiknya” kataku malas. Dan yeoja menjengkelkan itu malah tertawa cekikikan mendengar ucapanku. Siapa lelaki yang tidak keberatan jika wanitanya memuji lelaki lain didepannya? Aku normal, jadi aku emosi itu wajar.

“Aigoo… Suamiku.. aku hanya bercanda..” aku sedikit kaget dia bilang ‘suamiku’. Biasanya dia selalu kurang bermoral dengan menyebut nama panjangku sesukanya. Tanpa Oppa, tanpa embel-embel sayang sama sekali.

“Aigoo. Istriku..  sayangnya aku tidak bercanda.. Aku benar-benar ingin mencekiknya” aku menjawab cepat. Dia tertawa lagi.

“Aish, hentikan percakapan tidak berguna ini.. Cepatlah tidur, besok kau sibuk kan?” tanyanya sambil menurunkan kausku. Bersiap menyelesaikan pijatannya.

“Ne.. pijat punggungku sampai aku tertidur..”sergahku. dia yang hendak berdiri kembali duduk dan membuka kausku malas-malasan.

“Ne..” jawabnya pasrah. Andai saja aku bisa melihat ekspresinya. Tumben dia menurut. Apa dia sudah mulai menikmati posisinya sebagai istriku? Kenapa tidak mengomel seperti biasanya?

“Eun Hee..” panggilku lagi.

“Apa lagi?” ia menyahut.

“Ucapkan selamat tidur untukku..” kataku sambil tersenyum. Entah mengapa, aku usil sekali malam ini. Mungkin ini akibat kebanyakan bergaul dengan Kyuhyun. Kyuhyun-ah.. aku baru tahu jadi menyebalkan itu ternyata sangat menyenangkan…

“Astaga.. Kau ini..” ia mendesah.

“Ayolah..” aku merengek. Ya Tuhan, ada apa denganku? Kenapa aku jadi menjijikkan?

“Ne.. Selamat tidur Yoogeun Appa… Mimpi yang indah..” ia membalas sambil menepuk-nepuk punggungku.

“Ne.. selamat tidur Yoogeun Umma… Nado saranghae..” kataku usil. Dia segera kaget.

“Apakah aku bilang saranghae?” responnya. Terdengar keberatan dengan ucapanku barusan.

“Baru saja kau bilang begitu..” kataku menggodanya lagi.

“Maksudku-” kata-katanya segera kupotong.

“Ne, Ne..aku tahu.. kalau begitu selamat tidur Eun Hee-ah.. tanpa Saranghae..” lanjutku. Dia tertawa dan menepuk punggungku dengan tangan kirinya.

“Pabo..”

*

Eun Hee’s POV

Apa aku sudah bilang bahwa hidup dengannya ternyata menyenangkan?

Benar. Aku mulai merasakannya. Dia lelaki yang baik, lucu dan manis. Dia juga perhatian, manja, dan cerewet. Aigoo… kelihatan seperti yeoja-kah? Entahlah, aku tidak peduli.

Senyumku bisa mengembang ratusan kali jika bersamanya. Semua kelakuan konyolnya, ucapan tidak masuk akalnya, kegigihannya untuk melakukan kontak fisik denganku, semuanya selalu membuatku tertawa.

Aku bahagia karena memiliki suami sepertinya. Memiliki Yoogeun sebagai anak kami berdua. juga Umma Donghae yang menerimaku seprti anaknya. Semuanya. Aku sungguh beruntung.

Pagi ini, lagi-lagi aku terbangun sambil tersenyum. Dia sudah bangun dan membawa Yoogeun dari kamar sebelah tidur lagi bersamanya disebelahku. Kami berangkulan bertiga, dan mulut mereka berdua berlomba berisik. Ramai sekali, namun aku masih mengantuk, jadi kupaksa mataku menutup.

“Umma-ah… Bangunlah…” Yoogeun mengguncang-guncang lenganku.

“Aniyo… Umma masih mengantuk Yoogeun-ah.. Yoogeun main dengan Appa saja..” jawabku sambil menutup wajahku dengan selimut.

“Umma-ah… bangunlah… kenapa Umma jadi suka tidur..” katanya merajuk lagi. kudengar Donghae cekikikan disenbelahnya.

