Sekuel HOG

Casts : Cho Kyuhyun, Park Hyun Mi a.k.a Kara a.k.a Cho Minho, Shim Changmin, Cho Ahra, Lee Hyukjae, Lee Donghae

Supp. Casts: SuJu, TVXQ and SHINee members

Genre : Romance, Family, Friendship, Comedy

Lenght : Drabble/ Oneshot SeriesKara’s POV

COD : The Clock 2

Aku baru saja membuka mata siang itu. tadi malam aku tidur telat. Nyaris jam dua pagi. Aku menenggak dua cangkir kopi dan lupa kalau kopi bisa mmebuat mataku terbuka sampai pagi. Sial, aku mengantuk dan mataku, omona…

Hitam sekali.

Aish…

Aku menggapai-gapai meja disebelahku. Mencari ponselku. Takut ada sesuatu yang kulewatakan hari ini, yah, aku kan tidur tujuh jam lebih banyak dari biasanya. Pasti terjadi sesuatu kan selama tujuh jam itu?

Dan, apa Kyuhyun menelfonku?

Tanganku membuka Flip ponsel. Ada Sembilan pesan berjajar di ponselku. Juga sebelas panggilan masuk. Tiga diantaranya dari Kyuhyun. Bocah itu pasti marah setengah gila menyadari aku belum bangun sesiang ini.

Dan yang terjadi kemudian adalah otakku mendadak terbang.

Kosong.

Seperti jatuh ke kolong meja. Apa-apaan ini?

Aku mencintaimu. Aku mencintaimu. Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu hingga tak ada yang terlintas di pikiranku selain hanya ingin berada di sisimu. Aku mencintaimu hingga nafasku sesak saat tak melihatmu. Aku mencintaimu hingga tak sedetik pun berlalu tanpa merindukanmu. Aku mencintaimu hingga aku tak bisa berhenti melihatmu. Aku mencintaimu hingga kupersembahkan seluruh hidupku untuk melihatmu di sisiku.

Aku mencintaimu hingga tak ada lagi kata sehingga. Aku mencintaimu tanpa bisa bilang karena. Aku mencintaimu tanpa sanggup mengatakan jika. Aku mencintaimu tanpa mampu mengucapkan seandainya. Karena cintaku, bukan kata-kata. Karena cintaku, terwujud sempurna dalam dirimu. Dirimu yang selalu sangat sempurna di mataku. Dirimu yang tak pernah kurang di mataku.

Semoga, kau membalas perasaanku. Atau setidaknya, kau bersedia berjanji untuk bahagia selalu. Kau tahu, aku tak punya mimpi lain selain mimpi yang didalamnya ada kau tengah tersenyum bahagia dihadapanku.

Sayang, kau sudah makan?

Ya Tuhan, apa dia gila? Aish, aku salah bicara –dia kan memang sudah gila sejak didalam kandungan-, maksudku, apa gila-nya kambuh lagi?

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku dan bahkan dengan bodohnya mengetuk-ngetuk layar ponselku. Memastikan aku tidak salah baca, dan mulai berpikir apa dia salah kirim.

Aku menggeser kotak masuk pesan di ponselku. Melihat kedelapan sisa pesanku.

Sayang, apa kau sakit lagi? Kau baik-baik saja kan? Kenapa tidak membalas pesanku? Kau dimana? Apa aku membuatmu marah lagi?

Ya Tuhan, anak ini kenapa? Apa dia sedang sakit kepala?

Aku menggeser kursor ponselku dan melirik satu pesan lagi dari Kyuhyun.

Aku benar-benar khawatir. Ada apa? Kenapa kau tidak membalas pesanku?

Aigoo…

Aku jadi sedikit cemas padanya. Apa kepalanya tertukar?

Aku benar-benar tak mengantuk lagi karena tiga pesan bodoh itu. Dia kenapa lagi? Kenapa bisa menulis pesan seperti itu? bukankah itu sangat tidak Kyuhyun?

Aish, pasti ada sesuatu. Kemarin dan kemarin-kemarinnya lagi, pesannya tak pernah jauh dari omelan-omelan menyebalkan dan keluhan-keluhan memusingkan, seperti : Hai sayang, aku akan show di namWon siang ini, kepalaku pusing sekali, kau sudah selesai hibernasi kan? (ini pesan harianku, selalu dikirim tepat jam setengah tujuh pagi) Apa kau lapar, sayang? Bagaimana kalau kau masak dan makan bersamaku? (siapa yang lapar dan siapa yang minta makan), atau yang paling romantis seperti: Ayo kita bertemu, kau sudah rindu padaku kan?(dia memang narsis, dan dia selalu berpikir aku rindu padanya tiap menit)

Aku merapikan rambutku yang berantakan dan melirik lagi kotak masuk pesan di ponselku.

