Sekuel HOG

Casts : Cho Kyuhyun, Park Hyun Mi a.k.a Kara a.k.a Cho Minho, Shim Changmin, Cho Ahra, Lee Hyukjae, Lee Donghae
Supp. Casts: SuJu, TVXQ and SHINee members
Genre : Romance, Family, Friendship, Comedy
Lenght : Drabble/ Oneshot Series

COD: Get Well soon, My Lady!
Kyuhyun’s POV
“HYA SHIM CHANGMIN… KAU APAKAN WAJAH PACARKU HAH?… KENAPA JADI MUMI BEGINI?” aku berteriak sambil memelototi Changmin yang membatalkan kegiatannya menyeruput kopi panas. Dia mundur selangkah dari tempatnya berdiri dan menatapku dengan tatapan tak sanggup menjawab.
“AISH… CHO KYUHYUN.. KENAPA KAU BERTERIAK DI RUMAH SAKIT HAH?” Kara menarik tanganku dan memaksaku duduk didekat ranjangnya. aku tahu ini pasti salah Kara sendiri, namun selagi ada yang bisa disalahkan selain Kara, aku lebih memilih menyalahkan orang.
“Changmin-ah, Mianhaeyo.. mulut Kyuhyun memang beracun”
Omona, pacarku bilang mulutku apa? Beracun? Baguslah, semakin bersemangat aku menggencet Changmin. Aku sudah siap menginterogasinya lagi saat Kara memukul kepalaku dengan tangan kirinya.
“Kau yang bodoh, kenapa menelfonku saat aku sendang konsentrasi membawa sup,huh?” ia mengomel. Aku menatap perban yang membebat wajahnya baik-baik dan mengelus puncak kepalanya. Sedetik kemudian, aku menjitaknya. Kenapa membawa sup saja mesti bekonsentrasi? Dia ini memang selalu banyak alasan.
“Kalau tahu itu sup panas dan pedas, kenapa kau tumpahkan ke wajahmu hah?” balasku sengit. Ia melirikku murka dan menghantamkan telapak tangannya ke atas kepalaku.
“Kalau aku bisa memilih, aku juga takkan menumpahkannya ke wajahku, aku akan langsung menyiramnya ke wajahmu!” balasnya. Aku menyeringai. Menjitaknya sekali lagi.
“Aigoo, aigoo… Aku ini artis besar, wajahku asset Korea, kau tahu? Kalau wajahku tergores sedikit, itu bisa mengacaukan cadangan devisa Negara dan tabungan pernikahan kita nanti..”
Ia memukul kepalaku lebih keras dari yang tadi. Changmin hanya senyum-senyum sambil sesekali melirik kami.
“Hya! Berhentilah bilang aku ini calon istrimu! Memangnya aku bilang aku bersedia?” sangkalnya. Ia menyilangkan tangannya ke dada. Memasang wajah sok angkuh. Bodohnya dia lupa kalau wajahnya sempurna tertutup perban, mana kelihatan kalau dia sedang marah?
“Maaf. Tapi kau kan tidak punya pilihan lain..” sambungku sambil menjauhkan kepalaku dari tangannya. “Memangnya ada namja yang mau menikahi gadis berwajah perban sepertimu?”
Aigoo… matanya langsung melebar..
Aku bisa melihat kepalanya mengepul sekarang..
“Aish, aku bisa menikah dengan namja lain, Changmin pasti mau” katanya cepat. Aku melotot kearahnya. Lalu kearah Changmin yang nyaris tersedak menyeruput kopinya. Ia yang dari tadi pura-pura sibuk membaca Koran- menyeruput kopi- mengutak-atik ponsel- kini mengacungkan telunjuknya kearahnya sendiri.
“Omo-omo… Changmin buta kalau sampai mau menikahimu” balasku sambil mencoba melucu. Akibatnya fatal, Kara semakin bersemangat meneruskan pembicaraan atak berguna ini.
“Changmin-ah, Katakan sesuatu pada orang menyebalkan ini.. Kau mau kan menikah dneganku?”
Ya Tuhan, apa dia bilang?
Dia melamar Changmin?
Gadis itu benar-benar cari mati rupanya..
“Ne.. Ne.. Baiklah kalau kau memaksa..” kata Changmin santai.
“SHIM CHANGMIN.. KAU MAU MATI HAH?” aku berteriak keras. Kara menarik lenganku lagi, kali ini ia bangkit duduk dari bantalnya. Memaksaku menghadap ke wajahnya. Aigoo… wajahnya menakutkan..
“Setidaknya katakana maaf padaku, kau tak merasa bersalah membuat wajahku begini? Kenapa datang-datang langsung teriak seperti itu?” katanya setengah merengek. Aku bisa melihat matanya yang tidak terbalut perban sedikit memerah. Buru-buru aku memeluk dan mencium keningnya.