“Hya… Kenapa Yoogeun bilang begitu? Ini pertama kalinya Umma tidur banyak…” elakku sambil membuka selimut. Yoogeun memasang wajahnya dekat sekali didepan wajahku. Dan Appanya, Lee Donghae itu, menaruh wajahnya tepat di bahu Donghae. Astaga, sebenarnya kami sedang apa sih? Memalukan. Aku jadi malu snediri melihat posisi kami bertiga.

“Eun Hee-ah..bangunlah.. kita akan ke Seoul hari ini…” kata Donghae. Rambutnya sudah rapi, dan bau sabunnya menguar ke hidungku. Sama dengan bau Yoogeun. Dia menggunakan sabun balita Yoogeun. Astaga… Donghae memang terobsesi menjadi balita. Lihatlah bagaimana matanya mengerjap-ngerjap aneh, dan senyumnya yang tidak bisa berhenti itu. dan Yoogeun? Sebelas duabelas dengan Appa-nya. Tersenyum lebar sekali.

“Nde? Pulang ke rumah?” Yoogeun menyela sambil menoleh menatap Donghae. Donghae mencubiti pipi anaknya sambil mengangguk.

“Bertemu Kyu Hyung dan Hyuk Hyung?” telingaku langsung tegak saat Yoogeun menyebut dua dongsaeng Donghae itu.

“Aigoo.. Yoogeun-ah.. Tidak baik bermain dengan Kyu Hyung dan Hyuk Hyung terlalu sering… Yoogeun main bersama Umma, Otte?” aku membujuknya. Donghae tertawa.

“Aniyo Umma… Umma tidak bisa nyanyi…” katanya menolak. Oh, kadang anak ini bahkan lebih keras kepala dari Appa-nya. Dan bermain dengan Kyuhyun dan Eunhyuk? Awas saja kalau mereka berdua berani mendekati Yoogeun lagi. mereka berdua benar-benar penyakit, virus, kuman.. aish… memikirkannya membuatku ingin mencekik Kyuhyun dan Hyukjae.

“Kalau begitu main dengan Appa.” Kataku lagi. donghae mengangguk sambil meletakkan wajahnya didepan Yoogeun, yang artinya hanya berjarak tigapuluh senti dari wajahku.

“Ne.. Yoogeun-ah… suara Appa jauh lebih merdu dari Kyuhyun Hyung..” sahut Donghae antusias. Matanya melirikku meminta pembelaan. Aku mengangguk meyakinkan Yoogeun. Yoogeun hanya mengerjap-ngerjap bingung.

“Kau tahu Eun Hee, kami akan rekaman MV hari ini, dan Yoogeun harus ikut serta..” Donghae menatap mataku semangat. Aku mengerutkan kening bingung.

“Memangnya ada apa?” tanyaku.

Donghae menggaruk kepalanya. Tangannya juga mengelus kepala Yoogeun.

“Kami akan rekaman lagu anak-anak..” jawabnya agak malu. “Maksudku, Super Junior akan rekaman lagu anak-anak…”

Aku membulatkan mataku, dan aku sangat kaget.

“BUAHAHAHAHAHAHA…. Konyol…” sambungku sambil tertawa menggelegar. Donghae kelihatan salah tingkah.

“Kau tahu, kasus pernikahan kita, juga Yoogeun menginspirasi Manajer Hyung untuk membuatkan lagu anak-anak.. Bukankah kami belum pernah menyanyikan lagu anak-anak? Pasti akan menarik..” sambungnya. Terlihat agak tidak yakin dengan perkataannya sendiri.

Aku tertawa sambil membayangkan kesembilan namja itu menggoyang pantatnya sambil berteriak-teriak seperti Yoogeun. Astaganaga… dosa apakah yang diperbuat kesembilan namja itu hingga nasib mereka bisa se-tragis itu? tapi kurasa Donghae malah terlihat senang dengan proyek album anehnya itu.

“Apa member yang lain setuju?” tanyaku.

Donghae mengangguk. “Tentu saja. Ini pengalaman yang menarik, dan… kami akan jadi yang paling beda.. yah.. walaupun sedikit aneh juga, disaat semua band memikirkan konsep manly dan modern,.. bagaimana pendapatmu?” tanyanya kemudian.