Aigoo… ada apa hari ini?

Kenapa Kyuhyun dan saudara-saudaranya mengirimiku pesan aneh begini?

Sweet oppa –jangan bertanya kenapa namanya begitu, karena jawabannya adalah dia memaksaku menulis begitu- Hyun Mi-ah.. aku merindukanmu. Bagaimana kalau kita makan siang bersama? Aku yang traktir. Kutunggu di restoran depan apartemenmu jam tujuh malam, Telat berarti bayar sendiri, setuju?

Aku tertawa. Mendadak dermawan adalah kelainan yang sangat langka terjadi pada Oppa-ku satu itu. Dan kali ini, dia sedang kelainan, omona… mencurigakan.

Aku melihat bintang jatuh tadi malam. Orang bilang ini tanda keberuntungan. Dan aku ingin menghabiskan hari ini untuk mendapatkan keberuntungan bersamamu. Ayo bertemu, aku ingin melihatmu hari ini. Studio SM, jam dua siang, oke? Jangan biarkan aku menunggu.

Tentu semua orang bisa menebak dari siapa pesan itu datang, tentu saja, dari Oppa-ku yang paling romantis sedunia, siapa lagi? Donghae Oppa!.. ah, aku juga ingin buru-buru bertemu dengannya. Aku melirik kotak masuk pesanku dan harus kaget lagi dengan pesan dari Yesung Oppa.

Ddangkoma hilang. Aku harus bagaimana? Cepatlah ke Dorm, bantu aku mencarinya. Dia belum makan sejak kemarin sore,

Omona… ada apa lagi dengan Ddangkoma yang hobi menghilang itu? dan kenapa juga aku yang harus repot ikut mencarinya? Aku bahkan sudah lupa bagaimana bentuk kura-kura aneh itu. mendadak perasaanku semakin buruk melihat satu nama di layar ponselku yang juga ikut mengirim pesan mencurigakan hari ini, Heechul Oppa.

Ke Dorm sekarang juga. Atau kau mati.

Ya ampun, ada apa dengan Nenek –maksudku Kakek- sihir itu sampai-samapai dia mengirimiku pesan? Dan bukankah dia sudah menghapus nomorku sejak dua bulan yang lalu karena aku lupa membalas pesannya?

Dunia sedang aneh hari ini. Sungguh.

Dan selebihnya, ada tiga pesan yang juga tak kalah aneh yang dikirim oleh orang-orang yang jarang sekali mengirimiku pesan seperti Wookie Oppa yang memintaku menemaninya belanja besok pagi buta, Sungmin Oppa yang mengajakku belanja kaos perempuan, dan pesan dari Hyun Wo yang baru saja memenangkan kejuaran Taekwondo di sekolahnya.

Aku pusing. Apa aku harus menemui mereka hari ini?

Sekarang sudah jam setengah dua siang. Itu artinya aku harus segera menemui Donghae Oppa. Tapi bagaimana dengan Kyuhyun? Dan Nenek sihir? Dan Yesung Oppa?

Aish, apa sebaiknya aku tidur saja ya?

Pura-pura sakit sepertinya solusi yang baik.

*

Kyuhyun’s POV

Aku melirik layar ponselku yang tidak berkedip sejak dua jam yang lalu. Ya Tuhan, gadis itu…

Kenapa dia tak membalas pesanku hah?

Aku benar-benar emosi sekarang.

“Bagaimana? Apa pesanmu sudah dibalas?” Heechul Hyung menyenggol lenganku. Wajahnya sudah selesai dimake-up. Matanya yang lebar menatapku setengah mengejek. Sudah pasti, dari wajahku yang rumit ini pasti mereka tahu Kara belum membalas pesanku. Aish..

“Belum. Kau sendiri Hyung?” tanyaku balik.

“Ia pasti baru bangun tidur. Dia takkan berani mengabaikan pesanku” jawabnya santai. Aku mendesis jengkel. Menyebalkan sekali berurusan dengan Kim Heechul. Untungnya dia masih harus menata rambutnya lagi dan terpaksa pindah ke kursi yang jauh dariku. Aku menghela nafas lega.

Sungmin Hyung yang duduk sambil emmejamkan matanya, menjawil lenganku. Kami memang duduk bersisian.

“Bagaimana?” tanyanya.

