The Lost Empire 1

 

Author : Joan Kazao

Genre: Adventure

Length : Chaptered

Cast:

Kyuhyun: Cho Kyuhyun

Reina: Reina Glord Wijhkouvic

Siwon: Choi Siwon

Aiden Lee :Lee Donghae

Jae: Lee Hyukjae

Kim : Kim Jong Woon

Han: Hankyung

Sejarah adalah kebohongan. Atlantis bukan satu-satunya Peradaban yang hilang, karena sebenarnya, ada satu lagi peradaban masa lalu yang tidak tersentuh penelitian manapun. Peradaban Galvaron, Gugusan kerajaan di Asia Selatan yang dinyatakan lenyap pada masa dinasti kerajaan Alfera karena ‘sesuatu’ yang belum diketahui hingga sekarang.

Part 1

Legator pertama: Aiden Lee (Aiden)

Seorang laki-laki sedang duduk di bangku kayu. Ia terlihat masih sangat muda dan tidak sopan. Tangan kirinya memegang buku. Tangan kanannya sibuk menjejalkan roti ke dalam mulutnya. Seorang lelaki yang nampak jauh lebih tua berdiri di dekatnya.

“Kau tahu artinya Legator?” lelaki yang lebih muda bertanya pada lelaki tua disebelahnya.

“Itu sebutan bagi pangeran-pangeran abad pertengahan, Yang Mulia”

“Apa mereka hebat?”

“Mereka dipilih untuk mewarisi dan menjaga Gaezamaru, Yang Mulia”

Pemuda itu mengerutkan keningnya. Apa itu Gaezamaru?. Mengapa dunia ini penuh istilah asing seperti ini, rutuknya dalam hati.

“Jelaskan lebih panjang, aku belum mengerti”

“Para pangeran itu diwarisi ilmu pertahanan diri yang nantinya mereka gunakan untuk menjaga keamanan Kerajaan, ilmu pertahann itu disebut Gaezamaru dan akan diwariskan setiap seratus tahun sekali pada tujuh putra bangsawan”

“Apa ada yang perlu ditakutkan, maksudku, apakah ada ancaman hingga dibutuhkan ilmu khusus seperti itu?”

Lelaki tua itu menghela nafas pelan. Pengetahuan mengenai Legator dan Gaezamaru adalah pengetahuan Sejarah Dasar yang diajarkan pada semua orang sejak umur sepuluh tahun. Pangeran Voldavinne ini memang sedikit keterlaluan.

“Setiap seratus tahun sekali, akan selalu ada musuh besar, Yang Mulia”

“Semacam anak Setan begitu?”

Lelaki tua itu agak kaget. Anak setan?

“Ya…mungkin semacam itu, saya sendiri belum pernah melihatnya”

Pangeran muda itu bangkit berdiri sambil menaruh bukunya diatas bangku.

“Bukankah Legator itu keren?”

Lelaki tua itu mengangguk.

“Baiklah… Josh, katakan pada ayahku bahwa aku menerimanya”

Lelaki itu menoleh menatap pemuda disebelahnya. Wajahnya terkejut.

“Apakah… apakah.. maksud Pangeran.. pangeran akan menjadi Legator?” lelaki tua itu tergagap-gagap bertanya. Ia sama sekali tak menyangka bahwa pangeran asuhannya itu akan menjadi putra pilihan yang memegang dan mewarisi Gaezamaru.

“Ayahku mengatakannya kemarin, aku dipilih menjadi Legator, aku sendiri tidak tahu mengapa harus aku?, banyak putra bangsawan lain yang lebih baik dariku”

“Jangan begitu, Yang Mulia, pasti yang Mulia Raja Alfred punya pertimbangan sendiri” Josh berkomentar simpatik namun mengiyakannya dalam hati. Pangeran muda didepannya itu memang benar-benar tak bisa apa-apa.

“Ah… sebenarnya aku tak keberatan dari awal kalau saja Kyuhyun tak ikut terpilih, mengapa aku harus berurusan lagi dengan pemuda sialan itu..”

Josh tersenyum mengamati pangeran mudanya, Aiden. Kyuhyun, putra Raja Gosphell , adalah saingan permanen pangeran Aiden. Kyuhyun yang pintar, diam dan menyebalkan itu hanya kalah satu point dari pangeran Aiden, wajahnya. Pangeran Joan mewarisi wajah tampan dari ayahnya yang juga tampan, raja Aiden Voldavinne. Selain masalah wajah, pangeran Aiden sama sekali tak pantas disejajarkan dengan Pangeran Kyuhyun yang lebih tahu dan lebih bisa banyak hal.

“Aku akan sangat bahagia kalau aku jadi Legator dan dia jadi anak Setannya… aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri, hahaha..”