“Aigoo… Aku mencium salep” kataku jengkel sambil mengusap bibirku yang sedikit lengket. Ia tertawa bahagia. “Hya! Gadis bodoh, cepatlah sembuh, aku tidak suka mencium salep!”
Ia tiba-tiba diam.
“Kenapa?” tanyaku sambil mengguncang lengannya.
“Bagaimana kalau wajahku tidak bisa kembali seperti dulu?” tanyanya pelan. aku mendongakkan kepalanya dan tertawa. Tidak lupa mendorong kepalanya kebelakang dengan telunjukku.
“Kalau begitu aku akan mengoperasi wajahmu agar mirip dengan Song Hye Kyo, bagaimana? Atau seperti Kim Tae Hee saja? Lebih baik dari wajah aslimu kan?” kataku masih sambil tertawa.
Dia mengerucutkan bibirnya –yang tentu saja tidak terbebat perban-.
“Kau lebih suka wajah Song Hye Kyo ya?” tanyanya sinis.
“Omona… aku menyukai wajahmu anak manis..” kataku sambil memeluknya sekali lagi. “Walaupun lebih jelek dari Song Hye Kyo” Ia mendorong badanku menjauh. Kelihatan jengkel.
Changmin mulai berdehem-dehem dibelakang. Mungkin dia sedikit risih, tapi biarlah, salah dia sendiri kenapa masih berdiri disitu. Maaf, kami sedang tidak ingin diganggu.
“Aku akan tetap menyukaimu sekalipun wajahmu terbalik kebelakang” sambungku. Ia tertawa dan mendorong-dorong bahuku. Kulihat kopi Changmin semburat ke wajah dan lehernya saat mendengar kata-kataku.
“Aku juga akan tetap menyukaimu sekalipun wajahmu rata” Kara membelalakkan matanya dan tertawa sampai matanya berair.
“Aku akan tetap menyukaimu sepanjang kau adalah Park Hyun Mi, kita terikat takdir, sayang. Kau tahu kan?” kataku sambil menoel dagunya. Ia menyingkirkan tanganku dan menyuruhku minggir. Sepertinya dia ingin bicara dengan Changmin.
“Ne..Ne.. aku tahu, aku pulang. Kalian jangan bertengkar lagi, rawat Kara baik-baik..” Changmin menyahut sebelum Kara sempat membuka mulutnya. “Annyeong..”
*
Kara’s POV
Manusia tak berguna bernama Cho Kyuhyun itu masih bergelung di kasurku. Aish.. siapa yang sakit? Kenapa harus aku yang tidur di sofa sementara bayi raksasa itu malah menjarah kasurku? Benar-benar setan menyebalkan.
Aku menyambar tas Kyuhyun yang tergeletak diatas meja. sambil memperbaiki batang Infus yang menghalangi gerak tanganku, aku merogoh tasnya. Menggapai ponsel. Melirik jam digital ponselnya.
Setengah dua malam.
Aku meneliti pesan yang masuk ke ponselnya. Sebagian besar dari Donghae Oppa yang sahut-menyahut saling bertanya mengenai keberadanku. aku agak kaget ada pesan dari Umma-ku dan juga Hyun Wo di kotak masuk. Aku membukanya dnegan gugup. Kira-kira apa yang mereka bicarakan?
Adik Ipar: Tenang saja, Hyung, Hyun Mi Noona akan segera kembali sebelum satu bulan. Bersenang-senanglah, selagi dia sedang tak bersamamu. Tidak usah cemas, dia pasti baik-baik saja. Dia itu seperti Gumiho, nyawanya ada Sembilan, haha.
HYUN WOOOO….
Aku benar-benar ingin menggilas kepalanya sekarang.
Umma tersayang: -cih, apa-apan bocah besar itu, menyebut Ummaku seperti ini? menggelikan – Sudahlah Kyuhyun, Hyun Mi akan baik-baik saja. Dia sudah sering menghilangkan diri seperti itu. Mungkin ada yang salah, tapi dia tidak mengatakannya langsung padamu. Kau sudah mengecek rekeningmu? Uangnya tidak berkurang bukan? Pastikan dia tidak membawa uang, ia akan segera kembali.
Umma-ku benar-benar setipe dengan Cho Kyuhyun! Apa maksudnya menyuruh Kyuhyun mengecek rekeningnya?
Aish, lupakan. Sekarang malah ada satu kontak nama lagi yang mengiriminya pesan. Dan saat membaca namanya, aku benar-benar tak bisa menahan tawaku. Kim Kibum Hyung, Ya Tuhan, apa dia berpikir aku kabur ke Amerika bersama Hyungnya?
Kim Kibum Hyung : Aniyo. Kara tidak menghubungiku. Apa kau yakin dia berniat kabur ke Amerika?