“Aish, kau yakin kata-kata seperti itu akan membuatnya segera datnag menemuiku? Aku tidak yakin, Hyung” kataku setengah menggerutu. Ia yang mengarang pesan heboh –yang menurutnya sangat romantis- untuk kara. Kata-kata itu, kata Sungmin Hyung, adalah kata-kata yang ia ucapkan untuk menyatakan cinta pada pacarnya yang sekarang, Yoojin Noona. seorang Hair Stylish yang lumayan kejam dan suka mengabaikan orang. Hebatnya, Yoojin Noona sekarang jadi pacar Sungmin Hyung. Dan Sungmin Hyung bilang itu semua tak lain karena kata-kata yang dirangkainya smeinggu yang kemudian juga kukirimkan ke Kara.

Namun aku segera tahu bahwa pacarku satu itu berbeda dengan gadis pada umumnya. Buktinya, ia tak juga membalas pesanku sekalipun pesanku itu sudah sangat Shakespeare kan? Aish, sebenarnya Kara itu manusia atau bukan, huh? Kenapa dia cuek sekali?

“Sudahlah, bersabarlah sedikit. Dia juga tidak membalas pesanku” jawab sungmin Hyung kalem.

“Apa terjadi sesuatu padanya?” tanyaku mulai sedikit cemas. Sungmin Hyung terkekeh dan menarik tanganku agar duduk tenang kembali.

“Aigoo… jangan terlalu khawatir. Inilah yang membuatmu selalu kalah dengan Kara, kau selalu berlebihan mencemaskannya. Dia jadi banyak tingkah. Dia pasti baik-baik saja. Duduklah” Sungmin Hyung mengingatkanku lagi.

“Tapi bagaimana kalau wajahnya infeksi karena obatnya tidak cocok misalnya?” kataku lagi.

Sungmin Hyung tertawa keras.

“Hya, kau pandai sekali mengarang musibah. Aish.. duduk saja yang tenang..Lihatlah, make-up mu belum selesai” katanya menasihati.

Aku memandangi wajahku yang terpantul dicermin dan rambutku yang sedang dicat ulang.

“Bagaimana kalau dia menemui Donghae Hyung? Bukankah Donghae Hyung juga mengajaknya makan siang?” aku mulai panik lagi.

Sungmin Hyung untuk kesekian kalinya menarik tanganku dan memaksaku duduk. Aku duduk dengan tidak rela. Dia enak-enak saja bilang begitu, dia kan tidak tahu bagaimana rasanya punya pacar yang matanya selalu menempel di wajah namja-namja imut yang ia temui.

“Lalu itu siapa? Yang duduk disebelah Hyukjae?.. lagipula kita masih ada jadwal sampai jam dua nanti, Kyuhyun-ah..” katanya sambil mengarahkan dagunya kesebelah kiri kursiku, tempat Hyukjae Hyung dan pasangannya yang duduk mesra berjejeran.

Aku mendesah. Kara selalu mahir membuatku cemas dan cemburu tidak jelas begini. Aish, gadis itu… kenapa menyebalkan sekali, hah?

“Kyuhyun-ah” kudengar suara Yesung Hyung dibelakang kepalaku. “Apa ponsel Kara rusak? Kenapa dia tidak emmbalas pesanku? Dia juga tidak mengangkat telfonku?”

Aku melotot.

“Hya, kenapa kau Tanya padaku Hyung? Tanya dia sendiri” kataku galak.

Yesung Hyung mengerutkan keningnya dan menepuk-nepuk bahuku.

“Kukira kau tahu. Bukannya kau ini pacarnya?”

Aish…

Pak Polisi, segera bawa orang ini keluar sebelum kulempar ke tempat sampah. Aish, kata-kata Yesung Hyung benar-benar emmbuat emosiku kebakaran.

Aku meraih ponselku dan mengibaskan tangan piñata rambut yang sedang merapikan poniku.

Aku harus bicara dengannya!

*

Kara’s POV

Tiga panggilan tak terjawab.

Dan ponselku terus bergetar karena ada panggilan masuk. Kyuhyun menelfon!.

Bagaimana ini? Aku memegangi tenggorokanku dan mulai pura-pura batuk. Mengatur pernafasan dan emmbuatnya terdengar se-serak mungkin.

“Yo-boseyo?” kataku lirih setelah menekan tombol call.

“Kenapa tidak membalas pesanku?” teriak Kyuhyun dari seberang. Sudah kuduga akan begini reaksinya. Dia pasti teriak dan mengomel. Aku benar bukan?

“Aku sa-kit” jawabku sambil pura-pura batuk.

Mendadak hening. Aku tak mendengar suara Kyuhyun.