*

Legator kedua: Choi Siwon (Siwon)

Siwon menangkupkan tangannya ke wajah. Ini benar-benar hari yang sial. Siwon sudah sangat bersyukur saat ayahnya, Raja Gosphell mengirimnya ke Kastil Kaldera dua tahun yang lalu untuk belajar ilmu militer disana dan mengirim Kyuhyun, adiknya ke Kastil L’ambassador untuk belajar ilmu pemerintahan. Sayangnya, kelegaan itu tak bertahan lama, karena siang ini ia mendapat surat bahwa ia akan jadi legator. Itu artinya, ia akan se-kastil lagi dengan Kyuhyun di L’ambassador.

Ia tidak membenci adiknya. Ia hanya tidak ingin satu wilayah dengannya. Mereka memang saudara kandung, tapi mereka jauh berbeda satu sama lain. Itu akan membawa banyak tekanan untuknya dan untuk Kyuhyun. Ia juga yakin Kyuhyun tak menginginkan ini.

Tapi semua orang juga tahu bahwa menjadi Legator sudah seperti harga mati bagi putra Gosphell. Dulu kakeknya, Raja Alfred juga seorang Legator. Siwon pun diam tak bersuara. Siang ini, ia akan pulang ke Gosphell untuk bertemu Kyuhyun dan ayahnya.

Ia mengemasi barang-barangnya dan beranjak menuju Kastil Utama tempat Savior Kepala Kastil beristirahat. Kopernya yang menggelembung menarik perhatian banyak Sheriff, murid-murid di Kastil Kaldera.

Siwon sadar ada seseorang yang membuntutinya dan dia tahu pasti siapa itu. Ia berhenti berjalan.

“Aku akan kembali ke Gosphell dan mungkin tak akan kembali lagi kesini. Berhenti mengikutiku.. kau bisa katakan sekarang apa yang ingin kau katakan dari dulu, aku tak punya waktu lagi” ucap Siwon dengan mata lurus ke depan. Ia tak berniat menoleh atau mencari si penguntit. Orang itu sudah dua tahun menguntitnya. Seorang perempuan. Namun Siwon tak habis pikir mengapa gadis itu keras kepala sekali tak mau menunjukkan dirinya setelah menguntitnya selama ini. Siwon sebenarnya tak ingin menyapanya kali ini, namun rasa penasarannya mendorongnya untuk berhenti menyapa gadis itu.

“Baiklah.. kalau kau tidak ingin mengatakan sesuatu, aku pergi, selamat tinggal..”

Siwon merasa tangannya ditarik seseorang. Ia masih tak menoleh. Matanya menatap lurus kedepan.

“Aku ikut” ujar gadis itu pendek. Lalu senyap. Menyisakan Siwon yang masih terpaku di tempat.Siwon melotot dan akhirnya menoleh. Gadis itu sudah berlari ke asramanya.

Apa gadis itu akan bennar-benar mengikutinya ke Gosphell?

*

Legator ketiga: Lee Hyukjae (Jae)

Jae menatap wajah ibunya lama. Surat dari kakeknya itu terasa seperti batu sungai yang jatuh ke kepalanya. Ia akan jadi Legator. Ia akan belajar di L’ambassador yang jauh dari istananya. Ia takkan se-kastil lagi dengan ibu dan keluarganya.

“Apakah kau akan menerimanya?” Ibunya bertanya khawatir. Para Legator akan berkumpul lusa di L’ambassador dan itu artinya Jae tak punya cukup waktu untuk mempertimbangkan keputusannya. Ini adalah kali pertamanya keturunan Raja Aragon memperoleh kesempatan menjadi Legator. Dan sudah pasti, ayah Jae, Raja Loui Aragon akan mendukung habis-habisan putra keempatnya itu agar mengiyakan surat itu.

Jae mengangguk. Matanya basah.

Ia tahu ini akan sulit. Dari kecil, Jae tak pernah jauh dari istana. Kondisi tubuhnya yang lemah dan sering sakit-sakitan menjadi alasan utama ibunya untuk tidak mengirim Jae sekolah ke Kastil manapun. Ia belajar secara privat di Istana Aragon. Itu juga menjadi alasan utama ayahnya tidak begitu menyukai Jae. Diatara kelima putranya, hanya Jae yang sakit-sakitan dan tidak pandai ilmu beladiri. Istana Aragon sendiri dikenal sebagai pusat pelatihan ilmu bela diri di seantero Alfera. Bagaimana mungkin putranya sendiri tidak becus menguasai ilmu beladiri?

“Aku ingin sekali saja dalam hidupku membuat ayah tersenyum, Yang Mulia Ratu..”

Ibunya memeluknya erat.