Aku jadi gelagapan sendiri melihat wajah seriusnya. Sejujurnya, menurutku, pembuatan lagu anak yang dinyanyikan Sembilan orang laki-laki berumur seperti mereka benar-benar ide yang konyol. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan Choi Siwon yang sangat ‘laki-laki’ harus ikut berjoget bersama Yoogeun. Atau Kyuhyun yang sama sekali tidak imut itu harus ikut memasang wajah sok menggemaskan didepan kamera. Mengerikan. Pasti mengerikan. Tapi melihat wajahnya yang berharap, kurasa sebaiknya aku sedikit berbohong.

“Menarik. Semoga berhasil” kataku singkat. Aku tidak pandai berbohong. Dan kata Umma-ku dulu, wajahku terlihat sangat aneh saat berbohong. Aku menyunggingkan senyum lebar. Donghae terlihat agak ragu namun tidak berkomentar.

“Apa judulnya?” tanyaku lagi.

“Selamat pagi matahari. Aish.. kurasa itu memang konyol.. kau pasti akan sakit perut melihat dance yang dikarang Hyukjae… kami akan memakai kostum binatang dan tanaman!” komentarnya sedikit mengeluh.

Dalam hati, aku tertawa sampai sakit kepala. Namun aku tidak dalam posisi bisa tertawa seenaknya sekarang. Donghae butuh dukungan moral. Aku harus baik hati sedikit.

“Pasti keren” Ya Tuhan, aku ingin muntah saat bilang begitu. “Kau pakai kostum apa?”

“Jangan tertawa. Aku jadi kura-kura”

Oh..

Oh..

Oh..

Aku benar-benar ingin meledak menahan tawaku sekarang.

KURA-KURA?

Apakah Hyukjae pakai kostum monyet?

Dan Kyuhyun, jadi binatang apa anak itu? aku tidak bisa menemukan binatang yang cocok dengan karakternya. Mungkin anak itu akan memakai kostum semak-semak atau lebih menarik lagi, jadi bayangan.

Kepalaku penuh dengan gambaran kedelapan saudaranya saat sedang syuting. Siwon mungkin akan memakai kostum kuda, Yesung? Mungkin bertukar posisi dengan Donghae menjadi Ikan. Sungmin kemungkinan besar menjadi kelinci, dan Leeteuk? Shindong? Ryeowook?

HAHAHAHAH….

Aku tidak sabar ingin melihat MVnya..

Pasti suamiku akan sangat menggemaskan…

“Kenapa tidak pakai ikan saja?” komentarku. Donghae selalu diidentikkan dengan Ikan. Aku sendiri tidak tahu mengapa. Mungkin karena namanya ada hubungannya dengan laut. Atau mungkin karena dia suka makan ikan, tapi setahuku anak itu memakan semuanya. Semua makanan tanpa terkecuali, selagi bisa dimakan dan bisa dikeluarkan.

Donghae melirikku jengkel. Sepertinya ia tidak ingin membahas masalah ini lebih lanjut.

“Memangnya kenapa harus ikan?” tanyanya balik.

“Ah, baiklah tidak perlu dibahas lagi… aku tahu kau tidak suka…” kataku menyela sambil tersenyum sebisaku. Donghae terlihat lega. Ia melirik Yoogeun dan melirikku bergantian.

“Yoogeun-ah.. ayo kita keluar dulu.. Biar Umma mandi, dan kita akan berangkat ke Seoul..” kata Donghae. Tangannya mengangkat Yoogeun kebawah ranjang. Mereka bergandengan tangan keluar dari kamar.

“Eun Hee-ah.. kalau butuh bantuan saat mandi.. panggil aku, Oke?”

LEE DONGHAE……

*

TBC

Satu Kontainer maaf buat semua Reader yang nunggu FF ini.

Untuk Park Yoojin, Ame Lee Raka, Nita P, Aiiuw, Cacamoi, dan semua reader yang gak bisa saya sebutin satu-satu, makasih supportnya. Doakan FF ini bisa lanjut tanpa stuck sampek part akhir (Mungkin part 13, kayak HOG)

Maafkan, emang stuck-nya lama banget.. dan part ini pun nggak segitu maksimal.. belum ada peristiwa atau konflik, emang niatnya FF ini dibuat khusus untuk hiburan. Sebelas duabelas ma saudaranya ,HOG. Emang konyol dan nggak bermutu.. Jadi yang berharap FF ini akan jadi FF ala Drama Korea, maaf, kalo jadi mirip Drama Semi India-nya Indosiar..Hahaha,

Maaf juga kalau ada yang berharap adegan 17 tahun keatas. Saya nggak mau, dan saya nggak bisa. Ada Yoogeun. Hehehe..  