Dan satu pesan lagi yang sukses membuat mulutku menganga. Lee Hyukjae.
Monyet Hutan Hyung: Mungkin dia sedang PMS, Kyu. Jadi dia emosi dan menghindarimu, yah kau tahu, melihatmu kadang-kadang memang membuat emosi jiwa. Atau, analisaku yang lain –Omona, Hyukjae Oppa sudah menggunakan kata ilmiah sekarang, aku harus bertepuk tangan sepertinya- dia sedang mencari perhatian. Saranku, tidak usah dicari, nanti pasti dia akan kembali sendiri. Percayalah, aku mengenal pacarmu itu melebihi Umma-nya sendiri. Hwaiting adik ipar, tahan rindumu! Kau pasti menang!
“Kau sedang apa?” aku nyaris jatuh dari kursiku saat mendengar suara berat Kyuhyun. Ia sudah bangun. Dia melihatku. Dan ponselnya ada ditanganku.
“Aku.. sedang main game..” jawabku asal. Ia menyeringai sambil menggeliat dan turun dari kasur.
“Kenapa tidak tidur di kasur? Kau kan masih sakit?” tanyanya lagi. aku menyeringai lebar menatapnya. “Waeyo? Kenapa kau meotot? Kau tidak suka kuperhatikan?”
Omona… apa dia tak sadar baru saja tidur dimana dan sekarang bertanya apa?
“Kau tidur di kasurku. Aku tidak kebagian tempat” kataku malas. Dia tersenyum kecil.
“Benarkah? Aku memang agak lelah hari ini.. Kenapa tidak kau bangunkan? Aku kan bisa tidur di sofa..” katanya melanjutkan. Sekali lagi dengan muka bodohnya yang sama sekali tidak sadar bahwa semua deritaku malam ini bersumber darinya.
“Kau tidur seperti mayat. Tidak mau bangun” balasku singkat. Ia menghampiriku dan menggendongku ke tempat tidur. Aku berbaring masih setengah marah memandanginya.
“Sebaiknya memang tidak kumatikan lampunya. Aku agak takut dengan perbanmu” komentarnya lagi. Setelah menyalakan lampunya, ia menggenggam tanganku dan duduk tenang disebelah kasurku.
“Ne, sekarang tidurlah. Jangan lupa maafkan aku soal sup tadi siang, juga soal aku ketiduran. Mianhae, aku tidak sengaja” katanya sambil mengecup tangannya sendiri yang menempel di keningku. Dia pasti takut mencium salep lagi. Anak menyebalkan ini selalu bisa memuatku tersenyum. Aigoo.. Mukanya bodoh sekali…
“Kau juga tidurlah, kau mau tidur disebelahku? Sepertinya tidur di sofa tidak menyenangkan..” kataku kemudian. Dia tersenyum sambil menggeleng. Sebenarnya aku tidak benar-benar berniat menyuruhnya tidur disebelahku, aku pasti tergusur lagi kalau dia sampai mengiyakannya. Badannya itu besar dan panjang.
“Tidak, kau saja yang tidur disini. Hmm.. besok pagi, aku akan langsung ke Dorm, aku tidak bawa bodyguard, jadi aku tidak akan lama disini, lagipula jadwalku penuh. Mianhae.. seharusnya aku menemanimu sampai sembuh” katanya serius.
Aku mengaggukkan kepalaku dan suasana mendadak hening.
“Jangan merasa bersalah seperti itu. Kau tidak terlihat seperti Kyuhyun kalau begini” kataku sambil tersenyum sedikit.
Dia menyeringai.
“Aku tidak sedang merasa bersalah, bodoh. Aku ini sedang mengantuk” sambungnya.
“Kenapa tidak segera tidur kalau mengantuk?” sahutku. Dia menggelengkan kepaalanya.
“Masih ada yang harus dikerjakan” jawabnya singkat. Keningku berkerut.
“Kau masih ada urusan kerja? Ini kan masih pagi buta” komentarku cemas. Baiklah, aku bisa maklum kalau dia sibuk seharian. Tapi ini kan masih setengah dua malam? Mana boleh dia bekerja sepagi ini?
“Bodohnya kau, bukan urusan kerja. Ini soal sesuatu yang harus kukerjakan karena alasan pribadi” jawabnya sambil menjitak kepalaku. Aish.. kata-katanya berputar seperti kentut.
“Memangnya apa?” kataku penasaran.
Aku melihat pertanda buruk karena mendadak seringai setannya melebar.
“Apa bibirmu juga disalep?”
*
____________________
Hahahahaha… gara-gara teringat ma nih Couple, saya nggak bisa tidur dan malah nulis Fanfic pagi buta!
____________________