*

Legator keempat : Kim Jong Woon (Kim)

Kim melonjak kegirangan menerima amplop Legatornya. Ia tersenyum tak henti-henti. Ia terpilih menjadi Legator bersama Kyuhyun dan Aiden. Bukankah itu keren sekali?. Seorang anak menteri disejajarkan dengan pangeran-pangeran terkenal di Alfera.

Kim menciumi amplopnya dan tak sabar ingin menunjukkannnya pada Kyuhyun. Ia bergegas menuju istal kuda dan menyuruh seseorang menyiapkan seekor kuda untuknya. Ia ingin segera pergi ke Gosphell menemui Kyuhyun dan kemudian menuju Voldavinne untuk menemui Aiden.

*

Legator kelima : Han Kyung (Han)

Tidak ada yang lebih menarik bagi Han selain tidur seharian di kamarnya. Ia tipikal pemuda yang suka membuang-buang waktunya untuk tidur.

“Selagi aku belum menjadi Raja, aku berjanji untuk tidur sepuas-puasnya” itu ikrar yang ia ucapkan sejak ia mengerti arti penting tidur dalam hidupnya. Namun siang ini, amplop coklat tua yang baru saja dilempar adik lelakinya ke wajahnya benar-benar mengganggu tidurnya. Ia menenggelamkan wajahnya ke bantal berkali-kali.

Menjadi Legator?

Ia sudah memikirkannya selama dua jam. Masih saja ia tak yakin akan keputusannya untuk menolak permintaan di surat itu. Hati kecilnya ingin menerima, namun mengingat beratnya latihan Legator yang akan ia jalani, ia mundur. Menurutnya, Pelajaran privat di kerajaannya sudah sangat merepotkan, apalagi harus belajar di kastil L’ambassador yang tersohor dengan peraturan ketatnya.

Ibu dan ayahnya menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Han sendiri. Justru Han semakin pusing. Ia benci peraturan dan latihan berat. Ia ingin menjalani semuanya dengan santai dan berantakan. Tapi melewatkan kesempatan menjadi Legator adalah hal tolol. Semua pangeran di Alfera menginginkan posisi itu. Menjadi Legator sama artinya menjadi warga kelas satu di Alfera dalam usia muda.

Han meremas rambutnya dan melempar amplop coklat tua itu ke lantai.

“Baiklah… Baiklah amplop jelek… aku akan menerimanya!” teriaknya kesal.

*

Legator keenam : Cho Kyuhyun (Kyuhyun)

Kyuhyun tersenyum sebal memandangi amplop coklat tua di depannya. Siwon akan tiba sore nanti dan dia akan membuat keputusannya sekarang. Antara mengiyakan atau menolak permintaan di surat itu. Menjadi Legator adalah mimpinya sejak kecil. Dari dulu, ia sering mendengar orang-orang disekelilingnya menebaknya akan menjadi Legator sebagai penerus kakeknya.

Ia tak menduga impiannya akan dibayangi kakaknya. Selama ini, hanya seorang saja keturunan Raja Alfred yang menjadi Legator, mengapa sekaarang harus dua?, dan Mengapa harus Siwon?

Ia terus-menerus protes dalam diam.

Kyuhyun dan Siwon memang saudara kandung. Namun mereka sangat berbeda. Dan itu akan membuat keduanya tertekan.

“Kau berpikir untuk menolaknya?” Kim menatapnya serius.

Kyuhyun tidak menjawab. Ia belum memutuskan. Ia juga sedang tak berminat berbicara.

“Semua pangeran di Alfera sedang menunggu kedatangan surat ini Kyuhyun,.. dan kau malah ingin menolaknya?, menurutku itu bukan keputusan yang tepat “ Kim mengomel lagi.

“Apa kau keberatan karena Siwon?.. kau seribu kali lebih pintar darinya”

Kyuhyun mendengus. Sebulan yang lalu, Kim juga bilang begitu pada Siwon. Hanya saja, kata-kata ‘lebih pintar’ diganti dengan ‘lebih baik’.

“Atau kau masih bermasalah dengan Aiden?.. mengapa pangeran ‘tidak penting’ seperti dia harus merisaukanmu?.. kau sepuluhribu kali lebih baik darinya..Aiden itu tak bisa melakukan apapun dengan benar, ingatannya payah dan dia juga sok tahu..“

Kyuhyun bangkit berdiri sambil menyambar surat didepannya. Kim ikut berdiri.

“Apakah aku bilang aku ‘menolak’?” jawab Kyuhyun singkat. Kim menggaruk kepalanya sambil tertawa.

“Aku tahu kau pasti menerimanya”

*

Legator ketujuh: Reina Glord Wijhkouvic

Didalam surat yang diterimanya, nama Reina tak tercantum dalam daftar Legator. Nama Legator ketujuh tidak ditulis disana. Namun surat itu dialamatkan padanya. Raja Glord dan Ratu Leva menenangkan putri bungsunya itu sejak tadi pagi.