Jadi, apa pendapat kalian?

82 thoughts on “This Boy and My Nightmare 6

  1. am first…sangat amat berterima kasih dan seterimakasih-terima kasihnya karena udh ngepost ini..bru 5 menit yg lalu aku komen ke teaser,eh pas ke home,udh ada…yatuhan..km berbakat jd penulis..jd kpn part selanjutnya?udh ada draftnya kah?hehe aku ngefans bgt sama km,ada twitter atau fb..gomawo dan LANJUTKAN!😀

  2. FB ada, Afida Husniya, Twotter gak punya… hahahahaha… makasih dah koment ya… maaf baru bales… cz emang aku jarang bales, biasanya hanya sempet bales koment pertama yang masuk pas habis ngepOst… hahahaha… ne FF udah macet dua bulanan kalo gak tiga bulan… baru jalan…

  3. suka suka suka suka banget. btw, aku selalu nunggu TBMN lho. ehehehe. soalnya main cast-nya si ikan pindang mokpo dan idenya lucu,unik. suka suka suka. lanjut ya ….😀

  4. alkhamdulillah yeah.. Publis j6 lanjutnx..

    Wah fid otk kmu i2 bnr” sumbr bhsa” abnor5l ya.. kta” kmu i2 patut d’bukukan.

    Hahah lucu b6t pas eun he bl6:
    “Hya! Lee Donghae! Kenapa bibirmu bisa ada
    disini??!”
    Hahhaah em6 hrsx d’taruh d’5n si eun he? Pa Taruh d’htu kmu ja kekekeke

    He lee don6hae e5n6 da kolrelasix ya suka 5rh” 5 k’kurn6an ksh say6.. ???? Terori dr dunia laut j6n d’bwa k’dunia 5nusia donx ika q say6

    Sumpah asyik 6elak nie ff…. Smow3 part slnjtx cpt publis amien.. Fi6htin6!!

  5. hello fid,,
    kata kata favorit, “Ne, Ne..aku tahu.. kalau begitu selamat tidur Eun Hee-ah.. tanpa Saranghae.” ituu,,,sesuatu banget,,,ahahahaha…kangen banget sama pasangan muda konyol aneh ini….semangat sampai akhir,,,,wohohohohoho #apadeh..

  6. uwaaa~ ceritanya menarik bgt.. penasaran sama kelanjutannya T.T
    gilak! aku ga bisa mingkem bacanya, ketawa terus kkk~ xD
    lanjutkan! (:

  7. pertama liat FF ini langsung..
    njerit. “FF MBA FIDA KELUAAAAARR!” ngebangunin seisi rumah.
    dijitakin. pletak! pletak! oletak!

    pas nge baca…
    ngakak nggak bisa diem “HUAKAKAKAKAKAK!” kayak monster.
    ngebangunin lagi. dijitakin lagi.

    intinya. FF ini hebat banget bisa ngebuat aku dijitakin.
    btw.. AAAAAAA! INI FF SEKIAN LAMA AKU JAMUREN NUNGGUIIIN! AKHIRNYA NONGON *salawatan* *alay kumat*
    seperti biasa.. :thumbsup:

  8. huwaa akhirnyaa TBMN post lagi🙂 *nari hullahulla bareng Heebum*
    kekeke fidaaa ini lucu banget, bener2 khas kamu deh ..
    fidaa mantep deh nulis beberapa ff sekaligus , i’ll keep support🙂

    donghae oppa kamu tetep yg paling tampan kok , walopun ga setinggi yunho oppa😀 #plakk
    ayoo fidaa aku juga nunggu Mr.Headstone-nya😉

  9. Alhamdulillah *sujud sukur*
    akhirnya muncul juga hehehe setelah sekian lama menanti dan sempat kecewa karena ff ini terancam tidak akan dilanjutkan.