43 thoughts on “Sekuel HOG

  1. First lagi kah??

    Jiahaha fiida.. Keren deh..
    Kyu biar kara lagi kaya gitu nanya bibir kara di salep ga..
    Uuh, perhatiannya kyu sweet bgt deh..

    Tuh emaknya kara koplak bgt, ga prcaya ma anak sendiri #taboooo

    kalo bisa sekuel HOG tiap hari za publishnya fiida.. Hehe

  2. Hey, aku ga suka akhirnya,, tanggung -_- (^^)
    haha..
    lama ga keliaran didunia maya, sekali buka langsung nongol nih couple hahahasek

  3. ckckckck,,,,pasangan ini, bikin “sakit” bacanya, sakit perut gara2 ngakak..
    heran deh sama Kyu, kalo di depan kara, kerjaannya tereak mulu, nggak sayang apa sama suara?..

  4. bener2 dech ne couple..sama2 evilnya.xocax banget..apalagi si xyu ngasih contact namenya eunhyux,monyet hutan hyung,wkwkwk dasar dongsaeng xurang azar…

  5. hahahaha..
    yaampun nie couple lucu bgt. stiap ktemu pasti ribut, tp g tau knp mnurutku yg ky’ gini ini yg romantis, ributnya krna saling sayang.
    hihihi..
    jd pengen..