Putri mereka akan menjadi Legator perempuan pertama di Alfera dan mungkin itu sebabnya namanya tak tercantum di surat untuk merahasiakannya sementara waktu. Legator perempuan akan jadi masalah tersendiri di Alfera.

Reina yang baru berusia tujuhbelas tahun. Reina yang perempuan. Mengapa dia?

*

Hari penentuan itu akhirnya datang.

Kim memilih duduk disamping Kyuhyun. Kyuhyun memilih kursi di pojok ruangan. Seorang gadis yang menurut desas-desus bernama Reina itu duduk kursi tengah tepat dihadapannya.ia tampak gelisah dan tidak nyaman. Namun tetap saja, gadis itu menolak menunduk, ia membuang pandangannya ke jendela. Siwon mengambil posisi dibelah Savior Leon. Disebelahnya, Aiden duduk sambil menebar pandangan keseluruh ruangan. Kim dan Jae tampak diam disamping Aiden. Jae merasa tak mengenali satupun pangeran di ruangan ini, sementara Han sudah mengantuk sejak datang.

Savior Leon berdehem.

“Kalian terpilih, dan kalian akan melaksanakan semua ini dengan baik” ia mengangkat suaranya yang berat. Han menundukkan matanya. Entah mengapa, ia tidak bisa menatap mata sosok berkacamata didepannya itu. Menurutnya Savior Leon itu menyeramkan.

“Kalian akan menempati kamar tidur di menara Empat, Siwon akan memberitahu”

Siwon menarik bibirnya sedikit. Reina sempat melihatnya. Tampan sekali, pikirnya. Ia buru-buru menundukkan matanya saat mendapati pangeran berambut pirang lurus didepannya –yang seingatnya bernama Kyuhyun- memergokinya sedang mengamati Siwon. Selalu Siwon, bahkan gadis dibawah umurpun sudah tahu kalau dia tampan, rutuknya dalam hati.

“Sebelumnya aku hanya ingin memberitahu bahwa Siwon akan memimpin kalian untuk melakukan latihan-latihan ringan selama sepekan. Selanjutnya aku akan memilih siapa yang layak menjadi pemimpin kalian, para Legator”

Aiden mengerucutkan bibirnya. Mengingat Siwon adalah saudara Kyuhyun sudah membuatnya tak suka. Melihat wajah Siwon yang terpahat sempurna semakin membuatnya kesal. Apalagi dengan kenyataan Siwon dianggap lebih oleh Savior Leon. Oh, aku benci Siwon, kenapa dia lebih tampan dariku? Mana boleh seseorang lebih tampan dariku?, batinnya tak terima.

“Gaezamaru seperti yang kalian tahu, bukanlah sesuatu yang bisa kalian pamer-pamerkan, sekalipun itu memang membanggakan. Gaezamaru adalah tanggung jawab yang harus kalian tanggung selama hidup kalian. ini menyangkut Alfera. Aku berterimakasih atas Kesediaan kalian duduk disini dan menerima menjadi Legator sepanjang hidup kalian. Aku hanya berpesan, hidup kalian tidak akan sama setelah ini, jadi belajarlah bersikap dewasa. Kalian akan tetap menjadi Sheriff biasa diluar jam kelas khusus sebagaimana sheriff lain yang belajar di L’ambassador, tidak aka nada perlakuan khusus. Kita akan bertemu disini besok pagi setelah jam pelajaran khusus menunggang kuda”

Reina membelalakkkan matanya. Apa? Menunggang kuda?. Dia tak pernah berpikir akan menunggangi kuda selama hidupnya. Menunggang kuda hanya boleh dilakukan oleh laki-laki, dan hei, aku ini perempuan kan? Pikiran Reina tak fokus lagi. matanya melirik batang pohon Sophoro yang tumbuh disebelah ruangan Kepala Kastil.

“Kau tak perlu takut Reina, kau diperbolehkan menunggang kuda. Bukankah kau suka melanggar aturan sejak kecil? Tidakkah menurutmu menunggang kuda itu keren? Kau akan jadi satu-satunya Sheriff perempuan yang belajar berkuda di Alfera”

Kalimat Savior Leon seakan menembak keningnya. Bagaimana dia bisa tahu?

“Aku juga Legator. Aku pemegang Lexius dan aku bisa membaca pikiranmu”

Jae ikut kaget. Oh Tuhan, orang ini semakin mengerikan saja…

“Jae, aku tidak semengerikan itu”

Aiden berjengit. Oh, aku benci ini, tidak bisakah orang ini diam saja sekalipun dia tahu apa yang orang-orang pikirkan?