    Huhu aku merindukan keluarga hae ini eonn…😮
    seperti biasa, sukses buat aku cekikikan, ngakak -sampe nyaris keselek hape *eh
    hehe

  10. kyaaaaaaaaaaaaaaaaa,,akhir y publish jg ne ff,,,,,onnie berhasil membuat aq cekikikan bc ne ff,,,,,mkin penasaran bgmn klnjtn y,,,keep writting,,,,,,,,,,,,,,

  11. bener bener ngakak ampe sakit kepala.
    ngakak sampe kentut kentut juga. huahahaha

    ampe part 15/20 juga gapapa kak!
    ga bakal bosen dah.
    banyakin comedy nya ya!
    saya suka saya suka😄

    semangat bikinnya! semangat semangat goo goo!! (?)
    #abaikan

  12. hahhahahahaa donghae otak’na msum😄
    hae jd kura2 haahahhahaah *gk bsa ngbyangin ><

    yoogeun,, jauh2 dr kyu n hyuk,,, mreka emang virus,, mreka sesat *dtimpuk* kakakkaak
    lanjuttttt

  13. akhir’y publish juga.
    aku setuju sama Wi.IkKyuINi yang bilang kamu sumber bahasa abnormal… he2
    pasti cerita’y bikin ngakak….

    aku jadi penasaran sama yang nulis ff ini… he2
    kayak’y seru punya temen kayak kamu,..
    moga sukses n tetep semangat bikin ff yang menghibur…

  14. wew, ini fida kalau bikin FF hobinya menjambak, mencakar, mendorong, menendang, heedeeeh…jangan-jangan kalau punya suami ntar KDRT ke suaminya nih….^_^

  15. wkakakakakakaka..
    ktawa dulu ahh..
    abis lucu bgt..

    keren dech FF’ny aq suka cz ni FF konflik’ny gk berat..
    aq sng baca FF model2 begini kyk HOG jg cz menghibur kn gk bkn tegang n galau pas baca..
    tp bkn penasaran bwt baca next part’ny cz gokil abis jd gk sabar nunggu bwt baca lg..
    slain thu aq jg lbh suka FF ni cz karakter eunhee gk trlalu kasar2 amt ad sisi lembut’ny jg..
    klo yg d’HOG kn yg cho minho kesan’ny cuek bgt n agk kasar (maaf) jd lbh suka FF ni dech..
    pokok’ny like this so much..
    smoga next part’ny mkn pnjang n gokil yaw..
    wkakakakakakaka..

  16. Maaf kak dari part 2-5 aku gak ngomen. Aku ngebut nih bacanya Dr part 1-6. Jadi baru sempet moment di part 1 sm 6. Kereeeennnn ngakak bacanya! Donghaenya jail! Iiiiiiihhhh jadinya pada saling suka gitu dah! Seru abis, part 6 ditunggu😀

  17. Maaf kak dari part 2-5 aku gak ngomen. Aku ngebut nih bacanya Dr part 1-6. Jadi baru sempet koment di part 1 sm 6. Kereeeennnn ngakak bacanya! Donghaenya jail! Iiiiiiihhhh jadinya pada saling suka gitu dah! Seru abis, part 6 ditunggu😀

  18. Lanjut yaaa!! Hmmm part 13 ya end’nya ,, kalo udah end dibikin sekuel kya HOG yaa .. Yaa .. Yaa

    iiihh donghae’nya jail aja nieh

  19. Kyaaa TBMN nongol lagii^^
    haduhaduh si hae jd ketularan sm kyu nih..trus bikin MV anak2??wkwkwk kocakocak
    aku tunggu next part nyaa=D

  20. wkakakakaak……baru tau ad blog ini chingu, trnyata isinya ff yg KEREN banged…..>,<
    gga nyesel begadang baca ff disini….whoaaa…..TBMN and HOG keren banged….ngakak guling2 bacanya…..DAEBAK !