  6. Hahaha. .Mecium salep gmn rasanya?Haha,
    wah ketawa bc ni ff, bisa2ny kara bilang “aku bisa menikah dgn namja lain .Changmin pasti mau” ckck ad2 aj yg mereka ributin, nih couple romatis(?),^_^

  7. Hahahahahahah.. KyuKar.. Hahahahahahahaha.. skarn6 jd pasan6n evil y6 1 prences evil y6 1 mumi.. Kekekekekek.. Makin kesleo nie otak klow trZ notn ade6n 6′ seronok(?).. Mska typ hri typ menet typ dtk hnya cekcok mlulu.. Sy6”an kek peluk”kn ke.. malh marh”an.. Emn6 pasan6an ajib.. D’tn6u story sljtx.. Fi6htin6..

  8. Huwaaa. . . Hahahahaha. . . .!!
    “apa bibirmu jg d salep?”
    hehehehehe
    ckckckckck
    bikin yg lebih kocak lg fida,, aku suka-suka aku;-)

  9. huahahahaa..jadi “ada yg haru aku kerjakan” itu tentang bibir??
    mau nyium malem2?? dasar mesumm..
    hahaha
    kenapa sih kyu itu selalu dpt karakter begini dimana2??
    hahahahaah kacaaaooooo😀

  10. bener2 kocak pasangan ini..tetap aja brtengkar klo ktemu..hehehehe..ngakak2 sndiri baca ff ini…akhirnx nanggung banget…hehehehe..

  11. Hobiku yang ketiga adalah: melihatmu. Yang keempat: memelukmu. Yang kelima : menciummu. Yang keenam: me-
    “Apa bibirmu juga disalep?”

    aigooo i love the most that part … huaaaaa oenniii aku udah lama nih nunggunya akhirnya publish juga hehe . beneran deh nih couple romantisnya bedaaa apalagi si kyuhyun huwaaaaa evil bener dah tuh

  12. “Apa bibirmu juga disalep?” huahahahhahhahahha kyu mesum pagi2 buta -_-v
    selalu kocak banget dah kata2nya. sukaaaaaaa haha 2 setan pinter bgt klo suruh adu mulut ckck

  13. aduhhhhhhh cepat dong di lanjut lagi.. aq jadi pnasran neh… aigoo author gk bisa tidur aq juga jadi gk bisa tidur neh …ntr ada lgi gak? lagi ya.. hihihihihi

  14. Annyeong haseyo. . nizha imnida😀
    awalnya baca FF fida di sjff . . baru hari ini nemu blog kamu
    aaaa suka banget sm ffnya. . kocak bgt. .
    dan shock pas baca TBMN di hiatus. . tapi aku ga bakal protes. .
    tau kok rasanya ga mood nulis. . kbtulan aq juga suka nulis cerbung * ga ada yg nanya*
    cuma bisaaaa bilang semangat yaaaaaa. . di tunggu idenya cepet balik

  15. yaaa..knp TBC’y nanggung buanget yakk…
    Gokil bgt nh pasangan..tp klo c kara it d gmbrkn shin hye ky’y kurang pas thor…gk ada tmpang2 sadis m shin hye..hehe

  16. “apa bibirmu disalep?” nggak kok kyu bibir ku nggak disalep kenapa? Mau nyium? Dengan senang hati wahahahahah *dibantai sprakyu*
    kalo boleh saran konflik nya dibuat lebay thor kyk disinetron gitu muahahahaha
    *author: yah! Siapa yg nulis nih ff?? Kok kamu yg ngatur? aissh*

  17. Tuh kan bener? Marah besar hahaha…
    Hmm…jd pekerjaan yg blum dikerjakan itu toh. Ck ada2 aja deh kyuhyun
    eonni ff mu selalu bs bikin ketawa
    gumawo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s