“Bersikap dewasa dan berhenti mempermasalahkan masalah-masalah sepele. Apa kalian takut karena aku bisa membaca apa yang kalian pikirkan? Kelak kalian akan tahu bahwa satu diantara kalian yang memegang Lexius juga bisa melakukan ini. Maaf kalau aku membuat kalian tidak nyaman, aku hanya ingin kalian selalu fokus. Aku akan tahu kalau kalian memikirkan hal lain selain yang tengah kita bicarakan. Kalian akan menghadapi hal-hal besar mulai sekarang, jadi berhentilah mempermasalahkan hal-hal yang tidak perlu”

Han yang sedari tadi kesulitan memusatkan perhatiannya –karena ia sangat mengantuk- mengganti posisi duduknya sambil berusaha tak menatap Savior Leon.

“Tanpa menatap, aku bisa membaca yang kalian pikirkan”

Han terkejut dan senyum malu-malunya mengembang begitu saja. Aiden dan Jae –yang tidak saling bertegur sapa dan bahkan tidak saling mengenal- berpandangan satu sama lain.

“Baiklah, apa aku membuat kalian takut? Hahahaha… Maafkan aku. aku tak bisa berhenti malakukannya..”

Tawa Savior Leon malah membuat suasana aneh. Kim yang duduk disebelah Kyuhyun, menatap Savior Leon tak berkedip. Ia baru saja menemukan sesuatu dibalik kesan sangar si Kepala Kastil L’ambassador itu. Kim merasa pernah melihat Savior Leon sebelumnya.

“Beberapa dari kalian sudah pernah belajar di Kastil ini, Kyuhyun, dan …. Kim?”

Kim kaget. Benar, saat aku masih kecil, aku belajar di kastil ini juga kan? Bagaimana aku bisa lupa? Oh ya, aku hanya tinggal seminggu dan kabur ke Zectra lagi setelah itu.

“Jadi, untuk mengetahui peraturan-peraturan yang berlaku di kastil ini, kalian bisa bertanya pada Kyuhyun atau Kim, kalau dia masih ingat. Kyuhyun sudah setahun disini”

Savior Leon mengamati Kyuhyun. Siwon ikut melirik Kyuhyun yang dari tadi tak menunjukkan ekspresi apapun. Adikku yang manis, selalu tak terbaca, bahkan Savior Leon tak mengatakan apapun tentangnysa sama sekali, apa dia sedang tak memikirkan apapun? Atau memang pikirannya tak bisa terbaca?

“Kalian bisa ke kamar kalian masing-masing. Terimakasih untuk kedatangan kalian dan beristirahatlah selagi bisa. Sampai Jumpa”

*

Siwon berjalan lambat-lambat didepan Han. Jae, Aiden, Kyuhyun, dan Kim berjalan bergerombol dibelakang mereka. Reina berjalan paling belakang, sendirian.

“Kamar satu untuk Aiden dan Kyuhyun. Kamar dua untuk Kim dan Jae. Kamar tiga akan aku tempati bersama HanKyung. Kamar empat untukmu gadis kecil” siwon menginstruksi sambil memandangi wajah-wajah didepannya.

Siwon selanjutnya tertawa mendengar suara-suara yang masuk kepalanya.

Ya Tuhan, aku sekamar dengan Kyuhyun? Oh.. Oh.. Oh… Aku bisa terkena sirosis hati…

Sekamar dengan Kim, anak cerewet tadi? Aku ingin pulang.

Baguslah, aku sekamar sendiri..

Dengan Jae? Ia kelihatan normal. Semoga ia senormal penampilannya.

Aku mengantuk, apakah aku bisa masuk kamar sekarang?

Sekali lagi, kecuali suara Kyuhyun. Tak ada suara apapun dari kepalanya.

*

Baiklah, kamar ini sama sekali tak menyeramkan. Aku hanya kebetulan sendirian dan tidak ada orang. Oh ya, satu lagi, kamar sebelah pun sangat jauh dari kamarku. Tidak apa-apa Reina. Tidak ada hantu. Tidak ada. Itu hanya ada di cerita. Tidak ada Reina…

Siwon sudah tidak tahan. Suara ketakutan Siwon, yang kamarnya tujuh meter dari kamarnya, mendengung jelas di kepalanya. HanKyung, yang sudah tidur tak terbangunkan, mendengkur disampingnya.

Sebenarnya ia berniat menolak menghampiri kamar Reina, tapi sekali lagi, ia tak tahan. Dengkuran Han, dan isi kepala Reina, benar-benar membuatnya tak bisa tidur.

Tok..tok..tok..

Gadis itu kini sudah berdiri didepannya. Merangkul selimut, dan memandangnya dengan raut bahagia.