  21. C0ment ap ya?? Hmmm…bingung??? Krn ffx bgus bngt,sumpah dc, aq udah bca dr part awl ampe yg ini,tp bru bsa c0ment part ini,mian…
    D’tggu part slnjutx…

  22. Kyaaaa akhirnya TBMN nongol lagi
    sj nyanyi lagu anak2??wkwkwk si author ada aja idenya kocakocak..aku tunggu lanjutannya =D

  23. Hohoho nongol juga akhirnya Donghaeku :-*
    ya ampun, setelah sekian lama aku nunggu, akhirnya bisa terhibur lagi ama ni lawakan (?)
    walau agak kecewa karena kurang panjang, tapi ini uda cukup ngobatin kerinduanku ama yoogeun *nah loh*
    waktu upacara bendera iseng iseng bertamu(?) eh nongol, langsung jingkrak2. alhasil diplototin kepsek haha
    ka, semangat ya ! jangan lama lama ya ka ^^

  24. akhirnya dilanjutin juga thor ^^
    padahal kemarin sempat putus asa nungguin ff ini di publish, tapi ternyata
    DAEBAK THOR!!! ayo lanjut lanjut!! idenya bener bener lucu😀 sukses bikin ketawa, lanjutannya jangan lama lama ya thor ^^

  25. sumpah ngaa waktu Hae bilang semua member bakalan Syuting MV anak2
    hahahaha
    mana Hae make kostum kura2
    g kebayang itu gimana jadinya..
    mana Eun Hee mendiskripsiannya begitu lagi!!
    hahaha
    KOCAK ABIS!!
    part 7 jangan lama2 dong…
    hampir aja lupa gimana ceritanya…
    ok??
    Hwaiting!!!
    ^^b

  26. Puji Tuhan….akhirnya nya nongol juga….Sempet takut ni FF gak ada lanjutannya (mudah2an gak terjadi).
    Bener2 kagak bisa berhenti ngakak baca ni FF, ada aja kata2 yang konyol dan gak terpikirkan. Bener2 komedi yg fresh… ^^
    Aku, bener2 suka ma ni FF…
    Mmmm…tapi kayaknya semua FF kamu aq suka dech… ^^
    Semangat terus ya nulisnya…

  27. Alhamdulillah ya, sesuatu buanget akhirnya keluar juga kelanjutan TBMNnya, kereeeen
    sampai ngakak guling guling bacanya

    amiiin…….
    semoga cepat keluar part 7 nya😀

  28. Huuuaaaa,,, akhrnya muncul juga nie ff,, udh lma bgd akku nunggunya,,,
    daebak! Keren! Fantastic! Dan semua yg menakjubkan utk fida,,,
    hahahahhaha,,,
    mereka terlihat so sweet sma dgn sodara kmbr nie ff *HOG*,,

    hadeeeeuh,, ntu si ikan mujair (?) nakal bgd sih,, huuaaaa jd kepengen punya suami kec haeppa (?) #plakk *dibacok eunkyu*,,

    uwoo uwoo,,, apa itu?? Oppadeul mw rekaman lgu anq2,,, ntr d tracklisnya da lgu ‘aku anq setan’ krngan kyu kagak?? #plakk plakk,,,

    emng klo gaul ma eunkyu bwa annya pasti stress n efek samping yg bruk psti terjadi,, #gubrak *istri durhaka*,,,

    huaaaaa next partnya cptan,,, akku bnr2 g’ sbr n penasaran,,, smw ff fida keren2,,,,
    terutama HOG, ff ini, n Mr. Headstone,.

    Ayo fighting!
    Kami akan terus mendukungmu! *lebe*,,

  29. waaah, next part kapan? gak sabar sekali aku😄 dan, aku juga ngakak part 1 yg donghae ngecingin eunhee😄 parah parah~ Eunhee mengerikan /plak aku udah baca semua partnya kkk~😄

  30. kekeke~ ffnya lucu… Kmrn2 ngebut bca yg part 1-4nya, jd rada2 lupa dkt ma ceritanya… Kok yoogeun lgsg ngeh gt bwt manggil donghae n eunhee it appa n eomma?

  31. akhirnya di post juga. ya allah aku nunggunya sampai karatan unnie. aku suka banget sama tulisan-tulisan unnie. cara penyampaiyannya itu ringan tapi mengena banget. apa sih rahasiannya nulis bagus?