“Kyuh-“

“Kau baik-baik saja? Apa perlu kuantar ke Rumah Sakit? Apa wajahmu infeksi?” rentetnya tak sabar. Aku tersenyum bahagia. Yes! Berhasil! Target sudah masuk perangkap!

“Ani, aku baik-baik saja.. hanya sedikit demam. Bisakah kau sampaikan pada Oppa yang lain? Mereka mengirimiku pesan banyak sekali hari ini..” kataku masih sambil melirihkan suara.

Kudengar suara gemerasak yang kuyakini sebagai suara gerakan kakinya. Mungkin dia sedang mencari tempat sunyi untuk menelfonku.

“Kau yakin baik-baik saja? Setengah jam lagi acaranya selesai, aku bisa mengantarmu ke Rumah Sakit kalau-“

Aku segera memotong ucapannya. Bisa gawat kalau dia tahu aku pura-pura sakit bukan?

“Ani-.. aku hanya sedikit lemas, aku butuh istirahat sedikit” kataku lagi. kudengar dia menghela nafas dan berteriak entah pada siapa untuk menunggunya tiga menit saja. Aku tersenyum senang, baguslah, dia sedang sibuk. Paling tidak, dia tak punya waktu untuk mengecek kesehatanku bukan?

“Baiklah kalau begitu. Cepat tidur”

“Ne” jawabku pendek.

“Kalau begitu-“ mendadak aku ingat pesannya yang aneh dan memutuskan memutus ucapannya lagi.

“Kenapa kau mengirim pesan aneh begitu?” tanyaku cepat.

Kudengar ia ber-oh pelan yang artinya dia sedang salah tingkah.

“Itu.. Itu.. salah kirim” katanya yang segera membuat suaraku meninggi tak terkendali.

“MWO? SALAH KIRIM? SIAPA?”

Dia tak menjawab. Suara gemerasak telfon sudah tak terdengar dan dia masih diam. Aku mendesis emosi. Salah kirim dia bilang?

“Kau pura-pura sakit kan?” tanyanya tiba-tiba

Astaganaga.

Suaraku, aigoo… pasti dia tahu aku pura-pura sakit. Aku memukul kepalaku sendiri. Aish, aku pasti mati..

“Aish, kau ini, ya sudah, akan kutelfon setengah jam lagi, Awas saja kalau kau pura-pura sakit”

*

TBC

_________________________________________

Sory TBC lagi, capek ngetik nih… hehehehe

_________________________________________

40 thoughts on “Sekuel HOG

  1. Waduh,agak curiga awalny
    kyuhyun? Ngirim sms kyak gtu?
    Hahaha
    aduh,kyu manisnya.
    Khawatir smpe segitunya. .
    Kyu slah mlih alasan ih. .slah krim?
    Ck ck
    daebak unn,ak tggu lnjutny

  2. Ahaha ,dah ngrasa aneh kyu ngirim pesan kyk gt, ng’ ngaku jg tuh, lucuny usaha mereka agar kara ngluarin uang ,hah
    bisa2ny lupa klo pura2 sakit ,^_^

  3. menggelinjang *apa coba?

    yaaah.. ketauan kalo pura-pura sakit.. ==a
    Kyu pinter ya kalo mancing.

    Udah ga mau ngaku lagi. Dirimu Kyuhyun-ssiii…
    pada berlomba-lomba ya *enak banget jadi Kara. mau ah. SMS nya doang. kluar duit mah ogah..

  4. Fiidaaa,, kamu minta dijitak ya.. Lagi seru2 baca itu tulisan yang paling haran di dunia per-ff’an knapa musti nongol..

    Paling sebel ma kata2 tbc itu..

    Kara ktauan bo’ong neh.. Ntah suka bgt kalo kyu manggil kara sayang.. Bukan chagi ato yeobo..

    Sayang jauh lebih sweeet.. Hehe

    lanjut jan lama2 ya fiid, kan vote’y dah lebih dri 30..

  5. Ya.. Akhirnya keluar jg part ini.. Tpi kurang panjang deh sepertinya..#readerbanyakmaunya

    haha.. Kasihan kara.. Oppadeulnya jdi aneh semua..
    Lanjutannya ditunggu..

  6. kocak bgt
    hahahahhaaaa
    masa ttp lbh miling ke donghae drpd kyu yg pacarnya
    pny pacar ganteng ttp aja jelalatan
    kependekan niih

  7. aaaaaaaaaaaaah penasaran nih hahahaha ayo perbanyak adegan berantem yang bikin Kyu cemburu ekekekek. Lucu banget deh ya Kyu kalo khawatir gitu ekekek

  8. Hyahahaha~
    Heechul mau ngajak kara berantem yhak ?? ngeri kaliii pesannya😀
    makin suka ama ni ff,, feel yg sempet ilang kini telah kembali ^^
    lanjuuuut ~ (!)