Sudah kubilang bukan hantu kan?Bukan suara hantu, tapi suara pangeran tampan… Oh… tampan sekali… dengan hanya piyama polos pun dia sangat tampan …

“Reina, tidak ada apapun diluar kamarmu. Cepatlah tidur, kita akan berlatih pagi-pagi sekali”

Dia tahu aku sedang ketakutan? Bagaimana bisa? Dan hei, kenapa dia masuk kamarku?

“Aku sedang tidak ketakutan. Kenapa kau masuk kamarku? Aku belum bilang kau boleh masuk” kata Reina ketus. Siwon ingin tertawa sekarang. Dia berlagak ketus sekali sementara pikirannya tak berhenti memuja wajahku?

“Aku keluar sekarang. Cepat tidur”

*

Kyuhyun mengancingkan baju tebalnya. Ini bukan musim salju. Hanya musim kering yang berangin. Tak sengaja matanya menemukan pemandangan aneh. Siwon tersenyum-senyum didepan pintu kamar Reina?

Kyuhyun berdehem. Siwon menoleh. Jarak mereka hanya tiga meter sekarang.

“Kau sedang apa?” Tanya Kyuhyun. Siwon memegangi ujung piyamanya.

“Dia ketakutan dan aku mengunjungi kamarnya. Memastikan dia baik-baik saja” jawab Siwon cepat.

“Kau sedang tidak menguping isi kepalanya kan?” Kyuhyun bertanya lagi.

“Tidak” Siwon menjawab singkat.

“Lalu, kenapa kau tersenyum didepan pintu kamarnya?”

Siwon tak bisa menjawab.

“Berhentilah melakukan hal-hal yang tidak perlu, Siwon” kata Kyuhyun sinis. Siwon hanya tersenyum kecil mendengar ucapan adiknya.

“Aku tidak berniat melakukannya. Hanya saja, isi kepalanya menarik” sangkal Siwon.

Kyuhyun mengernyit.

“Dia mengagumi wajahmu? Oh, ayolah, kau sudah sering mendengar isi kepala seperti itu. setiap wanita yang kau temui isi kepalanya seperti itu kan?”

Siwon menarik kepala Kyuhyun. Mengacak rambutnya.

“Tidak bisakah kau sedikit baik padaku? Apa aku masih kurang baik padamu? Sebenci apapun kau padaku, aku tetap kakakmu,”

Kyuhyun tak bereaksi.

“Kenapa kau harus jadi kakakku?”

Siwon melepaskan kepala adiknya. Tersenyum lembut.

“Aku tidak bisa memilih. Dan aku tidak pernah menyesal jadi kakakmu sekalipun kau membenciku seperti ini”

Kyuhyun membalikkan badannya. Meninggalkan Siwon yang masih berdiri dibelakangnya.

“Sudah malam. Besok ketemu lagi” katanya sambil berlalu.

Siwon memandangi punggung adiknya. Tersenyum tulus.

Adikku yang manis, Aku tidak percaya kau membenciku karena aku lebih tampan darimu. Tidakkah kau tahu otakmu sangat tampan? Kalau boleh, aku mau menukar wajahku dengan otakmu.

Kyuhyun sudah mencapai pintu kamarnya. ia melirik kebelakang. Memastikan kakaknya sudah masuk kamar. Namun yang ia lihat, kakaknya masih mematung ditempat ia berdiri tadi.

Dasar bodoh. Kenapa dia masih disitu? Apa dia masih berpikir soal menukar wajahnya dengan otakku? Menggelikan.

*

Reina masih berdiri dimuka pintu. Ia kaget sekali mendengar percakapan kakak-beradik yang barusaja didepan kamarnya.

Siwon adalah kakak Kyuhyun?

Siwon pemegang Lexius?

Dan Kyuhyun membenci Siwon?

Dan yang paling membuatnya cemas:

Apa dia tahu apa yang kupikirkan dari tadi?

*

“Kuda Trevor memiliki selaput dikakinya yang membuatnya mampu mengarungi sungai dan laut. Sebaliknya, kuda Gravor memiliki sayap dikedua sisi punggungnya yang membuatnya mampu terbang. Mana yang lebih mudah ditunggangi menurut kalian?” Siwon mengedarkan pandangannya.

“Aku tidak suka basah, jadi aku pilih Gravor” Aiden menjawab asal. Lelaki yang merasa tampan itu menjawab tanpa berpikir. Jae dan Kim meliriknya. Jawaban macam apa itu?

“Trevor lebih mudah ditunggangi dan beresiko lebih rendah karena kita akan jatuh ke air, sementara Gravor berhadapan langsung dengan ketinggian. Melihat besar tubuh mereka, kurasa Trevor juga lebih mudah ditunggangi. Punggungnya berpunuk dan menopang punggung yang menaikinya”

Siwon bisa mendengar isi kepala lima orang yang tengah terkagum-kagum dengan jawaban Kyuhyun. Dan hebat, tak satupun dari mereka memasang wajah kagum. Tak diragukan lagi, enam orang yang sedang berlatih dengannya ini memang orang-orang dengan kepercaya-dirian tinggi. Menolak mengakui kehebatan tetangga.