  32. yeeeeeeee akhirnya publish juga, ampun deh oen nunggunya ampe lumutan deh … tapi gak papa hasilnya tetep memuaskan kok hehe. ah oen bagus tuh bed scenenya hehe . apalagi waktu donghae bilang kalo mandi butuh bantuan panggil aja ngakak aku baca yang itu haha . semangat ya bikin lanjutannya hehe

  33. Am i dreaming ?
    Aku ga nyangka lanjutannya udah ada…
    Tadinya udah hopeless banget eh taunya muncul!!!
    Makasih banget ya unnie udah mau lanjutin ni FF,dan aku makin cinta sama kelakuan donghae dan tulisan mu kkkk

  34. Hihiw.. langsung comment!
    seruuu kok..

    Donghae jadi kura-kura (?) *krik krik* wkwkwkk

    Jangan takut maksimal atau gak dengan hasilnyaa..
    Hehehe

    lanjut yaa authorrrrrrr.. *kecup basah* =)))

  35. Akhrnya klr jg….Terima kasih…gila aku nggunya lama bgt lho,dr inget sampe lupa n akhrnya inget lg..hehehe..
    Keren kok siapa yg blg konyol dan ga bermutu…
    Ok..ok..lanjutannya di tgg ya Fida..
    semangat!!!

  36. Hai, aku reader baru di sini.
    Dpt alamat blog ini dri temen ku dan judul ff prtama yg aku bca ini, sbnrnya uda bca dr part 1 cma ga kyna lbh enak komen panjang lebar di sini hehe
    gaya bahasa km ringan bgt bkin kita yang bca jd Fresh, hoaa pkokny T.O.P dehh
    aku tnggu lho lanjutan nya🙂

  37. wkwkkwk chinggu , suer ff mu lucu2 dari HOG sampe yg ini , aku udah baca dr HOG tapi baru komen disini , ide nya bisa aja deh chingg . bikin penasaran , mau dongg belajar buat FF sma kamuu hhe😀

  38. Ommoooo keren,, aaaaaaaa aku makin suka couple ini,, bikin ngakak, senyam senyum ahhh bagus bagu bagus lah pokoknya.. lanjut cepetan ya.. Gak sabar gimana mv nya ..

  39. siapa yg bilang ini ff gak maksimal??
    ini seru bangett!!
    dr awal baca sampe akhir gak brenti ketawa.. akau baca sampe mangap krn pas mau mingkem pasti udah ketawa lagi hahahaaa…
    kyu dan donghae sama2 jahil, tp beda jahilnya..
    hae diajarin kyu sih yah hihihihhi

  40. hahahaahahah, lebih bangus kayak begini. dr pd ff yg 17 tahun keatas sangat menjijikkan. *HUEK
    klu aku baca yg ini, aku ngak bisa berhenti ketawa, bangus banget🙂

  41. Demi apa!!! Akhirnya ketemu jg WP authornya sendiri… aku udah bolak balik WFF nyari kelanjutannya tp ga ada mulu… akhirnyaaa… *ughh,,, narik napas lega…

    Aku sukaaaaa bgt FF ini, sumpeee deh… Hae karakternya amounn deh, cocok bgt sm eun hee yg galak gtu,,,, suka suka suka… gokil!!

  42. Sukaaa banget dengan tulisan2mu eonni… Aku bener2 pengen belajar banyak n pengen tahu banyak awal perjalanan (?) eonni menjadi penulis, Gimana bisa menghasilkan cerita2 yg daebakk-keren kayak gini..

  43. wah keren thor………..
    gak bisa bayangin kalau suju beneran buat MV itu.🙂

    oy, mf baru bisa komen. soalnya baru tahu. hehe🙂
    padahal aku udah nunggu lama banget. eh. gak tahu nya ada di sini.😦
    gpp yang penting bisa baca lanjutannya.🙂

  44. huahahahahahahahahaha…..
    tp pas konser mrk pd pake kostum sayur kug…
    cmn np donghae pke kostum kura”??
    lanjoooooooootttttt!!!!!!!!!!!!!!!!

  45. Mengenai MV terbaru suju tentang ank2 aku ketawa ngakak HAHA… AIGOO…. #tepok jidat
    mereka pasti benar2 kyeopta

    dan wii dongahe dan eyn hee dah mulai jd suami istri yg baik tuh untuk yoogeun. Ah aku jd ikutan bahagia ngebayangin mereka eonni. Feel ff nya bener2 dpt. Gumawo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s