  9. ya ampun jatuh cinta banget sama kyu disini…
    itu tbc cepet banget nongolnya kak??TT
    nyesek deh,kalo lagi seru2nya baca tiba2 nongol tbc… *lebay*
    next part panjangin lagi ya kak…. :*

  10. o’ooowwww….
    kamu katauaannnn……
    hehehehehe
    kereenn onni…lnjutkannn,,,,
    jdi pnasarann siapa yg bakalan ngrjainn siapa iniii…..
    di tunggu ia onn lnjutannya…

    oia di tunggu juga lanjutan TLE n TBMN-nya….
    hwatinggg…..^^

  11. Aku yang traktir. Kutunggu di restoran depan apartemenmu jam tujuh malam, Telat berarti bayar sendiri, setuju?

    Dasar kau Lee Hyukjae, ikhlas tidak sih mau nraktir -____-

    “Ia yang mengarang pesan heboh –yang menurutnya sangat romantis- untuk kara. Kata-kata itu, kata Sungmin Hyung, adalah kata-kata yang ia ucapkan untuk menyatakan cinta pada pacarnya yang sekarang, Yoojin Noona.”

    ahahahaaa makasih makasihhh saya sangat tersanjung bisa jadi pacarnya umin sekaraaaang😀

    seorang Hair Stylish yang lumayan kejam dan suka mengabaikan orang.
    —>>TAPI INI MAKSUD NYA APA YAH??? KU BUNUH KAU JIKA KITA BERTEMU YA ADIK IPAAAARRRRR *asah samurai* *siapin senapan*

    Yak, Kara-ssi, sebaiknya kau jangan mau terbujuk kata-kata si Kyuhyun Setan (tampan) itu yahhh… dibayar berapapun JANGAN MAU, arachi????

    HAHHAHAAA rasakan kau Cho Kyuhyun !!! Kudoakan kau KALAH !!! *ketawa setan*

    *plakk di geplak eunjoo* -__________-V

  12. HAHAHAHAAAH!!!! ini sebenernya siapa ngerjain siapa si? kenapa jkara jadi ikut2an bikin perangkap, hahahaaa..
    shock kali yah bangun2 dpt sms banyak yg gak penting, dari oppa-oppa ganteng lagii.. hahahahaa siwon gak ikutan kirim sms dan tanya dimana kolor ijonya yg hilang? *eh* hahaa
    siwon mah kolor nya ada di aku siihh hihiiii..
    lucu deh ahh!! kerenn😀

  13. senyum2 sendiri tiap baca ff mu😀 kekeke
    ya ampuun tiap part nungguin changmin keluar >.< #ditalakHeechul
    laanjuuut fid😀

  14. maksud pertama: Kyu mau ngerjain Kara
    maksud kedua: Kara nyadar kalo dikerjain, trus balik mau ngerjain
    maksud ketiga: Kyu nyadar kalo Kara pura2 sakit, …

    aah,,,pusing aing….wkwkwkwk

  15. muahahaha
    kara ketauan bo’ong-nya kkk~
    itu sms cinta sukses bikin saya merinding, seorang setan seperti itu bisa mengirimkan sms puitis nan gombal yang berakhir sedikit tidak nyambung *menurut saya*
    “sayang, apa kau sudah makan?”
    gyahahahah *guling-guling*

  16. Haha….
    Kyuhyun pabbo!!! Lg an bilang ‘salah kirim’
    liat! Org lg pura2 sakit jg lupa diri, dan suara nada tingginya bs kembali jernih. Hahaha
    lucu bgt mereka

  17. ‘mwo? Salah kirim? Siapa?’ Itu salah kirim bukan k Kara harus’a k selingkuhan’a ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ..
    Knpa bisa kceplosan kar??
    Yesung minta bantuan? Kenapa ƍäª telpon polisi,? ‘kura hilang’!!
    Next. Next..😀

  18. ‘mwo? Salah kirim? Siapa?’ Itu salah kirim bukan k Kara harus’a k selingkuhan’a ƗƗɑƗƗɑƗƗɑ..
    Knpa bisa kceplosan kar??
    Yesung minta bantuan? Kenapa ƍäª telpon polisi,? ‘kura hilang’!!
    Next. Next..🙂

  19. Gyahahahhahahaha..
    Boongnya ketauan..
    Orang sakit kok bisa teriak seheboh itu..
    Ckckckckckk..
    Kara kalau mau boong yang pandai dikit, jangan lupa emosi juga ditahan ya..
    Kkkkkkkkk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s