“Aku tidak setuju. Kurasa Gravor lebih mudah karena struktur kulitnya yang berbulu panjang dan kasar. Trevor berbulu tipis dan licin” sanggah Reina.

Siwon sedikit kaget. Gadis itu tahu bulu Trevor licin?

“Baik Gravor ataupun Trevor keduanya memiliki kesulitan dan keunggulan masing-masing seperti yang dikatakan Reina dan Kyuhyun. Hari ini, kita akan belajar menunggangi Trevor lebih dulu. Apakah ada diantara kalian yang sudah bisa menungganginya?”

Lima tangan teracung ke udara.

Tidak. Jangan bilang hanya aku yang tidak bisa…. Siwon mendengar suara isi kepala Reina.

“Bagus. Kalian bisa memilih menggunakan Travor. Dan kau nona kecil, kita akan belajar menunggangi Gravor lebih dulu”

Oh Tidak… Aku benci orang ini. Wajahnya bisa mengacaukan kepalaku.Aku pasti jatuh dari udara. Bagaimana kalau aku jatuh ke kebun Primery? Aku pasti mati… aku pasti mati..Tapi mana boleh aku melewatkan kesempatan berlatih bersamanya? Oh tidak.. Aku sudah mulai gila…dia bisa membaca kepalaku.. berhenti berpikir… Hah… berhenti berpikir Reina… Siwon jelek… tutup wajahmu.. oh tidak.. dia pasti sudah membaca pikiranku… dia tertawa melihatku…dia tertawa…bagaimana ini.. Tidak.. Tidak boleh..

“Bisakah aku berlatih dengan Kyuhyun saja?”

Siwon tak bisa menahan tawanya lagi sekarang. Gadis ini sedang menolak menyukaiku. Dia pikir dia bisa?

“Baiklah terserah kau saja. Kyuhyun, kau dengar apa kata Reina kan? Dia akan berlatih bersamamu”

Kyuhyun yang merasa tak mengenal Reina diam tak bereaksi. Reina mendekatinya. Sebenarnya ia agak takut melihat Kyuhyun yang melihatnya tak simpatik. Tapi, menunggang bersama Siwon? Jangan kali ini.

“Aku yakin kau tidak hanya besar mulut tentang Gravor. Kau benar-benar bisa kan?” Reina mencoba memanas-manasi. Orang seperti Kyuhyun -menurutnya- pasti akan tertarik dengan tantangan.

“Naiklah, aku akan memberitahumu bagaimana caranya jatuh dengan elegan”

*

End of 1

Sophoro: Sejenis Oak. Buahnya pahit dengan daun berwarna hijau tua dan berbulu. Pohon yang dipercaya bisa meramal musim.

Primery: Tanaman berbentuk seperti buah kol. Ditanam sebagai obat penambah darah. Menyerap darah binatang atau manusia yang berada didekatnya. Hanya ditanam di hutan milik kerajaan dengan lisensi khusus.

Gravor: Kuda terbang berbulu panjang dan kasar.

Trevor: Kuda berselaput, berpunuk, berbulu tipis dan licin. Bisa mengarungi sungai dan laut.

Alfera: Kerajaan besar dibawah kepemimpinan Raja Alfred Alfera. Menguasai peradaban Galvaron selama sebelas dekade.

Gaezamaru : Kemampuan khusus yang tidak dimiliki manusia biasa. Diwariskan seratus tahun sekali pada tujuh bangsawan yang masih memiliki hubungan darah dengan Raja Alfred untuk melindungi kerajaan dari serangan musuh.

Lexius : Kemampuan membaca pikiran orang (bagian dari Gaezamaru)

Disunting atas permintaan Park Yoojin. Nama Yunaninya udh diganti pake nama Korea – semoga gak bingung lagi para readers. Gansahamnida udh mau baca.

46 thoughts on “The Lost Empire 1

  1. Kerenn… Ditunggu lanjutannya…
    Sumpah keren banget! Suka peran kyu, donghae, ma siwon.. Plus reina.. Walau serius tapi kocak..

  2. wahhh baa66666uusssss.. Tk bsa brkta”(la nie n6omon6 pa??)..
    Hemm komn pa ya.. B6us dh pkokx.. C5 bnr td a6k b6un6 5slh kta” y6 asi6 pi dh d’jlasin d’akhr.. Jd 6′ da 5slh.. Ehh da dh 1 5slh muncl s’tlh bca ff nie.. Maslh fikiran y6 penasarn nun6u k’lanjtan ff nie.. jd d’mohn part s’lnjtx se6ra d’sambu6 k’lan6sun6an hidpx(?) byar penasaranx 6′ merambat k’stadiunm akhr(?).. Hemm nice ff.. B6us b6us ba6us b6us..^^

  3. haha aku baru baca cerita yang kayak gini, walaupun susah nginget istilah-istilahnya, tapi ngerti, wkwkwk
    jangan bilang ntar Reinanya direbutin sama 6 cowok ganteng itu? Aku aja deh yang jadi Reinanya *ngarep*
    ditunggu yooo lanjutannya.. Eh tapi yang TBMN juga aku tunggu, hahaha~ *ditabok*

  4. annyeonghaseyo, riri imnida readers baru.^^
    saya mau bilang ke Author bahwa ff ini benar-benar DAEBAK! keren!!! kyaaaa >,< berasa gimanaa gitu haha. tapi saya mau kasih saran sama authornya, gimana kalo itu di kasih side-side nya? jadi kita gak bingung ini, antara kyuhyun sidenya sama siwon sidenya. biar gak nyampur. hehehe maaf ya thor kalo ada kata-kata yang menyinggung. kami tunggu lanjutannya. FIGHTING!^^

  5. Issshhini keren banget fidaa…

    Waah, tumben ff kamu bahasanya ga keseleo.. Mwahaha*ditampol*

    eh, itu tdi ditengah koq ada nama joan?? Siwon kali maksud’y kan fid?? Next part asap-asap.. Mpe ngebul niih.. Hehehe

  6. Issshhini keren banget fidaa…

    Waah, tumben ff kamu bahasanya ga keseleo.. Mwahaha*ditampol*

    eh, itu tdi ditengah koq ada nama joan?? Siwon kali maksud’y kan fid?? Ksian suamiku (baca; Hae), karakter’g gapen bgt sich. Ga keren akh.. *dicium Hae*..

    Next part asap-asap.. Mpe ngebul niih.. Hehehe

  7. kwueren gk biasane lo bikin kya gnee chingu ….pi buaguost ……ya nih pangeran joan tuh sapa gk mudeng nih mian otak pentium 1 dah butut……jawab yoo………………………………… oh semuane ngiri ma mas wonnie gra2 ganteng ….jo kwatir mas mase lo semua punya kadar ketampanan yg beda2 tiupia setipis pantat kuali haaaha .HAYOO MASE KYU JO BENCI MA MAS WONNIE DUNK KAN KAKAK ADEK yg akur mas GK BAEK NTU …. lanjoot ASAP……….. ASAP PE KEBAKARAN UTAN CHOY KEMARO PANJANG

  8. Kmrn sempet baca awalnya udah gak excited krn namanya nama yunani… Bikin bingung..
    Dan skrg buka lagi mau baca krn namanya udah diganti.. Dan ternyata ceritanya bagusss.. Bisa bgt ini authornya punya imajinasi ky gini..
    Kaya JK. Rowling yg bikin harry potter😀

  9. Annyeong, brhubung aku bru nemu WP ini, jdi aq bru baca the lost empire..hohhohoho bgus! Fantasy, keren.. Capcus next capt! Hoho

  10. Ehm, dimulai dari komen nggak penting : Aiden jelas-jelas lebih cakep daripada Siwon (pendapat pribadi).
    Komen agak serius : ini semua murni imanjinasi Fida? Keren eui!
    Komen sok serius : ada nama-nama yg muncul tiba-tiba dan menghilang tiba-tiba (eh), Joan, Key, Ben. Siapa itu? Berasa nggak nyambung.
    Trus… berasa ada yg kurang deh. Euhm, penggambaran setting lokasi. Lukisin dikitlah soal bentuk kastilnya, menaranya, landskap dunianya.
    Moga di part selanjutnya ada.🙂

  11. Annyeong~
    ninggalin jejak dulu ya setelah baca ^^
    btw, salam kenal buat author, aku reader baru nih.
    Oh iya, skalian mau ijin komen di part 4 aja ya? Boleh kan author?
    Ribet soalnya hehe

  12. Aduh keren abis , aku suka berasa kaya baca😀 padahal aku udah bca ulang ampek part 4 loh , tapi? Emg ff ny keren sih :p ditnggu part 5 thor :*

  13. Wow…hebat! eonni..hebat hebat hebat
    aa…. Aku suka bgt ide cerita ff ini…
    Bener2 gk sabar pengen baca part selanjutnya
    semuanya bagus soalnya
    gumawo eonni

  14. Uwaaaa. . .daebaaaakkk !!! Lanjutin donkz2. . .terus ntar Reina gmana?sama Kyuhyun kan?ehehehe. . .#ngarep,tp blh ada percintaan2 jg hyaaa. . .kekekekeke. . .#kebanyakan comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s